Diva Siregar Kecelakaan di Tol Jagorawi, Kenali Bahaya Microsleep yang Sering Tak Disadari
Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil sedan terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Bogor, tepatnya di Km 24, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026) sore. Kecelakaan yang dialami Diva Siregar membuka mata tentang bahaya microsleep, tidur singkat yang kerap tak disadari saat mengemudi.(Dok. Tangkapan Layar Video)
16:06
9 Februari 2026

Diva Siregar Kecelakaan di Tol Jagorawi, Kenali Bahaya Microsleep yang Sering Tak Disadari

Kecelakaan yang dialami artis Diva Mara Hefri Siregar di Tol Jagorawi menyoroti bahaya microsleep saat mengemudi.

Mobil yang dikendarainya terbalik setelah menabrak pembatas jalan dan kembali tertabrak truk dari arah belakang, diduga akibat pengemudi mengalami microsleep.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa tidur sesaat yang kerap tidak disadari dapat berujung pada kecelakaan serius di jalan raya.

Baca juga: Microsleep Bisa Membahayakan Nyawa, Begini Cara Mengatasinya

Kronologi kecelakaan Diva Siregar

Diberitakan Kompas.com pada Minggu (8/2/2026), kecelakaan terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Bogor, tepatnya di Km 24, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (7/2/2026) sore.

Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menjelaskan mobil Honda City yang dikemudikan Diva melaju dari arah Jakarta di lajur dua.

“Pengemudi mengantuk atau mengalami microsleep sehingga kendaraan menabrak pembatas jalan,” ujar Ares saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (8/2/2026).

Benturan tersebut membuat mobil terbalik dengan keempat roda berada di atas badan jalan, lalu ditabrak truk boks yang melaju dari arah belakang.

Diva Siregar dan satu penumpang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke RS Annisa Cibinong, tanpa korban meninggal dunia.

Baca juga: Mengenali Apa itu Microsleep saat Berkendara, Tanda, Bahayanya

Apa itu microsleep?

Ilustrasi apa itu microsleep. Kecelakaan yang dialami Diva Siregar membuka mata tentang bahaya microsleep, tidur singkat yang kerap tak disadari saat mengemudi. Ilustrasi apa itu microsleep. Kecelakaan yang dialami Diva Siregar membuka mata tentang bahaya microsleep, tidur singkat yang kerap tak disadari saat mengemudi.

Mengutip ulasan kesehatan dari WebMD, microsleep adalah episode tidur sangat singkat yang berlangsung kurang dari 30 detik dan sering kali tidak disadari oleh penderitanya.

Dalam kondisi ini, otak dapat berpindah cepat antara keadaan terjaga dan tertidur hanya dalam hitungan detik, namun dampaknya bisa sangat berbahaya jika terjadi saat mengemudi.

WebMD mencatat, seseorang bisa mengalami microsleep meskipun merasa masih terjaga dan mampu berkonsentrasi.

Baca juga: Cara Mencegah Microsleep Saat Mudik Lebaran agar Perjalanan Aman

Tanda-tanda microsleep yang sering tidak disadari

Terdapat sejumlah tanda microsleep yang kerap diabaikan, antara lain:

  • Kepala tiba-tiba terangguk atau tersentak
  • Berkedip berlebihan atau sering menguap
  • Tidak menyadari kejadian beberapa detik sebelumnya
  • Sulit memproses informasi sederhana

Saat berkendara, tanda-tanda ini dapat muncul tanpa disadari dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Mengapa microsleep berbahaya saat mengemudi?

Berdasarkan laporan WebMD, microsleep sangat berisiko karena jeda beberapa detik saja sudah cukup untuk membuat kendaraan melaju tanpa kendali.

Jika seseorang tertidur selama tiga detik saat melaju dengan kecepatan tinggi, kendaraan dapat bergerak puluhan meter tanpa arah yang jelas.

Bahkan, disebutkan bahwa tidur dua hingga empat detik saja sudah cukup membuat kendaraan keluar jalur.

Profesor David Dinges dari University of Pennsylvania, yang dikutip dari BBC, menjelaskan bahwa microsleep kerap terjadi pada orang yang kurang tidur kronis, meski mereka merasa masih cukup bugar.

Baca juga: Ini yang Terjadi pada Otak Saat Seseorang Mengalami Microsleep

Kurang tidur jadi pemicu utama

Mengutip WebMD, kurang tidur menjadi penyebab utama microsleep. Bahkan, satu malam tidur kurang dari empat jam dapat meningkatkan risiko episode tidur singkat keesokan harinya.

Kondisi monoton seperti berkendara jarak jauh di jalan tol juga membuat microsleep lebih mudah terjadi.

Kasus kecelakaan Diva Siregar menjadi pengingat bahwa microsleep bukan sekadar rasa kantuk biasa.

Tidur sesaat yang tidak disadari dapat membawa konsekuensi serius, terutama saat mengemudi.

Memahami tanda awal kelelahan dan memastikan waktu istirahat yang cukup menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Tag:  #diva #siregar #kecelakaan #jagorawi #kenali #bahaya #microsleep #yang #sering #disadari

KOMENTAR