Abu Dhabi Open 2026: Janice Tjen Sikat Petenis Nomor Satu Australia
Janice Tjen memegang bendera Indonesia usai memenangi babak pertama tunggal putri di Australian Open.(DOK FERRY HASIHOLAN via ABC INDONESIA)
21:16
2 Februari 2026

Abu Dhabi Open 2026: Janice Tjen Sikat Petenis Nomor Satu Australia

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, berhasil melangkah ke babak kedua Abu Dhabi Open 2026 usai menaklukkan wakil Australia, Maya Joint.

Janice Tjen bertanding pada laga pembuka yang digelar di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Abu Dhabi, Senin (2/2/2026).

Janice harus berjuang hingga tiga set untuk mengatasi perlawanan petenis peringkat 29 dunia tersebut. 

Pada akhirnya, ia berhasil menang dengan skor 7-6(6), 3-6, 6-3 dalam laga ketat yang berlangsung selama 2 jam 15 menit, berdasarkan catatan WTA.

Baca juga: Komentar Erick Thohir Usai Janice Tjen Terima Wildcard Abu Dhabi Open 2026

Laga berjalan sengit sejak set pembuka, dengan Janice dan Joint sama-sama mampu memanfaatkan dua dari empat peluang break point yang mereka dapatkan.

Namun, Janice tampil lebih efektif dengan mencatat empat ace, unggul atas Joint yang hanya membukukan dua ace, serta melakukan lebih sedikit kesalahan ganda. 

Selain itu, petenis berusia 23 tahun tersebut juga berhasil mengamankan set pertama lewat tie-break.

Memulai set kedua, giliran Joint yang mengambil kendali. Petenis 19 tahun tersebut tampil dominan dalam servis dan pengembalian, sementara Janice kerap melakukan kesalahan dengan mencatat lima double fault.

Baca juga: Hasil Australian Open 2026: Janice Tjen Bungkam Finalis Grand Slam Dua Set Langsung

Janice kemudian bangkit di set penentuan. Saat skor imbang 2-2, petenis peringkat 47 dunia itu mampu mengontrol jalannya pertandingan dan melesat unggul hingga 5-2.

Sempat kehilangan satu gim, Janice akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan ace total ada empat ace pada set penentu.

Pada babak 16 besar WTA 500 tersebut, Janice sudah ditunggu oleh unggulan kelima Liudmila Samsonova yang mengalahkan petenis AS Sofia Kenin dengan 6-4, 6-0 pada babak pertama.

Selain di sektor tunggal, Janice juga akan turun di sektor ganda bersama petenis Filipina Alex Eala. 

Keduanya dijadwalkan akan bersua pasangan Kanada-Prancis Leylah Fernandez/Kristina Mladenovic pada babak pertama.

Baca juga: Janice Tjen ke Final Hobart International 2026 Usai Taklukan Unggulan Ketiga

Tembus 50 Besar Dunia

Janice Tjen juga berhasil mencatatkan sejarah bagi dunia tenis di Indonesia usai menembus peringkat ke-47 dunia sekaligus menjadi petenis wanita kedua yang mampu mencapai ke posisi di WTA.

Peningkatan itu cukup signifikan mengingat pada awal tahun lalu ia masih berada di ranking 395. Namun, kini ia mulai bersaing dengan para petenis besar dunia lainnya.

Janice Tjen berhasil meraih kemenangan pada putaran pertamanya di Australian Open tahun ini dengan mengalahkan Leylah Fernandez yang berada di peringkat ke-23.

Baca juga: Cerita Aldila Sutjiadi/Janice Tjen soal Insiden Lagu Indonesia Raya Mati di SEA Games 2025

Ia juga menjadi wanita Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan babak utama di Melbourne sejak Yayuk Basuki pada tahun 1998.

Namun, pada akhirnya ia kalah dari finalis Grand Slam dua kali dan mantan petenis peringkat 1 dunia, Karolina Pliskova, di babak kedua.

Dengan hasil tersebut, Tjen melompat 12 peringkat dari peringkat 59 ke peringkat 47 hari ini, menjadi wanita Indonesia kedua yang berhasil masuk ke Top 50 dalam peringkat WTA sepanjang sejarah, yang dimulai sejak tahun 1975.

Aldila Sutjiadi mengatakan, senang bisa memiliki Janice Tjen sebagai teman dalam turnamen tenis.INSTAGRAM @janicetjen via ABC INDONESIA Aldila Sutjiadi mengatakan, senang bisa memiliki Janice Tjen sebagai teman dalam turnamen tenis.

Perkembangan Pesat Janice Tjen

Dengan keberhasilannya menembus babak kedua US Open tahun lalu, ia mencatatkan sejarah sebagai petenis putri Indonesia pertama yang memenangi laga di babak utama turnamen Grand Slam sejak Angelique Widjaja melakukannya di Roland Garros 2003.

Kemudian pada Oktober, ia juga sukses menembus jajaran 100 besar dunia, menjadikannya petenis putri Indonesia pertama yang masuk kelompok elite tersebut sejak Widjaja pada 2004.

Pada bulan November lalu, ia meraih gelar WTA pertama dalam kariernya di Chennai, India, sekaligus menjadi wanita Indonesia pertama yang memenangkan gelar tingkat tur sejak Widjaja pada tahun 2002.

Baca juga: Dua Momen Tak Terlupakan Janice Tjen

Setelahnya, ia melesat dari peringkat 82 ke peringkat 53, melampaui peringkat tertinggi Widjaja di peringkat 55.

Kemudian, pencapaian itu membawanya menjadi pemain Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua dalam sejarah peringkat WTA, setelah mantan pemain peringkat 19 Basuki.

Tag:  #dhabi #open #2026 #janice #tjen #sikat #petenis #nomor #satu #australia

KOMENTAR