7 Manfaat Sauna untuk Kesehatan, Sudah Tahu?
Ilustrasi sauna.(Google Gemini AI)
12:12
29 Januari 2026

7 Manfaat Sauna untuk Kesehatan, Sudah Tahu?

- Sauna dapat menjadi tempat untuk melepaskan stres setelah hari yang panjang. Meski begitu, bersantai di sauna sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Sauna pada awalnya merupakan praktik yang dilakukan oleh Finlandia sejak lebih dari 2000 tahun lalu. Sauna modern kemudian bisa ditemukan diberbagai belahan dunia.

Dilansir dari Good Housekeeping, Kamis (29/1/2026), sauna dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, sampai mempercepat pemulihan otot. Berikut ragam manfaat sauna untuk kesehatan.

Baca juga: Apakah Sauna Membakar Kalori Tubuh?

1. Dorongan untuk jantung yang lebih sehat

Salah satu manfaat sauna yang jarang disadari adalah efeknya yang menyerupai latihan kardio, meski hanya duduk diam.

Saat berada di ruangan panas, tubuh memunculkan respons fisiologis yang mirip dengan aktivitas aerobik. Meski tidak bisa menggantikan olahraga, reaksi tubuh yang muncul cukup sebanding.

"Segala hal yang meningkatkan suhu inti tubuh membuat tubuh bekerja lebih keras, baik saat kamu berolahraga maupun bersantai di sauna," jelas ilmuwan olahraga Rachelle Reed.

Baca juga: Sauna Setelah Olahraga, Kenali 7 Manfaatnya bagi Kesehatan

Reed melanjutkan, pengguna sauna mengalami peningkatan detak jantung, pernapasan, keringat, dan curah jantung atau jumlah darah yang dipompa jantung per menit.

"Pergeseran aliran darah ini dapat membantu mendukung kesehatan dan kelenturan pembuluh darah," kata dia.

Penelitian menunjukkan, orang yang sauna empat sampai tujuh kali per minggu, memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 48 persen lebih rendah dibanding mereka yang hanya melakukannya sekali seminggu.

Baca juga: 7 Faktor Penyebab Penumpukan Plak di Pembuluh Darah yang Perlu Diwaspadai

2. Pemulihan otot yang lebih baik

Sesi sauna setelah olahraga berat bisa mempercepat pemulihan otot, sekaligus mengurangi rasa nyeri.

"Panas membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan pemulihan neuromuskular, dengan meningkatkan hormon pertumbuhan dan protein kejut panas," jelas kepala petugas medis dan inovasi di Nuritas, Andy Franklyn-Miller.

Ilustrasi nyeri di punggung bawah pada pekerja urban. Dok. Shutterstock/ SweetLeMontea Ilustrasi nyeri di punggung bawah pada pekerja urban.

"Penelitian menunjukkan, atlet yang menambahkan sesi sauna setelah latihan intens melihat fungsi otot yang lebih baik dibanding mereka yang melewatkannya," sambung dia.

Manfaat ini juga meluas pada peningkatan daya tahan dan kenaikan VO2 maks, yaitu ukuran kemampuan tubuh menyerap serta menggunakan oksigen saat berolahraga.

Baca juga: Usia 100 Tahun Lebih, Para Lansia Ini Masih Kerja, Olahraga, dan Menikah

3. Pereda stres

Beberapa menit di sauna memberikan efek menenangkan bagi tubuh dan pikiran. Kebiasaan ini membantu menurunkan stres, meredakan kecemasan, dan bahkan memperbaiki suasana hati pada depresi ringan.

"Panas merangsang zat kimia pemicu rasa senang seperti endorfin dan serotonin, yang membantu kita merasa lebih bahagia, lebih rileks, dan tidur lebih baik, dengan menjaga hormon stres tubuh dan ritme sirkadian tetap terkendali," tutur Franklyn-Miler.

Penelitian mengungkap, pengguna sauna rutin dilaporkan memiliki tingkat kebahagiaan, energi, dan kesehatan mental yang lebih baik.

