Antara Pilates Reformer, Tower, atau Matras, Mana yang Terbaik Untuk Kamu?
– Pilates kini menjadi salah satu olahraga favorit karena dikenal efektif membangun kekuatan inti tubuh, memperbaiki postur, sekaligus meningkatkan fleksibilitas.
Pilates berakar dari metode Contrology yang dikembangkan Joseph Pilates, tetapi memiliki pendekatan, alat, dan manfaat yang berbeda untuk tubuh.
Kini ada tiga bentuk utama Pilates yang paling umum dipraktikkan, yaitu mat pilates, reformer pilates, dan tower pilates.
Baca juga: Rahasia Kim Kardashian Tetap Bugar di Usia 44 Tahun, Pilates Seminggu Sekali
Masing-masing dapat diterapkan dalam gaya klasik maupun kontemporer, tergantung pendekatan instruktur dan kebutuhan latihan.
Agar tidak salah pilih, penting memahami karakter setiap jenis Pilates dan tujuan latihan yang ingin dicapai.
Kenali jenis pilates yang baik untuk tubuhmu
Mat pilates, fondasi dasar untuk semua level
Mat Pilates adalah bentuk pilates paling sederhana sekaligus paling mudah diakses. Latihan dilakukan di atas matras dengan berat tubuh sendiri, kadang dibantu alat kecil seperti bola pilates atau resistance ring.
Jenis ini sangat cocok untuk pemula karena membantu mengenalkan prinsip dasar pilates, yaitu kontrol, pernapasan, stabilitas inti, dan kesadaran tubuh.
“Pilates mat klasik mengikuti struktur asli Joseph Pilates, dilakukan dengan urutan tertentu dan variasi minimal,” kata pelatih pribadi selebriti sekaligus instruktur Pilates, Aimee Victoria Long, dikutip dari British Vogue, Kamis (29/1/2026).
Sementara versi kontemporer tetap menghormati prinsip tersebut, tetapi mengadaptasinya dengan pengetahuan anatomi modern dan rehabilitasi.
Mat pilates efektif membangun kekuatan inti, memperbaiki postur, serta meningkatkan fleksibilitas. Karena tidak bergantung pada mesin, latihan ini membuat tubuh benar-benar bekerja dari dalam.
Selain itu, mat pilates sangat fleksibel karena bisa dilakukan di rumah, di studio, atau bahkan saat bepergian.
Jenis ini cocok bagi pemula, mereka yang ingin latihan ringan hingga menengah, serta siapa pun yang ingin membangun fondasi kekuatan tubuh secara bertahap.
Baca juga: 6 Manfaat Latihan Pilates, Apa Saja?
Reformer pilates, latihan intens dengan resistensi pegas
Reformer pilates menggunakan mesin dengan kereta bergerak dan sistem pegas sebagai sumber resistensi.
Dalam pilates klasik, pegas bukan sekadar untuk menambah beban, melainkan membantu menopang, mengarahkan, dan mengontrol gerakan tubuh.
“Instrumen reformer mendorong dan menarik tubuh ke posisi yang tepat, membantu peregangan, kesejajaran, dan kontrol,” ujar James Shaw, seorang instruktur pilates.
Pada versi kontemporer, pegas sering dimanfaatkan untuk meningkatkan kekuatan otot secara signifikan.
Banyak kelas reformer modern bahkan menggabungkan elemen latihan gym seperti squat, lunge, dan bicep curl, sehingga terasa lebih dinamis.
Manfaat reformer pilates meliputi peningkatan kekuatan otot seluruh tubuh, stabilitas inti yang lebih dalam, koordinasi, serta keseimbangan.
Reformer juga efektif membentuk otot karena resistensi pegas membuat otot bekerja secara eksentrik, yaitu memanjang di bawah beban.
Jenis ini cocok untuk mereka yang ingin latihan lebih menantang, membentuk otot, atau memulihkan kekuatan setelah cedera dengan pengawasan profesional.
Tower pilates, perpaduan kekuatan dan fleksibilitas
Tower pilates menggunakan rangka vertikal dengan pegas yang terpasang langsung ke tubuh.
Secara visual, alat ini terlihat sederhana, tetapi sangat efektif untuk melatih postur, keseimbangan, dan mobilitas tulang belakang.
“Tower pilates ini jadi jembatan antara matras dan reformer pilates,” kata Riya Patel, pendiri Pilates by Riya.
Ia menjelaskan, tower menggabungkan prinsip mat pilates dengan resistensi pegas seperti reformer.
Instruktur pilates dan pendiri Reformer Retreats, Sophie Hatton menambahkan, tower sangat efektif untuk meningkatkan artikulasi tulang belakang dan kekuatan terkontrol.
Pegas yang langsung terhubung ke tubuh memberikan dukungan sekaligus tantangan yang presisi.
Baca juga: Asal Usul Pilates, dari Ranjang Rumah Sakit hingga Jadi Latihan Populer
Tower pilates dikenal membantu meningkatkan fleksibilitas, memperbaiki postur, serta menciptakan rasa tubuh yang lebih panjang dan seimbang. Gerakannya cenderung lambat, terkontrol, dan sangat fokus pada koneksi inti.
Jenis ini cocok untuk mereka yang ingin meningkatkan fleksibilitas, memperbaiki alignment tubuh, dan memperdalam kualitas gerakan.
Mana yang paling tepat untuk kamu?
Tidak ada satu jenis pilates yang paling benar untuk semua orang. Kunci utamanya adalah memilih jenis latihan yang bisa dijalani secara konsisten dan sesuai kemampuan tubuh.
“Pilates mampu menyesuaikan dengan siapa pun, di fase hidup apa pun,” ujar Patel.
Bagi pemula, mat pilates adalah titik awal terbaik untuk memahami prinsip dasar Pilates dengan aman.
Setelah tubuh lebih kuat dan stabil, tower pilates bisa menjadi jembatan menuju latihan yang lebih kompleks.
Reformer pilates cocok bagi mereka yang menginginkan latihan kekuatan lebih intens dan variasi gerakan yang menantang.
Long menegaskan, mempraktikkan ketiganya akan memberikan manfaat paling optimal.
“Mat membangun fondasi, reformer menambah resistensi dan kekuatan, sementara tower memperdalam mobilitas dan kontrol,” ujarnya.
Dengan mengombinasikan ketiganya, tubuh mendapatkan latihan yang seimbang antara kekuatan, fleksibilitas, dan koordinasi.
Baca juga: Padelates, Tren Olahraga Baru yang Memadukan Padel dan Pilates untuk Cegah Cedera
Tag: #antara #pilates #reformer #tower #atau #matras #mana #yang #terbaik #untuk #kamu