Respons Pelatih Iran Usai Tonton Duel Timnas Futsal Indonesia Lawan Jepang
Pelatih tim nasional Futsal Iran, Vahid Shamsaei, memberikan pujian kepada Timnas Futsal Indonesia setelah mengalahkan Jepang di semifinal Piala Futsal Asia 2026.(KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA)
16:24
6 Februari 2026

Respons Pelatih Iran Usai Tonton Duel Timnas Futsal Indonesia Lawan Jepang

Pelatih tim nasional futsal Iran, Vahid Shamsaee, memberikan tanggapan positif usai menyaksikan kemenangan Timnas Futsal Indonesia atas Jepang pada babak semifinal Piala Futsal Asia 2026.

Vahid Shamsaee hadir di Indonesia Arena, Senayan, Kamis (5/2/2026), untuk menyaksikan laga semifinal antara Timnas Futsal Indonesia dengan Jepang.

Timnas Futsal Indonesia membuka keunggulan melalui gol Samuel Eko pada menit ke-11 dan gol bunuh diri Takehiro Motoishi pada menit ke-22.

Jepang sempat membalikkan keadaan melalui gol Motoishi (30') dan dua gol Kazuya Shimizu pada menit ke-34 dan 39'.

Namun, tim asuhan Hector Souto bangkit lewat gol Reza Gunawan dan Dewa Rizky untuk memastikan tiket ke partai puncak.

Baca juga: Jelang Lawan Iran, Hector Souto: Suporter Timnas Futsal Indonesia Terbaik di Dunia

Sebelumnya, Indonesia juga menyingkirkan Vietnam di perempat final dengan skor 3-2.

Sementara itu, Iran melaju ke final setelah mengalahkan Irak 4-2 dan sebelumnya menaklukkan Uzbekistan 7-4 pada perempat final.

Berdasarkan peringkat FIFA, Iran menempati posisi kelima dunia, sedangkan Indonesia berada di peringkat ke-24.

Dari lima laga terakhir, Iran mencatat kemenangan sempurna, sementara Indonesia meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang.

Keindahan Futsal Menurut Vahid Shamsaee

Mengamati performa Indonesia melawan Jepang, Vahid Shamsaee menekankan bahwa futsal adalah olahraga yang penuh ketidakpastian.

Ia menilai bahwa prediksi di atas kertas tidak selalu mencerminkan apa yang terjadi di lapangan.

Baca juga: Hadapi Iran di Final, Hector Souto Ungkap Senjata Utama Timnas Futsal Indonesia

"Inilah keindahan permainan, yang tidak dapat diprediksi. Jika Anda menuliskannya di kertas, nama-nama tim, tentu saja Jepang berada di puncak daftar," ujar Shamsaee.

"Tapi ketika kita berada di lapangan, situasinya akan benar-benar berbalik. Dan saat ini kamu bisa lihat Indonesia ada di final," lanjutnya.

Pelatih Timnas Futsal Iran, Vahid Shamsaei, dan Mohammad Hossein DerakhshaniKOMPAS.com/Pratama Yudha Pelatih Timnas Futsal Iran, Vahid Shamsaei, dan Mohammad Hossein Derakhshani

Selain menilai aspek teknis, Vahid Shamsaee juga ingin menyaksikan antusiasme fans secara langsung.

Ia mengaku terdorong datang ke venue karena mendengar banyak pujian tentang kecintaan masyarakat Indonesia terhadap futsal.

"Jadi, selain untuk melihat sudut pandang teknis pertandingan, jujur saja, saya datang kemarin untuk melihat para penggemar," kata Shamsaee.

"Saya mendengar banyak tentang penggemar Indonesia yang mencintai olahraga ini, dan itulah yang... yang membuat saya datang ke venue."

Hector Souto Fokus Pemulihan Pemain Jelang Final

Di sisi lain, pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menekankan pentingnya pemulihan kondisi fisik pemain menjelang final melawan Iran.

Menurutnya, menjaga intensitas permainan adalah kunci agar Indonesia mampu bersaing di level tertinggi.

Baca juga: Profil Hector Souto, Pelatih yang Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia

"Harapan saya untuk para pemain saya adalah mereka bisa pulih dengan baik hari ini," kata Souto.

"Karena jika kita memiliki intensitas seperti yang kita tunjukkan kemarin, kita akan sangat sulit dikalahkan."

Ia juga mengakui kualitas individu pemain Iran yang sangat tinggi dan berpengalaman.

"Tentu saja, saya ulangi, mereka memiliki keterampilan, mereka memiliki pemain yang luar biasa. Tidak perlu membicarakan Hossein Tayyebi, Saeid Ahmadabbasi, Moslem Oladghobad, Salar Aghapour. Semua dari mereka benar-benar, benar-benar, benar-benar bagus," tambah Souto.

Perbedaan jadwal pertandingan menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia, karena Iran memiliki waktu istirahat lebih panjang.

"Mereka beristirahat tiga jam lebih lama dari kita, mereka menyelesaikan pertandingan mereka tiga jam sebelum pertandingan kita," jelas Souto.

"Mereka tidak bermain perpanjangan waktu, kita bermain perpanjangan waktu. Mereka adalah pemain yang sangat kuat. Kita sedang dalam proses menjadi pemain yang sangat kuat. Jadi, intinya adalah agar pemain kita pulih," tutup Hector Souto.

Tag:  #respons #pelatih #iran #usai #tonton #duel #timnas #futsal #indonesia #lawan #jepang

KOMENTAR