IlustrasiFREEPIK Ilustrasi

4. Kilau kulit yang bercahaya

Banyak orang keluar dari sauna dengan wajah tampak segar karena sirkulasi darah meningkat, sehingga distribusi nutrisi dan oksigen menjadi lebih efisien.

"Sauna juga membuka pori-pori, yang membantu membersihkan kotoran. Jika kamu menggunakan sauna inframerah atau cahaya merah, ada manfaat tambahan, seperti meningkatkan produksi kolagen," ungkap dokter kulit dan pendiri Autin Skin, Kristina Collins, M.D..

Dokter kulit Nicole Neuschler, M.D. menambahkan, sauna bekerja seperti pembersih bagi pori-pori yang tersumbat. Keringat dan pelebaran pembuluh darah membantu membuang sisa kotoran, sehingga kulit terlihat lebih cerah.

Baca juga: 5 Cara Ampuh Menghempas Komedo Hitam dari Pori-pori

Ilustrasi kulit glowing. Ingin kulit lebih kenyal dan bercahaya? Mulailah dengan rutin memasukkan makanan pendukung produksi kolagen ke dalam menu harian Anda.FREEPIK/STUDIOREDCUP Ilustrasi kulit glowing. Ingin kulit lebih kenyal dan bercahaya? Mulailah dengan rutin memasukkan makanan pendukung produksi kolagen ke dalam menu harian Anda.

Ia mengatakan, tubuh kita secara alami memang mampu melakukan detoksifikasi, tetapi sauna dapat membantu mendukung proses itu dengan meningkatkan sirkulasi, merangsang keringat, dan memperbaiki aliran limfatik.

Meski membuat kulit tampak bercahaya, pemilik rosacea, kulit berminyak, atau rentan jerawat, perlu berhati-hati agar tidak iritasi. Sesi 10-20 menit tiga kali seminggu, tanpa riasan, dilanjutkan dengan pembersihan dan pelembap, disarankan untuk hasil yang lebih optimal.

Baca juga: Tanpa Produk Khusus, Ini 10 Cara Alami Detoks Tubuh Menurut Ahli Gizi

5. Skin barrier yang lebih kuat

Alih-alih membuat kulit kering, kebiasaan sauna justru dikaitkan dengan kulit yang lebih tahan dan terhidrasi.

“Penggunaan sauna secara teratur memperkuat penghalang kulit (skin barrier), lapisan terluar yang disebut stratum korneum, yang melindungi kulit dari iritan, bakteri, dan kehilangan kelembapan," jelas dr. Neuschler.

Sebuah penelitian terkontrol menunjukkan, sauna rutin menurunkan kehilangan air melalui kulit, sehingga kulit lebih "terlatih" dalam menahan kelembapan dan menghadapi stres panas. Relaksasi juga berperan penting dalam menurunkan peradangan

6. Fungsi paru dan kekebalan yang lebih baik

Sauna rutin dikaitkan dengan fungsi paru yang lebih baik, dan kemungkinan lebih kecil terkena infeksi saluran napas.

“Penelitian menunjukkan, para pengguna sauna yang rutin melakukannya, mengalami lebih sedikit infeksi pernapasan dan pembersihan saluran napas yang lebih baik," kata Franklyn-Miller.

"Ini kemungkinan karena panas membantu membuka saluran napas dan memberi dorongan ringan pada sistem kekebalan," lanjut dia.

Baca juga: Virus Pernapasan RSV Juga Bisa Picu Gagal Jantung pada Lansia

7. Pereda nyeri

Bagi penderita nyeri kronis, sauna dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan. Franklyn-Miller menerangkan, panas meningkatkan sirkulasi dan melepaskan endorfin, sehingga membuat nyeri akibat radang sendi atau fibromialgia terasa lebih terkendali.

Bahkan, satu penelitian menemukan, orang dengan kondisi rematik mengalami penurunan nyeri hingga 70 persen setelah terapi sauna.

Baca juga: Hubungan Nyeri Kronis dengan Depresi dan Kecemasan

Tag:  #manfaat #sauna #untuk #kesehatan #sudah #tahu

KOMENTAR