Tahun Baru Imlek 2026, Perayaan Cap Go Meh akan Digelar di Glodok
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan perayaan Cap Go Meh 2026 akan digelar di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat.
Rangkaian acara ini digelar hasil koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat guna menciptakan suasana kota yang lebih meriah dan inklusif.
"Minggu lalu kami, antara pemerintah pusat dan pemerintah Jakarta, sudah mengadakan rapat bersama untuk menyambut Imlek ini,” ujar Pramono di Shangri-La Hotel Jakarta, dikutip dari Kompas.com (3/2/2026).
- Jadwal Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Indonesia
- Meriahnya Festival Cap Go Meh 2025 di Singkawang, Penuh Semangat Persatuan
Sebagaimana yang diketahui, Glodok dikenal sebagai pusat budaya Tionghoa di Jakarta. Kawasan tersebut kerap ramai, khususnya jelang perayaan Imlek.
Biasanya, jelang Imlek, Glodok ramai dengan para pedagang yang menjajakan pernak pernik warna merah khas Imlek. Juga, ramai disambangi oleh masyarakat, entah untuk memborong ornamen Imlek, tur jalan kaki, atau sekadar kulineran.
Seniman tari singa Tionghoa (barongsai) jalanan beraksi di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).Menurut kalender Masehi, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada Selasa (17/2/2025).
Sementara Cap Go Meh, merupakan rangkaian perayaan Imlek yang digelar pada hari ke-15 pertama kalender Lunar.
Artinya, merujuk kepada kalender Masehi, Cap Go Meh 2026 di Indonesia akan digelar 15 hari setelah tanggal 17 Februari 2026, atau jatuh pada Selasa (3/3/2026).
- 5 Fakta Perayaan Cap Go Meh yang Jatuh pada Hari ke-15 Imlek
- Imlek 2026, Festival Lampion dan Barongsai akan Digelar di Glodok dan Sudirman
Sebagai puncak dari perayaan Imlek, Cap Go Meh biasanya akan ditandai dengan festival lampion, atau dikenal dengan nama Yuan Xiao Jie.
Selain di Glodok, perayaan Imlek dan Cap Go Meh juga akan mewarnai sejumlah titik kawasan di Jakarta, seperti:
- Acara di Lapangan Banteng
- Perayaan Cap Go Meh di kawasan Glodok
- Atraksi barongsai di sepanjang Sudirman–Thamrin
- Festival Lampion yang digelar di berbagai lokasi, terutama di kawasan SCBD
Warga memilih pakaian dan pernak pernik menjelang Tahun Baru Imlek di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).Menambahkan dari Kompas.com (11/2/2025), lampion melambangkan bahwa warga Tionghoa telah melepaskan tahun lalu dan menyambut tahun baru dengan keberuntungan.
Sekretariat Badan Pengurus Perkumpulan Boen Tek Bio, Tedy Santibalo menjelaskan, lampion adalah simbol dari harapan warga Tionghoa pada tahun baru.
Harapan ini meliputi sisi kesehatan, rezeki, kesuksesan, dan aspek kehidupan lainnya yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Baca juga: Rekomendasi Penyajian Kue Keranjang Saat Imlek yang Wajib Dicoba
“Tahun baru, harapan baru. Mengharapkan kemakmuran, rezeki , kesuksesan, kesehatan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Harapan tersebut disimbolkan dengan penerangan kehidupan kita, dengan lampion sebagai penerangan kehidupan,” jelasnya kepada Kompas.com, Kamis (19/1/2023).
Sementara itu, warna merah pada lampion melambangkan kemakmuran, kesatuan, dan rezeki.
Baca juga: Menyapu saat Imlek Disebut Bawa Sial, Fakta atau Mitos?
“Masyarakat Tionghoa percaya bahwa lampion memberi jalan dan menerangi rezeki bagi penggunanya,” imbuhnya. Festival lampion itu turut dimeriahkan dengan penampilan barongsai dan liong.
Warga keturunan Tionghoa juga menyajikan aneka hidangan khas Imlek seperti kue keranjang, jeruk mandarin, pangsit, dan lainnya.
Tag: #tahun #baru #imlek #2026 #perayaan #akan #digelar #glodok