OpenAI Rilis Frontier, Platform Agen AI untuk Kelola Pekerjaan Otomatis
Ilustrasi OpenAI, pengembang ChatGPT.(businessoutreach.in)
14:24
6 Februari 2026

OpenAI Rilis Frontier, Platform Agen AI untuk Kelola Pekerjaan Otomatis

– OpenAI resmi memperkenalkan Frontier, sebuah platform kecerdasan buatan (AI) yang akan mempermudah perusahaan (enterprise) mengelola agen AI. 

Agen AI merupakan istilah yang merujuk pada AI yang dapat menjalankan dan menyelesaikan tugas secara otomatis dengan intervensi manusia yang minimal.

OpenAI menyebut Frontier dirancang agar perusahaan atau organisasi dapat membangun, menerapkan, serta mengelola agen AI yang mampu menjalankan pekerjaan nyata layaknya rekan kerja digital.

Kehadiran Frontier tak lepas dari kebutuhan akan agen AI di berbagai segmen industri yang kian meningkat. 

Baca juga: OpenAI Rilis GPT-5.3 Codex, Model AI Canggih yang Ngoding Dirinya Sendiri

Berdasarkan data internal yang dikutip perusahaan, sekitar 75 persen pekerja di segmen enterprise mengaku AI membantu mereka menyelesaikan tugas yang sebelumnya sulit atau bahkan tidak bisa dilakukan.

Selain itu, Frontier juga dirancang untuk menjembatani kesenjangan peluang AI atau “AI Opportunity Gap”.

Ini merupakan kondisi ketika kemampuan teknologi AI berkembang lebih cepat dibanding kesiapan perusahaan dalam mengimplementasikannya.

Bisa pahami konteks bisnis

Ilustrasi fitur dan kemampuan Frontier.OpenAI Ilustrasi fitur dan kemampuan Frontier.

Secara garis besar, salah satu fitur utama Frontier adalah kemampuannya memahami konteks bisnis perusahaan.

Melalui platform ini, berbagai sumber data internal, seperti gudang data, sistem CRM (Customer Relationship Management), aplikasi tiket, hingga aplikasi internal dapat dihubungkan.

Ini bertujuan agar agen AI dapat memahami alur kerja dan proses pengambilan keputusan di dalam organisasi.

Frontier juga dibekali kemampuan untuk merencanakan sekaligus mengeksekusi tugas.

Ini artinya, agen AI dapat bekerja dengan file, menjalankan kode, serta menggunakan berbagai alat digital dalam lingkungan eksekusi terbuka di sistem perusahaan.

Baca juga: Keputusan OpenAI Ini Picu Kemarahan Pengguna ChatGPT

Agen AI di Frontier juga dapat membangun “memori” dari interaksi sebelumnya. Hal ini guna membantu meningkatkan kinerja atau proses yang dijalankan agen AI di masa mendatang.

Selain itu, tersedia pula mekanisme evaluasi kinerja serta batasan izin akses agar agen AI tidak bekerja di luar ketentuan perusahaan.

Adapun Frontier sendiri dirancang dengan sistem berbasis standar terbuka.

Sehingga, perusahaan tidak perlu memindahkan seluruh sistem yang sudah ada, dan data serta aplikasi lama tetap dapat digunakan atau diintegrasikan dengan agen AI baru.

Ketersediaan

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari OpenAI, Frontier saat ini baru tersedia untuk sejumlah pelanggan secara terbatas.

Ketersediaan yang lebih luas dijadwalkan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang.

Perusahaan yang tertarik diminta menghubungi perwakilan tim OpenAI untuk proses eksplorasi lebih lanjut mengenai Frontier, atau mengunjungi tautan berikut ini.

Tag:  #openai #rilis #frontier #platform #agen #untuk #kelola #pekerjaan #otomatis

KOMENTAR