Meriyati Roeslani Hoegeng Wafat, Kapolri: Polri Kehilangan Sosok Teladan
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat bertemu dengan Eyang Meri beberapa waktu lalu. (Mabes Polri)
17:40
3 Februari 2026

Meriyati Roeslani Hoegeng Wafat, Kapolri: Polri Kehilangan Sosok Teladan

- Kabar duka datang dari keluarga besar Polri pada Selasa (3/2). Meriyati Roeslani Hoegeng meninggal dunia di usia 100 tahun.

Istri Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso itu wafat pukul 13.24 WIB. Almarhumah meninggal di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Eyang Meri sebelumnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Kondisi kesehatannya menurun karena faktor usia lanjut.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di kawasan Depok. Pemakaman direncanakan berlangsung di TPU Giri Tama, Bogor.

Kepergian Eyang Meri meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan institusi Polri. Sosoknya dikenal sederhana serta setia mendampingi Hoegeng sepanjang pengabdian.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungkawa resmi atas wafatnya almarhumah. Pernyataan itu mewakili keluarga besar Polri dan Bhayangkari.

Ia menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Eyang Meri. “Saya selaku Kapolri beserta Ketua Umum Bhayangkari mewakili keluarga besar Polri dan Bhayangkari menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng,” kata Sigit.

Kapolri menegaskan Polri kehilangan figur penting dalam perjalanan institusi. Sosok Eyang Meri dinilai memberi teladan bagi generasi penerus Polri.

“Beliau bukan sekadar saksi sejarah, tetapi juga pelita keteladanan bagi kami,” ujar Kapolri. Ia menyebut almarhumah menjadi inspirasi menjaga marwah institusi.

Kapolri juga mendoakan agar amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT. Ia berharap almarhumah memperoleh tempat mulia di sisi-Nya.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” ujar Kapolri.

Editor: Dhimas Ginanjar

Tag:  #meriyati #roeslani #hoegeng #wafat #kapolri #polri #kehilangan #sosok #teladan

KOMENTAR