Seni Menikmati Usia Senja dengan Bahagia: 10 Kebiasaan Orang yang Tetap Mencintai Hidup Setelah Usia 70 Tahun
Ilustrasi orang yang tetap mencintai hidup setelah usia 70 tahun (Geediting)
11:08
24 Januari 2026

Seni Menikmati Usia Senja dengan Bahagia: 10 Kebiasaan Orang yang Tetap Mencintai Hidup Setelah Usia 70 Tahun


JawaPos.Com - Menjadi tua adalah proses alami yang tidak bisa dihindari, namun menjadi “tua dalam jiwa” adalah pilihan. Banyak orang lanjut usia justru terlihat semakin ringan menjalani hidup, lebih ceria, aktif, dan penuh semangat. Mereka bukan menolak usia, melainkan menerima perubahan dengan sikap yang bijak dan positif.

Pengalaman bertemu para lansia yang tetap produktif, humoris, dan energik menunjukkan bahwa kebahagiaan di usia senja bukanlah kebetulan. Ada kebiasaan-kebiasaan sederhana yang secara konsisten mereka lakukan hingga membuat hidup tetap bermakna, bahkan setelah melewati usia 70 tahun.

Dilansir dari laman Global English Editing, Jumat (23/01), berikut adalah 10 kebiasaan orang yang mencintai hidup dan menua dengan bahagia setelah usia 70 tahun.

1. Memperlakukan Tubuh sebagai Sahabat, Bukan Musuh

Lansia yang bahagia tidak memusuhi tubuhnya sendiri. Mereka menerima keterbatasan fisik tanpa menyalahkan usia. Aktivitas fisik tetap dilakukan dengan cara yang ramah tubuh, seperti berjalan kaki, berkebun, menari ringan, atau berenang. Konsistensi lebih penting daripada intensitas.

2. Menjaga Rasa Ingin Tahu Seperti Merawat Taman

Orang-orang yang menua dengan bahagia memandang hidup sebagai proses belajar tanpa akhir. Mereka tidak takut mencoba hal baru, mulai dari belajar alat musik, mengikuti kelas, hingga memahami teknologi modern demi tetap terhubung dengan dunia.

3. Mengutamakan Hubungan Sosial di Atas Segalanya

Relasi menjadi sumber kebahagiaan utama di usia senja. Mereka menjaga pertemanan, rutin berkomunikasi, dan hadir secara emosional. Kebersamaan, cerita lama, dan tawa bersama jauh lebih berharga daripada kesibukan yang melelahkan.

4. Menerima Perubahan, Bukan Melawannya

Perubahan karier, peran keluarga, hingga gaya hidup dipandang sebagai peluang baru. Fleksibilitas membuat mereka tetap kuat secara mental, sementara penolakan hanya akan menambah beban batin.

5. Menemukan Tujuan Hidup di Luar Diri Sendiri

Banyak lansia bahagia aktif dalam kegiatan sosial seperti relawan, mentor, atau peran sederhana di lingkungan sekitar. Merasa dibutuhkan dan memberi manfaat menciptakan energi positif yang luar biasa.

6. Mempraktikkan Rasa Syukur Secara Alami

Rasa syukur tidak dipaksakan. Mereka menikmati hal-hal kecil seperti secangkir kopi hangat, cuaca cerah, atau sapaan ramah. Sikap ini membuat hidup terasa cukup dan damai.

7. Mampu Menertawakan Diri Sendiri

Kesalahan kecil tidak dijadikan sumber stres. Mereka menertawakan kekeliruan, berbagi cerita lucu, dan tidak terlalu serius menghadapi kekurangan diri. Humor menjadi obat terbaik untuk jiwa.

8. Lebih Banyak Mencipta daripada Mengonsumsi

Menulis, memasak, merajut, menari, atau membuat kerajinan tangan menjadi cara menyalurkan energi kreatif. Aktivitas mencipta memberi kepuasan batin yang tidak bisa digantikan oleh konsumsi pasif.

9. Menetapkan Batasan Tanpa Rasa Bersalah

Mengatakan “tidak” bukan lagi hal yang menakutkan. Mereka melindungi waktu dan energi dengan bijak, menjauhi hubungan yang melelahkan, serta fokus pada hal-hal yang benar-benar bermakna.

10. Merencanakan Masa Depan Sambil Menikmati Hari Ini

Keseimbangan menjadi kunci. Mereka menyiapkan masa depan dengan tenang, namun tetap hadir sepenuhnya di hari ini. Kekhawatiran berlebihan dihindari, begitu pula sikap abai terhadap esok hari.

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #seni #menikmati #usia #senja #dengan #bahagia #kebiasaan #orang #yang #tetap #mencintai #hidup #setelah #usia #tahun

KOMENTAR