AHY: Politik Itu Kejam, Reputasi Puluhan Tahun Bisa Dihabisi Lawan Dalam Sesaat
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
21:38
9 Februari 2026

AHY: Politik Itu Kejam, Reputasi Puluhan Tahun Bisa Dihabisi Lawan Dalam Sesaat

- Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut politik itu kejam karena bisa menghancurkan reputasi seseorang yang telah dibangun puluhan tahun.

Di depan para kadernya, AHY mengatakan bahwa politik kebohongan dan politik fitnah pada akhirnya akan memecah belah sesama anak bangsa.

"Politik kebohongan, politik fitnah, politik yang juga pada akhirnya memecah belah sesama anak bangsa, pembunuhan karakter. Habis kita dalam sesaat, reputasi yang dibangun puluhan tahun bisa dihabisi oleh lawan politik. Kejam politik itu," kata AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

Ia lalu mengingatkan kadernya agar tidak terpengaruh dengan disinformasi dan misinformasi yang menyebar luas di era yang serba digital ini.

Baca juga: AHY Sebut Merry Riana Siap Jadi Jurkam Usai Gabung Demokrat

"Kita tidak mudah membedakan mana berita benar, mana berita palsu, mana hoaks, mana fake news, mana yang memang benar-benar terjadi, karena memang era ini juga meniscayakan tsunami informasi mengisi ruang-ruang publik," kata dia.

AHY melanjutkan, fenomena ini disebut post-truth politics yang tidak bisa dihindari oleh setiap partai politik, termasuk Demokrat.

Sebab itu dia meminta para kader untuk terus melakukan refleksi agar tidak mudah terpecah belah akibat politik fitnah.

"Ini adalah realitas yang suka tidak suka, bukan hanya harus kita hadapi, tetapi mari kita terus mencari solusi yang terbaik agar bangsa ini tidak mudah terpecah belah akibat post-truth politics atau politik fitnah tadi," tegasnya.

Ia juga mewanti-wanti kadernya untuk menghindari politik identitas yang dapat mengeksploitasi perbedaan di tengah keberagaman Indonesia.

Baca juga: Motivator Merry Riana Gabung ke Partai Demokrat, Terima KTA dari AHY

"Berbagai agama yang diakui, belum lagi aliran kepercayaan dan keyakinan. Belum lagi bicara suku, etnis, ras. Semua itu menjadi keberkahan karena perbedaan adalah sesuatu karunia, tapi sekaligus menyimpan kerentanan," ucal dia.

AHY berharap kadernya tidak lengah karena Demokrat selama ini selalu menolak politik identitas yang berisiko memecah belah bangsa.

Tag:  #politik #kejam #reputasi #puluhan #tahun #bisa #dihabisi #lawan #dalam #sesaat

KOMENTAR