Puasa Bikin Energi Terkuras? Ini 8 Cara Menghemat Energi Meski Tetap Aktif saat Puasa Ramadhan
Ilustrasi orang yang mampu menghemat energi saaat berpuasa sehingga aktivitasnya tidak terganggu. (Freepik)
14:18
3 Februari 2026

Puasa Bikin Energi Terkuras? Ini 8 Cara Menghemat Energi Meski Tetap Aktif saat Puasa Ramadhan

– Aktivitas puasa di bulan Ramadhan tidak jarang membuat seseorang merasa perlu menghemat energi agar bisa berpuasa seharian dengan nyaman.

Namun tidak jarang upaya menghemat energi itu malah membuat beberapa orang merasa lemas dan kurang berenergi saat beraktivitas kala puasa.

Berbagai cara dilakukan untuk menyiasati agar tubuh menghemat energi saat puasa, karena bagaimanapun puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi umat Islam.  

Mulai dari mengonsumsi makanan tertentu saat berbukan dan sahur, mengonsumsi vitamin, hingga mengurangi aktivitas saat puasa diyakini mampu untuk menghemat energi dan memastikan kita berpuasa dengan nyaman.

Namun, bagi sebagian orang mengurangi aktivitas di bulan Ramadhan tidak bisa menjadi solusi, karena mereka tetap harus bekerja seperti biasa.

Meski demikian, bukan berarti tidak ada yang bisa dilakukan untuk menghemat energi saat menjalani puasa Ramadhan.

Dilansir dari laman Kementerian kesehatan dan Halodoc, ada delapan cara yang bisa dilakukan untuk menghemat energi saat puasa, agar aktivitas di bulan Ramadhan tidak terganggu. Berikut ulasannya.

1. Memilih makanan yang tepat saat sahur

Bukan tanpa alasan Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan makan sahur saat puasa. Makan sahur menjadi kunci utama asupan energi saat berpuasa sepanjang hari.

Maka, memilih makanan yang tepat sebagai menu sahur menjadi keharusan bagi Anda yang ingin energinya terjaga sepanjang hari.

Pilihlah makanan yang kaya dengan karbohidrat kompleks sebagai menu sahur. Mulai dari nasi merah, oatmeal, atau roti gandum. Kandungan karbohidrat kompleks pada makanan ini dapat melepaskan energi secara perlahan.

Jangan lupa untuk menambahkan protein sebagai lauknya. Telur, ikan, atau daging tanpa lemak bisa menjadi pilihan untuk memastikan tubuh punya cukup cadangan energi untuk berpuasa sepanjang hari.

Kemudian, tambahkan juga sayur dan buah yang mengandung serat tinggi, agar tubuh kenyang lebih lama dan aktivitas tak terganggu meski sedang berpuasa.

2. Hindari makan makanan manis dan gorengan berlebihan

Kebalikan dari karbohidrat kompleks dan protein yang mampu mengatur energi tubuh, makanan berminyak dan tinggi gula bisa membuat energi cepat turun dan menyebabkan rasa kantuk.

Gorengan yang akrab di lidah orang Indonesia, atau kue dan minuman manis memang nikmat dikonsumsi saat sahur. Tapi siap-siap saja dengan risikonya, yakni lemas dan mengantuk sepanjang hari.

Karena itu, sebaiknya hindari atau minimal kurangi konsumsi dua jenis makanan ini saat sahur, bila Anda ingin tetap berenergi sepanjang hari.

Sebagai gantinya, konsumsi makanan yang lebih sehat seperti buah segar dan kacang-kacangan yang mampu memberikan energi lebih stabil.

3. Minum air putih yang cukup

 Salah satu problem yang bikin seseorang mudah lemas dan tak berenergi saat puasa adalah dehidrasi. Karena selama 13 jam berpuasa, kita tidak boleh minum sama sekali.

Maka pastikan mengonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari dengan metode 2-4-2. Yakni dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka, dan dua gelas sebelum tidur.

Hindari juga minuman berkafein dan bersoda, terutama saat sahur, karena kedua jenis minuman ini dapat meningkatkan rasa haus.

4. Berolahraga ringan

Sebagian orang memilih untuk tidak berolahraga saat bulan Ramadhan demi menghemat energi. Padahal itu langkah yang keliru.

Olahraga ringan justru diperlukan agar tubuh tetap berenergi dan tidak mudah lemas saat menjalankan puasa.

Pilih olahraga ringan seperti jalan santai, yoga, atau stretching yang dilakukan setelah berbuka atau sebelum sahur.

Olahraga akan meningkatkan efisiensi jantung, paru-paru, dan otot dalam menggunakan oksigen. Dampaknya, stamina justru akan meningkat meski sedang berpuasa.

5. Tidur yang cukup

Tidur cukup bisa membantu anda untuk menghemat energi selama berpuasa. Sebaliknya, kurang tidur bisa menyebabkan tubuh mudah lelah saat puasa.

Tidur cukup bisa dilakukan dengan mengatur waktu istirahat yang baik. Misalnya tidur lebih awal atau menyempatkan tidur siang sesaat untuk recharge energi.

Bagi yang hendak mengejar ibadah sepertiga malam seperti salat tahajud, tidur lebih awal sangat penting agar tubuh tetap berenergi saat beribadah.

Mulailah dengan tidur selepas salat tarawih agar durasi tidur terpenuhi meski bangun lebih awal.

6. Makan bertahap dan Tidak rakus saat berbuka puasa

Menjelang waktu berbuka, rasanya semua makanan di meja sanggup dihabiskan. Ternyata, saat berbuka, makan tiga butur kurma dan segelas air putih sudah cukup membuat kenyang.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa kita tidak boleh langsung menyantap makanan berat saat berbuka puasa.

Langsung makan segala menu malah akan bikin begah dan lemas. Lambung akan kaget karena setelah 13 jam istirahat tiba-tiba dijejali begitu banyak makanan.

Kemudian, terjadi lonjakan gula darah atau sugar spike akibat langsung makan banyak saat berbuka. Apalagi kalau terlalu menuruti kata iklan, berbukalah dengan yang manis.

Saat berbuka, makanan yang ringan seperti kurma atau buah-buahan lainnya akan membuat lambung nyaman dan tidak kaget. Energi yang berkurang banyak saat puasa akan kembali perlahan-lahan.

Makanan berat bisa anda konsumsi setelah selesai melaksanakan salat maghrib. Karena saat itu, lambung sudah mulai nyaman dan siap menerima asupan berikutnya.

7. Kurangi aktivitas fisik berlebihan

Saat berpuasa, tantangan utama memang ada pada aktivitas fisik. Maka, meski bekerja seperti biasa, kita perlu mengatur polanya agar lebih efisien dalam mengeluarkan energi.

Selain itu, aktivitas fisik berlebihan di luar pekerjaan, meski biasa dilakukan di luar bulan Ramadhan, sebaiknya dikurangi saat berpuasa untuk menghemat energi. Sehingga aktivitas utama tidak terganggu.

8. Konsumsi multivitamin tambahan

Bila diperlukan, anda bisa mengonsumsi multivitamin tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa. Multivitamin akan membantu mempertahankan energi saat berpuasa, sehingga tidak mudah lemas.

Untuk menentukan multivitamin yang tepat untuk dikonsumsi saat bulan Ramadhan, anda bisa berkonsultasi dengan dokter agar sesuai dengan kebutuhan aktivitas harian anda.

Editor: Bayu Putra

Tag:  #puasa #bikin #energi #terkuras #cara #menghemat #energi #meski #tetap #aktif #saat #puasa #ramadhan

KOMENTAR