Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
Analis baru Timnas Indonesia era John Herdman, Dzikry Lazuardi. (Instagram/@dzikrylzs)
21:42
2 Februari 2026

Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman

Baca 10 detik
  • Dzikry Lazuardi, 28 tahun, ditunjuk John Herdman sebagai asisten pelatih baru Timnas Indonesia.
  • Ia meninggalkan jabatannya sebagai Kepala Analis di Persija Jakarta setelah kemenangan atas Persita Tangerang.
  • Dzikry (lahir 1997) memiliki rekam jejak sebagai analis performa di Sulut United hingga Persija Jakarta.

Nama Dzikry Lazuardi mungkin masih terdengar asing bagi sebagian pecinta sepak bola nasional.

Namun, sosok inilah yang dipilih pelatih kepala John Herdman untuk menjadi salah satu pilar di jajaran staf kepelatihan baru Timnas Indonesia.

Di usianya yang baru menginjak 28 tahun, ia dipercaya mengemban tugas sebagai asisten pelatih, sebuah panggilan negara yang membuatnya harus meninggalkan jabatannya di Persija Jakarta.

Momen perpisahannya pun berlangsung emosional. Tepat setelah Persija meraih kemenangan 2-0 atas Persita Tangerang di pekan ke-19, Dzikry secara langsung berpamitan kepada para pemain dan staf.

Keputusan ini diakuinya berat dan tidak pernah ia rencanakan untuk hengkang di tengah musim, namun kesempatan untuk mengabdi pada Timnas Indonesia menjadi alasan yang tak bisa ia tolak.

Profil Dzikry Lazuardi

Lahir di Bandung pada 4 April 1997, rekam jejak Dzikry Lazuardi terbilang impresif untuk seorang pelatih muda.

Mengacu pada data Transfermarkt, ia memulai karier profesionalnya sebagai analis performa bersama Sulut United pada 2021.

Keahliannya dalam mengolah data dan menganalisis pertandingan kemudian membawanya berkelana ke sejumlah klub, mulai dari Persipura Jayapura (2022–2023), Persis Solo (2023–2024), hingga akhirnya berlabuh di Persija Jakarta pada Juli 2024.

Di klub ibu kota, Dzikry memegang peranan krusial sebagai Kepala Analis. Perekrutannya saat itu merupakan sinyal kuat bahwa Macan Kemayoran serius mengadopsi metodologi sepak bola modern yang sangat bergantung pada analisis data untuk pengambilan keputusan taktis.

Kini, pengalaman dan keahliannya dalam analisis data itulah yang diboyong ke level tertinggi.

Di Timnas Indonesia, Dzikry akan mengisi pos asisten kedua John Herdman, berkolaborasi dengan pelatih fisik Cesar Meylan.

Penunjukannya menjadi sinyal kuat kepercayaan Herdman pada talenta-talenta pelatih muda Indonesia yang melek teknologi dan metodologi modern.

Ini adalah simbol regenerasi di balik layar sepak bola nasional, sebuah langkah strategis yang menggabungkan visi internasional dengan pemahaman mendalam akan kultur lokal.

Editor: Arif Budi

Tag:  #profil #dzikry #lazuardi #analis #baru #timnas #indonesia #john #herdman

KOMENTAR