Kisah Anti-klimaks Bocah Ajaib Korsel: Usia 13 IQ 204, Gagal Masuk Oxford
Baek Kang-hyun, bocah ajaib Korea Selatan yang terkenal jenius memiliki IQ 204 pada usia 13 tahun.(YOUTUBE via VN EXPRESS)
13:36
25 Januari 2026

Kisah Anti-klimaks Bocah Ajaib Korsel: Usia 13 IQ 204, Gagal Masuk Oxford

- Baek Kang-hyun, bocah jenius asal Korea Selatan dengan IQ 204, mengaku gagal masuk ke Universitas Oxford, Inggris, meskipun telah melalui sejumlah tahapan seleksi sejak September 2025.

Dalam pernyataan yang diunggah di kanal YouTube-nya pekan lalu, Baek menyampaikan kekecewaannya setelah menerima hasil seleksi yang tidak sesuai harapan.

"Saya sangat patah hati sehingga saya duduk dan menangis karena harapan saya sangat tinggi," ujar Baek, dikutip dari VN Express, Jumat (23/1/2026).

Meski begitu, remaja 13 tahun itu menegaskan bahwa ia tak akan menyerah pada mimpinya.

"Ini tantangan yang berharga, dan saya banyak belajar. Saya tidak akan berhenti di sini," tambahnya, seperti dikutip dari Chosun Daily.

Baek juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang telah memberikan semangat selama proses ujian masuk.

Sebelumnya, Baek secara terbuka mengumumkan bahwa ia mendaftarkan diri ke Universitas Oxford untuk jurusan ilmu komputer.

Dalam peringkat terbaru versi Times Higher Education yang berbasis di Inggris, Oxford dinobatkan sebagai institusi terbaik dunia di bidang tersebut.

Sebagai bagian dari proses seleksi, Baek mengikuti Mathematics Admissions Test, yang menjadi syarat utama bagi pelamar jurusan tersebut.

Ia berhasil lolos hingga tahap wawancara, yang hanya diberikan kepada sekitar 400 dari 1.600 kandidat.

Namun, perjalanan Baek menuju Oxford tak sepenuhnya mulus. Ia terbentur sejumlah kendala administratif.

Universitas Oxford, Inggris. Universitas ini merupakan salah satu universitas tertua di dunia.Shutterstock Universitas Oxford, Inggris. Universitas ini merupakan salah satu universitas tertua di dunia.Sistem penerimaan perguruan tinggi Inggris melalui UCAS tidak mengizinkan pendaftar yang berusia di bawah 13 tahun. Saat mengajukan lamaran, Baek masih berusia 12 tahun.

Selain itu, visa pelajar Inggris hanya dapat diterbitkan bagi anak berusia minimal 16 tahun. Artinya, meskipun diterima, Baek tetap tidak bisa segera memulai kuliah di Inggris.

Kepada para pengikutnya, Baek menyampaikan bahwa ambisi jangka panjangnya adalah menjadi pakar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Ia sedang mengembangkan sejumlah proyek, termasuk perangkat pintar yang memungkinkan orang berusia 80 tahun mendaki Gunung Everest, serta permainan realitas virtual berbasis AI.

Baek juga mengungkapkan rencana meluncurkan dua aplikasi seluler pada tahun ini, dan dua aplikasi tambahan pada 2027.

Nama Baek Kang-hyun mulai dikenal publik pada 2016, saat ia tampil di televisi pada usia 41 bulan dan menunjukkan kemampuan luar biasa di bidang matematika dan musik.

Mengutip Korea Times, Baek memperoleh skor 163 dalam Skala Kecerdasan Wechsler, yang setara dengan IQ 204. Skor tersebut menempatkannya dalam 0,0001 persen populasi dengan kecerdasan tertinggi di dunia.

Pada Maret 2023, Baek sempat diterima di Sekolah Menengah Sains Seoul pada usia 10 tahun, tetapi mengundurkan diri setelah satu semester.

Saat itu, Baek mengaku ingin fokus pada kegiatan kreatif. Namun menurut pernyataan sang ayah, keputusan tersebut juga dipengaruhi oleh pengalaman kekerasan di sekolah.

Tag:  #kisah #anti #klimaks #bocah #ajaib #korsel #usia #gagal #masuk #oxford

KOMENTAR