Danantara Bantah Rumor Bakal Ada Perombakan Direksi Himbara
- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyebutkan sejauh ini tidak ada pembicaraan terkait pergantian jajaran direksi di bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
"Kami di Danantara, sebagai pemegang saham di seluruh Bank Himbara, sejauh ini tidak ada pembicaraan mengenai hal itu (pergantian direksi)," ujar CEO Danantara Rosan Roeslani di Jakarta, Sabtu (31/1).
Menurut Rosan, Danantara akan selalu berkonsultasi apabila memang diperlukan adanya perbaikan.
"Kami akan selalu berkonsultasi apabila memang perlu ada perbaikan. Tapi pada intinya sejauh ini tidak ada pembicaraan mengenai hal itu," katanya.
Rosan kembali menegaskan bahwa sampai sejauh ini belum ada pembicaraan mengenai hal terkait pergantian jajaran direksi bank Himbara.
Sebagai informasi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan mengganti jajaran direksi bank Himbara yang dianggap merugikan negara.
Hal tersebut harus dilakukan agar bank milik negara dapat bekerja lebih efektif demi memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia.
Menurut Sjafrie, sejauh ini banyak bank negara maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya yang dinilai kurang mendulang keuntungan bagi negara.
Hal tersebut, lanjut Sjafrie, bisa terjadi karena banyak jajaran direksi perusahaan yang tidak bekerja dengan maksimal, bahkan cenderung menguntungkan diri sendiri.
Karenanya, lanjut Sjafrie, pemerintah akan memilih para direksi bank negara dan BUMN lainnya dengan cara seleksi ketat, mempertimbangkan kemampuan intelektual dan pengalaman.
Bank Himbara merupakan akronim dari Himpunan Bank Milik Negara, sebagai sinergi antarlembaga keuangan perbankan yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan digagas oleh Kementerian BUMN.
Istilah Himbara telah digunakan sejak era Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang menjabat pada 2014-2019.
Peran Himbara antara lain menggerakkan pertumbuhan perekonomian nasional. Himbara kini juga menjadi sebuah jaringan yang berfungsi sebagai fasilitas program penyaluran bantuan pemerintah kepada masyarakat, seperti penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan pinjaman Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada UMKM.
Jaringan Himbara beranggotakan seluruh bank milik negara atau perbankan BUMN. Adapun anggota Himbara yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN).
Tag: #danantara #bantah #rumor #bakal #perombakan #direksi #himbara