Beredar Ilmuwan Rusia Temukan Vaksin Enteromix yang Sembuhkan Kanker, Bagaimana Faktanya?
Ilustrasi uji klinis vaksin.( Dery Ridwansah/ JawaPos.com).
17:55
9 Februari 2026

Beredar Ilmuwan Rusia Temukan Vaksin Enteromix yang Sembuhkan Kanker, Bagaimana Faktanya?

 

- Kabar soal ilmuwan Rusia yang disebut telah menemukan vaksin bernama Enteromix yang diklaim mampu menyembuhkan kanker ramai beredar di media sosial. Klaim tersebut bahkan menyebut vaksin ini siap digunakan.

"Rusia telah mengumumkan bahwa vaksin kanker barunva, Enteromix telah menunjukkan keberhasilan 100% dalam uji klinis dan sekarang siap untuk digunakan secara klinis," tulis akun X @Kekius_Sage.

Namun, benarkah Enteromix sudah terbukti menyembuhkan kanker dan siap digunakan secara luas?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam subspesialis Hematologi-Onkologi, Prof. Dr. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD, KHOM, menerangkan, Enteromix sejatinya masih berada pada tahap penelitian awal. Vaksin ini merupakan hasil riset eksperimental yang dikembangkan oleh Federal Medical and Biological Agency (FMBA) Rusia dan hingga kini belum mendapat persetujuan resmi untuk digunakan pada manusia, baik di Rusia maupun secara global.

Secara definisi, Prof. Zubairi menerangkan bahwa enteromics adalah vaksin berbasis onkolitik mRNA yang dirancang untuk menyerang sel kanker. Mekanismenya menggunakan kombinasi virus non-patogen—virus yang tidak menyebabkan penyakit—yang berfungsi menghancurkan sel kanker sekaligus mengaktifkan sistem kekebalan tubuh pasien.

Hingga tahun 2025, penelitian Enteromix baru menyelesaikan tahap preklinik, yakni uji coba pada hewan. Dalam riset tersebut, para peneliti melaporkan pengurangan tumor hingga 100 persen pada sekitar 60–80 persen hewan percobaan. Meski hasil ini terdengar menjanjikan, temuan tersebut belum bisa dijadikan bukti efektivitas pada manusia.

Vaksin ini dirancang untuk menangani kanker padat, seperti kanker kolorektal atau usus besar, kanker paru-paru, kanker payudara, hingga kanker pankreas. Namun uji klinik pada manusia baru mulai dilakukan pada periode akhir 2024 hingga 2025 dan masih berada pada fase sangat awal.

Dari sisi regulasi, hingga September 2025 persetujuan penggunaan Enteromix di Rusia masih berstatus pending dan menunggu keputusan dari Kementerian Kesehatan Rusia. Artinya, vaksin ini belum dinyatakan layak digunakan secara resmi bahkan di negara asalnya.

Sementara itu, di tingkat internasional, Enteromix juga belum mendapatkan pengakuan. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) belum memberikan persetujuan apa pun, begitu pula Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang menyatakan vaksin tersebut belum dievaluasi.

Prof. Zubairi menegaskan bahwa klaim yang menyebut Enteromix sebagai obat penyembuh kanker saat ini masih terlalu berlebihan.

“Jadi Enteromex ini belum teruji secara ilmiah bermanfaat untuk kanker. Jadi sekarang ini masih penelitian awal,” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (9/2).

Ia menerangkan bahwa dalam pengembangan obat atau vaksin, ada tahapan panjang yang harus dilalui, mulai dari penelitian laboratorium, uji pada hewan, uji klinik manusia fase 1, 2, dan 3, hingga akhirnya disetujui oleh otoritas kesehatan seperti BPOM, FDA, atau kementerian kesehatan setempat.

Dengan demikian, klaim bahwa Enteromix siap digunakan untuk menyembuhkan kanker belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Hingga kini, vaksin tersebut masih berada pada tahap penelitian awal dan belum dapat digunakan sebagai terapi kanker yang sah.

 

Editor: Kuswandi

Tag:  #beredar #ilmuwan #rusia #temukan #vaksin #enteromix #yang #sembuhkan #kanker #bagaimana #faktanya

KOMENTAR