KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
Ilustrasi Mayat. (unsplash/john hendrick)
22:20
8 Februari 2026

KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas

Baca 10 detik
  • KBRI Singapura memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga WNI korban kecelakaan yang terjadi pada Jumat (6/2) pagi.
  • Seorang anak WNI bernama Sheyna Lashira meninggal dunia, sementara ibunya masih dirawat intensif di Singapura.
  • KBRI berkoordinasi dengan otoritas setempat; jenazah korban telah dipulangkan ke TPU Tanah Kusir, Jakarta, Minggu pagi.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura memastikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat berwisata di Singapura. Pendampingan dilakukan sejak insiden terjadi hingga seluruh proses penanganan rampung.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (6/2) pagi dan menyebabkan seorang anak WNI, Sheyna Lashira (6), meninggal dunia.

“KBRI Singapura telah menghubungi keluarga korban dan bertemu dengan ayah korban, serta mendatangi rumah sakit tempat korban berada untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan,” kata Heni, menjawab pertanyaan ANTARA di Jakarta, Minggu.

Menurut Heni, KBRI Singapura juga langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan seluruh prosedur administratif berjalan sesuai ketentuan, khususnya terkait pengurusan pemulangan jenazah korban anak ke Indonesia.

Ia memastikan jenazah Sheyna Lashira telah tiba di Tanah Air pada Minggu pagi pukul 06.50 WIB dan selanjutnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta.

Sementara itu, ibu korban, Raisha Anindra (31), hingga kini masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Singapura akibat luka yang dideritanya dalam kecelakaan tersebut.

“KBRI Singapura akan senantiasa berkoordinasi erat, baik dengan pihak otoritas setempat dan keluarga korban kecelakaan, untuk memantau perkembangan penanganan dan memberikan pendampingan yang diperlukan,” ucap Heni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi di kawasan Kuil Relik Gigi Budha, Chinatown, Singapura. Saat kejadian, korban yang merupakan ibu dan anak dilaporkan tertabrak sebuah mobil yang keluar dari area parkir, sementara sang ayah tidak terdampak tabrakan.

Terkait pengemudi kendaraan, Heni menyatakan pihaknya telah memperoleh informasi bahwa sopir mobil tersebut, seorang perempuan warga negara asing di Singapura, telah diamankan oleh aparat kepolisian setempat untuk proses hukum lebih lanjut.

Editor: Bella

Tag:  #kbri #singapura #pastikan #pendampingan #penuh #keluarga #korban #kecelakaan #hingga #tuntas

KOMENTAR