Ilmuwan Kembangkan Bubble Bots, Mikrorobot untuk Mengirim Obat ke Titik Tumor
Dunia medis kembali mencatatkan terobosan besar dalam upaya memerangi kanker.
Para peneliti dari California Institute of Technology (Caltech) berhasil mengembangkan teknologi mikrorobot berbentuk gelembung (bubble bots) yang disebut mampu menavigasi tubuh manusia untuk mengantarkan obat langsung ke titik sasaran: sel tumor.
Teknologi ini diprediksi akan menjadi babak baru dalam meminimalisir efek samping kemoterapi yang selama ini sering merusak jaringan tubuh sehat.
Baca juga: Operasi Robotik Minimal Invasif Bantu Pertahankan Ginjal Saat Operasi Tumor
Mengantar obat ke titik tumor
Dikutip daro pshys.org, masalah utama dalam pengobatan kanker konvensional adalah distribusi obat yang kerap menyebar ke seluruh tubuh, sehingga sel sehat ikut terdampak.
Namun, robot mikroskopis yang baru dikembangkan ini memiliki kemampuan berbeda.
Menurut laporan yang diterbitkan dalam jurnal Nature Nanotechnology (2025) serta publikasi resmi Caltech (2026), terdapat dua jenis mekanisme yang dikembangkan ilmuwan untuk mengarahkan robot-robot ini:
- Navigasi luar (magnetik): Menggunakan nanopartikel magnetik sehingga dokter dapat mengarahkan robot menggunakan magnet eksternal sambil memantau lokasinya lewat alat ultrasonografi (USG).
- Navigasi mandiri (enzimatik): Ini adalah versi yang paling revolusioner. Robot dilengkapi dengan enzim katalase yang memungkinkannya "mencium" keberadaan tumor secara mandiri.
Ilustrasi tumor payudara.
Baca juga: Dokter Sebut Penyebab Kejang Banyak Sekali, Termasuk Epilepsi dan Tumor
Cara kerja: memanfaatkan jejak kimia tumor
Mengapa robot ini bisa menemukan tumor tanpa disetir? Rahasianya terletak pada perilaku kemotaktik.
Tumor secara alami memproduksi zat bernama hidrogen peroksida dalam kadar yang lebih tinggi dibandingkan jaringan sehat.
Enzim katalase pada permukaan robot akan bereaksi dengan zat tersebut.
Reaksi kimia ini tidak hanya menjadi "bahan bakar" bagi robot untuk bergerak, tetapi juga berfungsi sebagai kompas.
"Dalam kasus ini, Anda tidak memerlukan pencitraan atau kontrol eksternal apa pun. Robotnya cukup pintar untuk menemukan tumornya sendiri," jelas Wei Gao, profesor teknik medis di Caltech.
Baca juga: Epy Kusnandar Meninggal Dunia, Sempat Lawan Stroke dan Tumor Otak
Harapan baru bagi pasien kanker
Penggunaan bahan yang biocompatible (aman bagi tubuh) membuat robot gelembung ini disebut sangat potensial untuk diaplikasikan pada manusia.
Dengan akurasi yang tinggi, dosis obat yang kuat bisa langsung dilepaskan tepat di pusat kanker tanpa harus melukai organ tubuh lainnya.
Meski masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut, kehadiran bubble bots ini memberikan harapan nyata bahwa di masa depan, pengobatan kanker tidak lagi menjadi proses yang menyakitkan bagi tubuh, melainkan sebuah misi presisi yang dilakukan oleh robot-robot pintar berukuran mikro.
Tag: #ilmuwan #kembangkan #bubble #bots #mikrorobot #untuk #mengirim #obat #titik #tumor