Harta Elon Musk Tembus Rp 14.000 Triliun, Ini 3 Hal yang Hanya Ia Sendiri Bisa Lakukan
Elon Musk meramalkan humanoid akan lebih banyak jumlahnya dibanding manusia, saat berbicara di forum diskusi World Economic Forum yang digelar di Davos, Swiss, akhir Januari 2026.(Euronews)
19:06
8 Februari 2026

Harta Elon Musk Tembus Rp 14.000 Triliun, Ini 3 Hal yang Hanya Ia Sendiri Bisa Lakukan

- Elon Musk kembali mencetak rekor, jadi orang pertama di dunia dengan kekayaan lebih dari 800 miliar dollar AS, atau setara Rp 14.000 triliun.

Ini terjadi tak lama setelah perusahaan roket milik Musk, SpaceX, mengakuisisi perusahaan kecerdasan buatan dan media sosial yang juga ia dirikan, xAI.

Akuisisi ini bukan sekadar transaksi bisnis. Langkah tersebut menegaskan posisi Musk sebagai satu-satunya tokoh teknologi modern yang mampu menggabungkan roket, AI, dan media sosial ke dalam satu sistem raksasa, di bawah kendali satu orang.

Saking berpengaruhnya, Elon Musk pernah dinobatkan sebagai Person of The Year 2021 dari majalah Time. Predikat ini disematkan pada Musk karena dinilai memiliki sumbangsih yang besar terhadap pengembangan teknologi untuk bumi dan luar angkasa.

Baca juga: Punya Harta Rp 14.000 Triliun, Elon Musk Singgung Uang Tak Bisa Beli Kebahagiaan

Selain itu, Musk juga bisa dikatakan sebagai pengusaha dan investor yang sukses. Kiprahnya dalam mengembangkan berbagai perusahaan besar, membuat nama Musk melejit bahkan bisa dibilang jadi "top of mind" tokoh teknologi masa kini di masyarakat global.

KompasTekno merangkum setidaknya 3 hal yang sejauh ini, hanya Elon Musk yang bisa melakukannya.

1. Gabungkan roket, media sosial, dan AIIlustrasi SpaceX akuisisi xAI.Ist Ilustrasi SpaceX akuisisi xAI.

Awal Februari 2026 ini, perusahaan roket milik Elon Musk, SpaceX, mengakuisisi perusahaan AI yang juga ia dirikan sendiri, yaitu xAI.

Sebelumnya, xAI juga telah lebih dulu digabungkan dengan X (sebelumnya Twitter), platform media sosial yang dibeli Musk pada 2022.

Dengan struktur ini, Musk menyatukan:

  • teknologi roket dan satelit SpaceX
  • jaringan internet global Starlink
  • kecerdasan buatan xAI
  • platform media sosial X

Pria kelahiran Pretoria, Afrika Selatan ini menyebut, penggabungan SpaceX dan xAI ini sebagai langkah strategis sebagai fondasi ekosistem teknologi paling terintegrasi di Bumi dan luar angkasa.

Baca juga: Elon Musk dan Sam Altman Twitwar, Saling Serang di X

Setelah bergabung, SpaceX dan xAI akan membentuk mesin inovasi vertikal, mulai dari AI, roket, internet berbasis satelit, hingga komunikasi langsung ke perangkat seluler.

Musk menyebut integrasi ini penting untuk membangun pusat data AI berbasis luar angkasa. Ini didorong oleh kebutuhan listrik global untuk mengoperasikan AI terus melonjak dan tak lagi realistis jika hanya mengandalkan solusi di Bumi.

Tidak ada miliarder atau CEO teknologi lain yang secara bersamaan memiliki perusahaan roket, AI, dan media sosial, lalu menggabungkannya dalam satu entitas.

Berdasarkan perhitungan Forbes, entitas gabungan SpaceX dan xAI kini memiliki valuasi sekitar 1,25 triliun dollar AS.

Lonjakan ini membuat kekayaan Musk bertambah sekitar 84 miliar dollar AS, sehingga total kekayaannya diperkirakan mencapai 852 miliar dollar AS (sekitar Rp 14.314 triliun).

