Bukit Kraguman, Spot Lautan Awan di Wonogiri yang Cuma Perlu Jalan Kaki 1 Menit
- Wonogiri bisa dibilang merupakan tempat berburu hidden gems atau tempat-tempat bagus yang tersembunyi.
Itu karena ada banyak puncak-puncak bukit yang menawarkan keindahan panorama alam dari ketinggian.
Jika sedang beruntung, kita bisa menemukan fenomena lautan awan saat berada di puncak-puncak bukit itu.
Baca juga: Naik Kereta dari Solo ke Wonogiri Cuma Rp 4.000, Ide Liburan Hemat Akhir Pekan
Salah satu tempat untuk menemukan lautan awan di Wonogiri adalah Bukit Kraguman, di Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo.
Jarak tempuh menuju ke Bukit Kraguman dari pusat Kota Wonogiri adalah sekitar 35 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang-lebih 1 jam.
Spot lautan awan cuma jalan kaki 1 menit
Spot panorama di Bukit Kraguman Wonogiri bisa dijangkau tanpa harus capek-capek berjalan kaki lama.
Itu karena kita hanya perlu berjalan kaki sekitar 1 menit dari area parkirnya untuk sampai di spot panorama. Jalur menuju ke spot panorama pun malah menurun dari area parkir.
Setibanya di spot panorama Bukit Kraguman Wonogiri, kita akan disambut dengan keindahan panorama dari ketinggian.
Saat Kompas.com berkunjung ke sana pada April 2026), saya disambut oleh lautan awan di antara perbukitan sekitar.
Fenomena lautan awan ini biasanya ada jika hujan turun pada malam harinya. Kita juga bisa melilhat wilayah Kecamatan Tirtomoyo dari atas dengan sungainya yang berkelok.
Panorama perbukitan yang memanjang dari timur ke barat juga membuat kita betah berlama-lama di sana.
Baca juga: Wonogiri juga Punya Dusun di Lembah Kering Bengawan Solo Purba
Jika ingin menyaksikan sunrise, maka berkunjunglah pada bulan Desember saat matahari berada di selatan. Namun, biasanya cuaca sering mendung atau berkabut saat bulan ini karena masih masuk musim hujan.
Jika mendekati kemarau seperti saat saya berkunjung pada akhir Maret 2026, matahari sudah berada di agak utara, sehingga sunrise akan terhalangi oleh punggungan bukit.
Jalur terjal ke Bukit Kraguman Wonogiri
Meski tidak perlu mendaki, satu hal yang perlu diperhatikan adalah, jalur naik kendaraan menuju area parkir Bukit Kraguman.
Itu karena kondisi jalannya cukup sempit, berkelok, dan menanjak terjal di lereng perbukitan. Jalur ini hanya bisa dilalui sepeda motor.
Jalur Terjal ke Bukit Kraguman di Wonogiri.
Kendaraan yang digunakan pun haruslah kuat menanjak dan dalam kondisi prima, serta disarankan menggunakan motor gigi. Itu karena jalur ini rawan rem blong bagi motor matik saat perjalanan turun yang curam.
Jika ingin aman, selain naik motor gigi, wisatawan juga bisa memilih untuk berjalan kaki mendaki sekitar 1,5 kilometer dari sebelum jalan menanjak di perbukitan.
Baca juga: Sejarah Kereta Api Wonogiri-Baturetno, Kini Tinggal Kenangan
Adapun saat saya berkunjung, belum ada loket. Saya pun tidak dipungut biaya apa pun, baik untuk parkir atau tiket masuk.
Tag: #bukit #kraguman #spot #lautan #awan #wonogiri #yang #cuma #perlu #jalan #kaki #menit