Pengalaman Mencoba Vending Machine Obat di Jakarta, Bisa Konsultasi Apoteker Gratis
— Di antara deretan ruang kreatif dan tenant kuliner di M Bloc Space, Jakarta Selatan, sebuah vending machine tampak berbeda dari biasanya.
Bukan minuman ringan atau makanan ringan yang terpajang di balik kacanya, melainkan berbagai pilihan obat-obatan.
Rasa penasaran pun muncul, bagaimana cara membeli obat dari mesin otomatis, dan seberapa amankah prosesnya?
Baca juga: Evolusi Obat Alami, dari Pengetahuan Tradisional ke Pengobatan Modern
Kompas.com mencoba langsung pengalaman menggunakan vending machine obat milik ApoTech+, Sabtu (7/2/2026).
Dari luar, tampilannya menyerupai mesin penjual otomatis pada umumnya. Namun, begitu layar sentuh diaktifkan, pengunjung langsung dihadapkan pada dua pilihan layanan, yakni membeli obat atau menggunakan layanan telefarmasi.
Pengalaman unik mencoba vending mechine obat
Awal pengalaman, memilih layanan di layar sentuh
Pengalaman mencoba vending machine obat-obatan dari Apotech+ di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).
Saat memilih opsi telefarmasi, layar mesin langsung terhubung dengan apoteker berlisensi secara daring.
Tidak ada hitungan waktu mundur atau batas durasi konsultasi. Pengunjung bebas bertanya, mulai dari keluhan ringan hingga memastikan kecocokan obat yang biasa dikonsumsi.
Manager Retail ApoTech+, Harie Wijayanto menjelaskan, layanan ini memang dirancang agar mudah diakses siapa saja.
“Kami menyediakan layanan telefarmasi. Pengunjung bisa berkonsultasi dengan apoteker berlisensi kami melalui layar yang ada di vending mechine ini tanpa biaya konsultasi,” jelas Harie saat ditemui Kompas.com di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Harie, telefarmasi tersedia selama 24 jam. Namun, apoteker tidak berperan untuk mendiagnosis penyakit pasien.
Fokusnya adalah memberikan rekomendasi obat atau memastikan obat yang dikonsumsi sudah sesuai anjuran agar hasilnya maksimal.
Baca juga: Ilmuwan Kembangkan Bubble Bots, Mikrorobot untuk Mengirim Obat ke Titik Tumor
Proses aman untuk setiap jenis obat
Pengalaman mencoba vending machine obat-obatan dari Apotech+ di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).
Bagi pengunjung yang ingin membeli obat bebas, prosesnya relatif sederhana. Obat bisa langsung dipilih melalui layar.
Namun, jika pengunjung ragu menentukan pilihan, apoteker siap membantu memberi arahan.
Berbeda halnya dengan obat bebas terbatas atau obat yang ada lingkaran biru bergaris tepi hitam.
Untuk kategori ini, sistem tidak akan memproses pembelian tanpa persetujuan apoteker atau resep dokter.
Apabila pembeli sudah berobat ke dokter dan mendapatkan resep, maka resep obat tersebut bisa dipindai langsung melalui mesin untuk kemudian dievaluasi.
Tak hanya itu, pembeli juga akan diminta untuk memverifikasi KTP untuk memastikan kebenaran data dengan resep dari dokter.
Baca juga: Mana yang Lebih Efektif Redakan Batuk, Obat atau Madu dan Perasan Lemon?
Pengalaman mencoba vending machine obat-obatan dari Apotech+ di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).
“Kami akan minta resep untuk kategori obat bebas terbatas. Jadi meskipun vending machine, kami tidak membiarkan orang bebas membeli obat tertentu tanpa resep,” ujar Harie.
Langkah ini juga diterapkan sebagai bentuk perlindungan, termasuk agar anak-anak tidak bisa sembarangan membeli obat.
Jika diperlukan, apoteker akan memverifikasi kondisi pasien sebelum pembelian disetujui.
Dari pembayaran hingga obat siap diambil
Pengalaman mencoba vending machine obat-obatan dari Apotech+ di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).
Setelah konsultasi atau verifikasi resep selesai, pengunjung baru akan menerima invoice dan etiket obat.
Tahap pembayaran dilakukan secara non-tunai, dengan pilihan kartu debit atau QRIS, sehingga prosesnya terasa ringkas dan praktis.
Pengalaman tidak berhenti sampai di situ. Saat obat siap diambil, mesin menunjukkan cara pengambilan yang berbeda dari vending machine biasa. Obat tidak serta-merta dijatuhkan ke bagian bawah mesin.
Baca juga: Obat Anak Harus Jelas: Ini 5 Informasi Penting yang Wajib Ditanyakan ke Dokter
“Mesin kami juga dibantu dengan teknologi untuk mengambil obatnya. Beberapa obat yang kemasannya kaca itu berbahaya jika langsung didorong ke bawah produknya,” kata Harie.
Teknologi ini memastikan obat diambil dengan aman tanpa risiko pecah atau rusak.
Mesin diproduksi lokal dan hadir di ruang publik
Pengalaman mencoba vending machine obat-obatan dari Apotech+ di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).
Vending machine obat ini diproduksi sendiri oleh ApoTech+ di Bandung dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal.
Kehadirannya di ruang publik menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Bagi yang ingin mencoba, vending machine ApoTech+ dapat ditemukan di M Bloc Space, Jakarta Selatan, pada 6–8 Februari 2026. Selanjutnya, mesin ini juga akan hadir di Antasari Place pada 14–15 Februari 2026.
Baca juga: 85 Persen Obat yang Digunakan Masyarakat adalah Obat Generik
Tag: #pengalaman #mencoba #vending #machine #obat #jakarta #bisa #konsultasi #apoteker #gratis