Respons PSSI Terkait Sanksi AFC Imbas Pelanggaran di Piala Asia Futsal
Exco PSSI Arya Sinulingga saat menghadiri Pameran foto dan peluncuran buku 90' & Beyond yang berlangsung di Mal Sarinah, Jakarta, pada 24?29 Agustus 2025, sebagai bagian dari rangkaian menuju PSSI Awards.(Dokumentasi PFI jakarta)
17:52
9 Februari 2026

Respons PSSI Terkait Sanksi AFC Imbas Pelanggaran di Piala Asia Futsal

Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, membenarkan adanya sanksi yang dijatuhkan AFC kepada PSSI lantaran terjadi pelanggaran selama penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026.

Indonesia melalui Federasi Futsal Indonesia (FFI) baru saja selesai menyelenggarakan Piala Asia Futsal 2026 di mana Timnas Futsal Indonesia mencetak sejarah baru dengan menjadi finalis untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal.

Pada partai final, Timnas Futsal Iran mengubur mimpi Indonesia untuk juara pertama kalinya di rumah sendiri.

Skuad Garuda kalah 5-4 lewat adu penalti setelah bermain imbang 5-5 selama 50 menit dalam duel di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Kendati gagal menjadi kampiun, namun pencapaian ini dirasa sangat positif lantaran Indonesia sejatinya bisa mengimbangi Iran hingga babak tos-tosan.

Baca juga: Jurnalis Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Harus Tahu Tempat!

Sayangnya, di balik euforia kesuksesan Timnas Futsal Indonesia, muncul kabar buruk dari AFC kepada PSSI selaku organisasi yang membawahi FFI.

Dua Momen Pelanggaran

Pasalnya, AFC menjatuhkan sanksi akibat adanya pelanggaran yang dilakukan selama penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026.

Dua momen pelanggaran terjadi di laga Indonesia vs Korea Selatan dan Iran vs Afganistan.

PSSI dianggap melanggar Pasal 65 tentang tanggung jawab atas perilaku penonton dan Pasal 64 terkait penyelenggaraan pertandingan.

Pada pelanggaran di laga Indonesia vs Korea Selatan, PSSI dijatuhi denda total 11 ribu Dolar AS atau setara Rp185 juta.

Baca juga: Eks Liverpool: Bruno Fernandes Gelandang Serang Terbaik di Eropa

Sementara, pelanggaran kedua terjadi pada laga terakhir Grup D antara Iran kontra Afganistan.

Di laga tersebut, AFC menjatuhkan sanksi denda sebesar 3 ribu Dolar AS atau sebesar Rp50 juta.

Berarti, PSSI total dikenakan denda sebesar 14 ribu Dolar AS atau setara Rp235 juta.

PSSI juga harus membayarkan denda tersebut maksimal 30 hari setelah tanggal keputusan tersebut diterbitkan.

Respons PSSI

Menyoal sanksi denda tersebut, Arya Sinulingga mengatakan pihaknya menerima hukuman tersebut dan tak akan mengajukan banding.

Baca juga: Jurnalis Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Harus Tahu Tempat!

"Ya diterima. Diterima dari AFC. Ya. Paling enggak supaya tahu itu, kan yang kena ya PSSI dendanya," kata Arya kepada awak media ketika ditemui di GBK Arena, Jakarta, Senin (9/2/2026).

"Netizen kan banyak yang enggak mengerti kalau futsal itu di bawah PSSI."

"(Soal banding) enggak lah. Ya sudah, kita terima saja," jelasnya.

Jadi Bahan Literasi

Bagi Arya, sanksi ini sekaligus memberi dampak positif sebagai bahan literasi kepada masyarakat yang belum tahu bahwa futsal itu sebenarnya masih berada di bawah PSSI meski memiliki kepengurusan tersendiri.

"Makanya perlu ada literasi bola gitu. Literasi-literasi sepak bola. Bahwa yang namanya futsal itu di bawahnya PSSI," ucap Arya.

"Pembiayaan saja kita biayai kok. Futsal yang kemarin (Piala Asia) kan kita biayai, besar lho itu," terang dia

Tag:  #respons #pssi #terkait #sanksi #imbas #pelanggaran #piala #asia #futsal

KOMENTAR