PKS Belum Putuskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Fokus Kawal Pemerintahan
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan, belum menentukan sikap resmi soal dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, untuk menjabat hingga dua periode.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Muhammad Kholid menjelaskan bahwa di internal partainya, persoalan Pilpres 2029 menjadi kewenangan Majelis Syuro PKS.
Namun, sampai saat ini belum ada pembahasan terkait sikap atau dukungan terhadap pihak tertentu untuk Pilpres mendatang.
“Terkait Pilpres 2029 kami belum ada pembahasan. Secara AD/ART partai, kewenangan terkait Pilpres ada di Majelis Syuro. DPP sebagai mandataris Majelis Syuro akan menjalankan keputusan hasil Musyawarah Majelis Syuro. Hingga saat ini, belum ada pembahasan terkait pilpres di Majelis Syuro,” ujar Kholid saat dihubungi, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: Ragam Respons Parpol soal Ide Prabowo-Gibran 2 Periode dari Jokowi
Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Muhammad Kholid sebagai merespons atas mencuatnya dukungan agar Prabowo-Gibran kembali berpasangan di Pilpres 2029 sebagaimana disuarakan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Meski begitu, Kholid memastikan bahwa PKS akan tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo hingga selesai pada 2029 mendatang.
Langkah ini penting untuk memastikan setiap program terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
“Fokus kami saat ini adalah mengawal jalannya roda pemerintahan Presiden Prabowo agar sukses dan sesuai dengan yang targetkan dan direncanakan oleh Pemerintah,” kata Kholid.
“Insya Allah kami dukung keberhasilan Presiden Prabowo memimpin pemerintahan hingga 2029 nanti. Karena keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo adalah kegembiraan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Baca juga: PAN Tegaskan Dukung Prabowo 2 Periode, Wapresnya Tunggu Opsi Terbaik
Diberitakan sebelumnya, wacana Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk melanjutkan kepemimpinan dua periode pada 2029-2034 disampaikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat menanggapi pernyataan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali dalam Podcast Gaspol yang tayang pada 22 Januari 2026.
“Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode. Sudah, itu saja,” tegas Jokowi saat ditemui di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).
Wacana ini pun menuai beragam respons dari partai politik.
Beberapa di antaranya langsung secara tegas mendukung Prabowo, namun masih terbelah soal sosok wakil presiden yang akan mendampingi.
Salah satunya dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan partainya akan kembali mendukung Prabowo Subianto untuk dua periode kepemimpinan.
Baca juga: Golkar Soal Jokowi Ingin Prabowo-Gibran 2 Periode: Kalau Rakyat Cinta Urusan 2029 Mudah
Menurut Muhaimin, PKB merasa puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo sehingga ingin melanjutkan dukungan pada Pilpres 2029.
“Kita pokoknya intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periodelah,” ujar Muhaimin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Namun, Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin itu belum memberikan jawaban tegas ketika ditanya apakah dukungan tersebut akan diberikan sepaket dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dia menegaskan, pembahasan mengenai sosok calon wakil presiden yang akan diusung PKB pada Pilpres 2029 belum dilakukan secara perinci.
“Oh belum dibahas. Belum,” tegas Cak Imin.
Sikap serupa disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno yang menegaskan bahwa partainya telah memiliki sikap final untuk kembali mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.
Baca juga: PKB Dukung Prabowo Dua Periode: Sinyal Awal Manuver Politik Cak Imin
Eddy mengatakan, dukungan PAN terhadap Prabowo merupakan pilihan yang bersifat konsisten, mengingat PAN menjadi satu-satunya partai di luar Gerindra yang mendukung Prabowo dalam tiga pemilihan presiden sebelumnya.
“Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai lho di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Pak Prabowo tiga kali dalam tiga Pilpres,” kata Eddy saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (5/2/2026).
Meski demikian, Eddy menegaskan PAN belum mengambil keputusan mengenai sosok wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo.
Menurut dia, penentuan pasangan capres-cawapres memerlukan banyak pertimbangan sehingga PAN memilih tidak terburu-buru.
“Kita tentu kita lihat nanti opsi-opsi terbaik. Karena kembali lagi, yang namanya paket itu tentu kan harus ada simbiosisnya, bisa bekerja sama dengan baik, ada juga dukungan elektoralnya tinggi dan sebagainya,” ujar Eddy.
Tag: #belum #putuskan #dukung #prabowo #gibran #periode #fokus #kawal #pemerintahan