Komisaris BBCA Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BCA
Profil Jahja Setiaatmadja pemilik banyak saham BCA.(DOK. PT BANK CENTRAL ASIA TBK)
19:08
3 Februari 2026

Komisaris BBCA Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BCA

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melaporkan adanya perubahan kepemilikan saham oleh Presiden Komisaris Jahja Setiaatmadja.

Informasi tersebut tercantum dalam Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Senin (2/2/2026).

Dalam dokumen tersebut disebutkan, laporan disampaikan sesuai dengan Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 Ayat 3 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

Baca juga: Harga Saham BBCA Anjlok, BCA Berencana Buyback hingga Rp 5 Triliun

PT Bank Central Asia Tbk (BCA). PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengingatkan nasabah untuk mewaspadai berbagai modus penipuan digital yang kian marak, salah satunya phishing melalui website palsu yang mengatasnamakan BCA.Dok. bca PT Bank Central Asia Tbk (BCA). PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengingatkan nasabah untuk mewaspadai berbagai modus penipuan digital yang kian marak, salah satunya phishing melalui website palsu yang mengatasnamakan BCA.

Rincian transaksi

Berdasarkan laporan tersbebut, Jahja Setiaatmadja yang menjabat sebagai Dewan Komisaris BCA, melakukan transaksi pembelian saham BBCA sebanyak 67.000 unit pada 2 Februari 2026.

Sebelum transaksi, jumlah saham BBCA yang dimiliki Jahja tercatat sebanyak 34.933.644 unit dengan hak suara sebesar 0,03 persen.

Setelah transaksi, jumlah kepemilikan meningkat menjadi 35.000.644 unit dengan hak suara tetap 0,03 persen.

Pada bagian rincian transaksi disebutkan jenis transaksi adalah pembelian dengan skema Repurchase Agreement.

Baca juga: BCA Proyeksikan BI Rate Turun Dua Kali Tahun Ini

Status kepemilikan tercatat sebagai tidak langsung. Jumlah saham yang dibeli sebanyak 67.000 unit saham biasa dengan harga transaksi Rp 7.450 per saham.

Dengan demikian, Jahja merogoh kocek Rp 499,15 juta untuk memborong saham BCA.

Transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan investasi.

Jahja Setiaatmadja resmi menjadi Komisaris Utama BCAKOMPAS.com/Isna Rifka Sri Rahayu Jahja Setiaatmadja resmi menjadi Komisaris Utama BCA

Status pengendalian

Dalam laporan juga ditegaskan bahwa Jahja bukan merupakan pihak pengendali. Dengan demikian, tidak terdapat perubahan terkait status pengendalian atas perseroan.

Baca juga: Isu MSCI hingga Mundurnya Dirut BEI, Simak Rekomendasi Saham BBCA

Selain itu, disebutkan pula bahwa laporan kepemilikan saham tersebut tidak diajukan oleh kelompok terorganisasi.

Profil Jahja Setiaatmadja

Jahja Setiaatmadja merupakan bankir senior Indonesia yang dikenal luas atas kiprahnya di industri perbankan nasional, khususnya di BCA.

Ia telah memegang berbagai posisi strategis di bank swasta terbesar di Indonesia tersebut, baik sebagai direksi maupun komisaris.

Jahja lahir pada 14 Februari 1956. Ia menempuh pendidikan tinggi di bidang ekonomi dan meraih gelar sarjana dari Universitas Indonesia (UI).

Baca juga: Koreksi Saham BBCA Dinilai Sementara, Analis Rekomendasi Serok di Level 7.000

Karier Jahja di industri perbankan dimulai sejak dekade 1980-an. Ia bergabung dengan BBCA pada 1990 dan meniti berbagai posisi manajerial sebelum dipercaya menduduki jajaran direksi.

Dalam perjalanannya di BBCA, Jahja pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur dan kemudian Presiden Direktur.

Di bawah kepemimpinannya, BBCA memperkuat posisi sebagai salah satu bank dengan fundamental yang solid, terutama dalam pengelolaan likuiditas, kualitas kredit, dan transformasi digital layanan perbankan.

Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Presiden Direktur, Jahja kemudian menjabat sebagai Presiden Komisaris dan selanjutnya sebagai Komisaris.

Baca juga: Kinerja BCA 2025 Positif, Simak Rekomendasi Saham BBCA dari Analis

Perannya di dewan komisaris mencakup fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan jalannya pengelolaan perusahaan.

Sepanjang kariernya, Jahja dikenal sebagai figur yang fokus pada manajemen risiko, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan.

Di tengah dinamika industri keuangan yang terus berkembang, termasuk digitalisasi sistem pembayaran dan perbankan, BBCA di bawah kepemimpinan manajemen yang pernah dipimpinnya mampu mempertahankan kinerja yang relatif stabil.

Tag:  #komisaris #bbca #jahja #setiaatmadja #borong #67000 #saham

KOMENTAR