Forbes mencatat, Musk menguasai sekitar 43 persen saham perusahaan gabungan SpaceX dan xAI, yang kini menjadi aset paling bernilai dalam portofolio kekayaannya.

2. Mengelola 5 perusahaan miliaran dollar AS sekaligus

Ilustrasi perusahaan miliaran dollar AS Elon Musk.The Information Ilustrasi perusahaan miliaran dollar AS Elon Musk.

Saat ini, Musk tercatat aktif mengendalikan setidaknya lima perusahaan besar, baik publik atau swasta, lintas sektor. Tak cuman itu, keenamnya juga kompak bernilai miliaran bahkan triliunan dollar AS.

Berikut daftar valuasi lima perusahaan Musk berdasarkan data Crunchbase dan Companies Market Cap:

  • Perusahaan mobil listrik Tesla dengan valuasi 1,523 triliun dollar AS (sekitar Rp 25.670,9 triliun)
  • Perusahaan dirgantara SpaceX dengan valuasi 800 miliar dollar AS (sekitar Rp 13.484,4 triliun)
  • Perusahaan AI-media sosial xAI dengan valuasi 230 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.876,7 triliun)
  • Perusahaan neuroteknologi Neuralink dengan valuasi 10 miliar dollar AS (sekitar Rp 168,5 triliun)
  • Perusahaan infrastruktur dan konstruksi terowongan The Boring Company dengan valuasi 7 miliar dollar AS (sekitar Rp 117,9 triliun)

Bagi banyak eksekutif, mengelola satu perusahaan publik saja sudah dianggap tugas seumur hidup. Musk melakukannya di lima perusahaan bernilai miliaran hingga triliunan dollar AS secara bersamaan.

3. Agresif mendorong implan otak

Perbedaan chip BMI Neuralink tahun lalu yang dipasang di dekat telinga (kiri) dan perangkat terbaru yang disejajarkan dengan tengkorak (kanan).Neuralink via The Verge Perbedaan chip BMI Neuralink tahun lalu yang dipasang di dekat telinga (kiri) dan perangkat terbaru yang disejajarkan dengan tengkorak (kanan).

Neuralink sendiri merupakan perusahaan rintisan (startup) yang berfokus pada pengembangan teknologi antarmuka otak-komputer atau brain-computer interface (BCI) bernama "the Link".

Sederhananya, lewat Neuralink, Musk mengembangkan implan otak yang memungkinkan pasien dengan gangguan saraf untuk mengendalikan komputer, mengetik, dan berinteraksi dengan perangkat digital hanya dengan pikiran.

Meski riset antarmuka otak dan komputer telah lama dikembangkan akademisi, Neuralink menjadi salah satu yang paling agresif mendorong teknologi ini ke tahap uji manusia secara komersial.

Baca juga: Elon Musk Akan Produksi Massal Chip Otak Neuralink

Neuralink sudah mulai menguji teknologi chip otak tersebut kepada beberapa pasien. Terbaru, pada September 2025, sudah ada 12 orang di seluruh dunia yang telah menerima implan chip otak dan menggunakannya secara aktif.

Salah satu pasien manusia pertama yang menjalani implan otak Neuralink milik Elon Musk yaitu Noland Arbaugh (30), seorang penyandang kelumpuhan total atau quadriplegia.

Dalam wawancaranya dengan outlet media Business Insider, Arbaugh mengatakan bahwa implan Neuralink membantunya bisa memperoleh kembali "kendali" dan rasa kemandirian yang sempat hilang setelah mengalami kelumpuhan.

Pada awal 2026 ini, Musk juga menyebut bahwa Neuralink akan mulai memproduksi massal (high-volume production) perangkat brain-computer interface (BCI) mereka.

Meski tidak menyebut angka pasti, rencana produksi massal ini menguatkan target Musk sebelumnya. Ia pernah menyatakan bahwa Neuralink menargetkan 1.000 pasien atau lebih pada 2026.

Itu dia tiga hal yang cuma Elon Musk yang bisa melakukannya, setidaknya untuk saat ini.

Tag:  #harta #elon #musk #tembus #14000 #triliun #yang #hanya #sendiri #bisa #lakukan

KOMENTAR