BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
- Perum Perhutani mendistribusikan madu dan minyak kayu putih sebagai produk andalan untuk pemulihan pascabencana di Sibolga dan Tapanuli Tengah.
- Bantuan spesifik di Sibolga mencakup 5.000 botol minyak kayu putih dan 480 botol madu disalurkan melalui Pemkot setempat.
- Penyaluran ini merupakan kolaborasi BUMN dan Pemda.
Perum Perhutani mengerahkan produk andalannya untuk pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra. Salah satunya, mendistribusikan madu dan minyak kayu putih kepada masyarakat terdampak bencana di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Produk Madu dan Minyak Kayu Putih dipilih karena merupakan produk unggulan Perhutani yang memiliki manfaat kesehatan, terutama untuk membantu menjaga daya tahan tubuh masyarakat dalam masa pemulihan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perum Perhutani, Natalas Anis Harjanto, penyaluran produk unggulan ini sebagai wujud nyata kolaborasi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana.
PerbesarFoto udara kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang pascabanjir di Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (23/1/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/bar]"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami untuk ikut meringankan beban masyarakat terdampak, melalui pemanfaatan produk andalan Perhutani yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan sehari-hari," ujarnya seperti dikutip, Senin (9/2/2026).
Untuk masyarakat terdampak di Kota Sibolga, Perum Perhutani menyalurkan Minyak Kayu Putih sebanyak 50 dus atau setara 5.000 botol, serta Madu Klengkeng, Madu Bunga Liar, dan Madu Randu sebanyak 40 dus dengan total 480 botol. Seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kota Sibolga.
Sementara itu, Kabupaten Tapanuli Tengah menerima bantuan dalam jumlah lebih besar, yakni Minyak Kayu Putih sebanyak 200 dus atau 20.000 botol, serta Madu Klengkeng, Madu Bunga Liar, dan Madu Randu sebanyak 156 dus dengan total 1.872 botol.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.
Melalui kolaborasi ini, Perum Perhutani menegaskan perannya tidak hanya sebagai pengelola sumber daya hutan negara, tetapi juga sebagai BUMN yang memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir bersama pemerintah daerah dalam mendukung pemulihan dan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan arahan Badan Pengelola BUMN dalam percepatan penanganan pascabencana di berbagai wilayah Indonesia.
Tag: #bumn #kerahkan #produk #unggulan #untuk #pemulihan #pascabencana #banjir #sumatera