Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
Ilustrasi Smartwatch
19:43
9 Februari 2026

Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch

Baca 10 detik
  • BCA meluncurkan layanan MyBCA di smartwatch sejak November, telah digunakan sekitar 90.000 nasabah.
  • Fitur MyBCA smartwatch meliputi cek saldo, mutasi, tarik tunai tanpa kartu, dan transaksi QRIS.
  • Fitur Pocket Rupiah BCA sejak Desember 2025 telah dipakai 40.000 nasabah dengan 70.000 kantong dana.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menggenjot inovasi digital dalam layanan perbankan. Salah satunya, layanan perbankan yang bisa diakses lewat smartwatch.

SVP Transaction Banking Product Development BCA, Fera Agustina, mengatakan kehadiran layanan yang dinamakan MyBCA on smartwatch telah digunakan sekitar 90.000 nasabah.

"Kita launching MyBCA on smartwatch sekitar bulan November. So far sih dari beberapa bulan kita launch, dari bulan November, minat masyarakat cukup bagus ya," ujarnya seperti dikutip, Senin (9/2/2026).

MyBCA [BCA] PerbesarMyBCA [BCA]

Fera menjelaskan, MyBCA yang sebelumnya hanya dapat diakses melalui ponsel kini diperluas ke perangkat smartwatch agar nasabah bisa bertransaksi dengan lebih mudah di berbagai kondisi.

"Tadinya hanya ada di smartphone, (kini) dihadirkan di smartwatch. Karena memang kita berusaha menjawab kebutuhan masyarakat saat ini," tuturnya.

Dari sisi fitur, MyBCA smartwatch tidak hanya menyediakan layanan nonfinansial. Nasabah juga dapat melakukan berbagai transaksi finansial, mulai dari cek saldo, melihat mutasi rekening, tarik tunai tanpa kartu, hingga bertransaksi menggunakan QRIS langsung dari perangkat wearable.

Selain itu, BCA juga mencatat pertumbuhan positif pada penggunaan Pocket Rupiah sebagai fitur pengelolaan keuangan. Sejak diluncurkan pada Desember 2025, Pocket Rupiah telah digunakan sekitar 40.000 nasabah dengan total pembukaan mencapai 70.000 kantong dana.

"Dari bulan Desember sampai dengan saat ini, baru kan mungkin sekitar satu bulan lebih ya, itu penggunanya kita sudah sekitar 40.000 orang yang buka pocket, tapi jumlah pocket-nya sendiri lumayan sekitar 70.000," ungkap Fera.

Menurut Fera, Pocket Rupiah hadir seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan yang lebih disiplin. Untuk mendukung komitmen menabung, BCA melengkapi fitur ini dengan Money Lock yang memungkinkan dana dikunci.

"Pocket-nya itu atau kantongnya itu dikunci. Kalau sudah dikunci, dananya tidak bisa dikeluarkan," jelasnya.

Menariknya, mekanisme pembukaan kunci dana dibuat tidak instan. Nasabah harus mendatangi ATM atau kantor cabang BCA jika ingin membuka kembali dana yang telah dikunci.

"Kalau dia buka, dia harus pergi ke ATM kita atau ke cabang BCA kita. Berarti memang secara dari sisi BCA membuat supaya lock ini agak susah, supaya orang-orang lebih komit lagi untuk menabung," pungkas Fera.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #layanan #perbankan #kini #bisa #diakses #lewat #smartwatch

KOMENTAR