Suporter Timnas Indonesia Bikin Kaki Gemetar, Jantung Deg-degan, Pemain Iran: Ini Final Terberat!
Akui Suporter Timnas Indonesia Bikin Kaki Gemetar, Pemain Iran: Ini Final Terberat! [Instagram @timnasfutsal]
20:06
9 Februari 2026

Suporter Timnas Indonesia Bikin Kaki Gemetar, Jantung Deg-degan, Pemain Iran: Ini Final Terberat!

Baca 10 detik
  • Timnas Futsal Iran menjuarai Piala Asia Futsal 2026 setelah mengalahkan Indonesia melalui adu penalti di Indonesia Arena.
  • Pertandingan normal berakhir imbang 5-5, di mana Indonesia sempat memimpin dua kali atas Iran.
  • Pemain Iran mengakui final sangat sulit karena tekanan luar biasa dari sekitar 17 ribu suporter tuan rumah.

Timnas Futsal Iran sukses meraih gelar Piala Asia Futsal 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas Timnas Indonesia di Indonesia Arena.

Iran meraih gelar setelah menang adu penalti setelah di waktu normal dipaksa pontang panting melawan perjuangan Samuel Eko dkk.

Di waktu normal, kedua tim bermain imbang 5-5. Timnas Futsal Indonesia bahkan dua kali mampu unggul atas Iran.

Pemain timnas Iran, Saeid Ahmadabbasi, menyebut gelar juara sudah menjadi identitas futsal Iran.

Namun, ia mengakui laga final berjalan jauh dari kata mudah. Dukungan dari suporter Garuda di Indonesia Arena membuat kaki mereka gemetar.

“Seperti biasanya, Iran kembali juara. Final terasa berat karena atmosfer arena dan kondisi kami sendiri. Kami tidak tampil sesuai ekspektasi, tetapi sebagai Iran, kami mampu bangkit,” ujarnya dilansir dari Sahebkhabar.

Sementara itu, pemain Iran lainnya, Salar Aghapour menyoroti peran pengalaman dan sejarah panjang Iran di futsal Asia.

Bermain di hadapan sekitar 17 ribu penonton, ia mengakui tekanan terasa luar biasa.

“Rekor 13 kali juara memberi kami kepercayaan diri untuk bangkit. Indonesia tidak punya apa-apa untuk kehilangan, sementara kami bermain untuk harga diri dan bendera negara,” katanya.

Sementara itu, Moslem Oladghobad menilai futsal Asia terus berkembang pesat. Menurutnya, tim-tim seperti Uzbekistan dan Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan.

“Semua pertandingan berjalan ketat. Kami perlu lebih banyak laga uji coba berkualitas agar bisa menjaga level,” jelasnya.

Pemain lainnya, Behrouz Azimi, menyebut final di Indonesia Arena sebagai salah satu pertandingan tersulit dalam hidupnya.

“Lebih dari 16.500 penonton hadir. Banyak hal terjadi, tapi kami mampu kembali ke permainan. Kondisinya benar-benar berbeda kali ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Mehdi Mehdikhani, yang menjalani turnamen Asia pertamanya bersama timnas.

“Tekanan penonton sangat memengaruhi jalannya laga. Namun kami terus percaya sampai detik terakhir. Kepercayaan pelatih sangat berarti bagi saya,” katanya.

Kontributor: Adam Ali

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #suporter #timnas #indonesia #bikin #kaki #gemetar #jantung #degan #pemain #iran #final #terberat

KOMENTAR