Masa Depan Hansi Flick di Barcelona: Dicintai Pemain, tapi Bisa Hengkang jika Joan Laporta Kalah
Klub Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, tengah menikmati periode stabilitas dan performa yang mengesankan di bawah asuhan Hansi Flick.
Hansi Flick dianggap sebagai dalang utama di balik kebangkitan Barcelona yang kini tampil jauh lebih konsisten dibandingkan musim lalu, meskipun sempat mengalami satu kekalahan kontroversial pasca-insiden di Stamford Bridge pada ajang Liga Champions.
Kehadiran Hansi Flick tidak hanya membawa dampak teknis di lapangan, tetapi juga menciptakan ikatan emosional yang kuat di ruang ganti dalam mengarungi ketatnya kompetisi Liga Spanyol 2025-2026.
Para pemain menganggap suasana tim saat ini layaknya sebuah keluarga besar, sebuah kondisi yang diyakini menjadi kunci di balik rentetan hasil positif yang diraih Blaugrana.
???????? ????????????????????????????????????: The Barcelona’s players are extremely keen for Hansi Flick to renew his contract and they are ready to convince the manager to sign a contract renewal WAY BEYOND 2027.
They believe he is the best manager they could possible have in front of them. pic.twitter.com/KNxnxasPHZ
— The Touchline | ???? (@TouchlineX) February 8, 2026
Faktor Joan Laporta dan Pemilihan Presiden
Baca juga: Barcelona Resmi Mundur dari Proyek European Super League
Meski mendapatkan dukungan penuh dari para pemain yang mendesak agar kontraknya diperpanjang hingga melewati tahun 2027, masa depan Flick di Catalonia ternyata belum sepenuhnya aman.
Melansir dari Marca, kenyamanan Flick sangat bergantung pada keberadaan Joan Laporta dan Deco di jajaran manajemen.
Situasi politik klub menjelang pemilihan presiden menjadi faktor penentu. Hansi Flick dikabarkan mempertimbangkan untuk meninggalkan posisinya jika Laporta gagal terpilih kembali.
Meskipun kandidat lain seperti Victor Font secara terbuka menyatakan ingin mempertahankan sang pelatih, Flick belum memberikan jaminan akan bertahan jika terjadi pergantian kepemimpinan, bahkan berpotensi mundur sebelum kontraknya usai.
Maksimalkan Skuad yang Ada
Salah satu keunggulan utama Flick adalah kemampuannya memoles skuad tanpa banyak menuntut belanja pemain di tengah keterbatasan finansial klub.
Ia sukses mempersembahkan empat trofi dalam satu setengah musim dengan mengandalkan pemain warisan dan talenta muda La Masia.
Baca juga: Messi Cetak Gol ke Gawang Barcelona SC, Inter Miami Gagal Menang
Pelatih kelahiran Hedelberg pada 24 Februari 1965 itu membuktikan komitmennya sejak awal kedatangan.
Para pemain Barcelona mengangkat trofi Piala Super Spanyol usai menang 3-2 atas Real Madrid. Pertandingan final Piala Super Spanyol 2025 Barcelona vs Real Madrid bergulir di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan informasi dari Adrian Sanchez kepada Barca Universal, Flick sempat melontarkan janji tegas kepada Deco saat pertama kali tiba.
“Saya akan menjadikan tim ini juara dengan skuad yang sama ini,” kata Hansi Flick dikutip dari Barca Universal.
Ucapan tersebut terbukti bukan isapan jempol belaka. Flick merasa puas dengan komposisi skuad Barcelona saat ini dan hanya memberikan ide serta opini tanpa menuntut pembelian bintang baru.
Tujuh Pemain Tak Tersentuh
Dalam meracik strategi untuk bersaing di LaLiga dan kompetisi Eropa, pelatih berusia 60 tahun itu memiliki tujuh pilar utama yang dianggap tak tergantikan.
Di sektor pertahanan dan penjaga gawang, nama Joan Garcia, Pau Cubarsi, dan Alejandro Balde menjadi andalan.
Baca juga: Hasil Barcelona vs Mallorca 3-0: Blaugrana Berpesta di Camp Nou
Sementara itu, lini tengah dikomandoi oleh Frenkie de Jong dan Pedri. Untuk urusan daya gedor, Raphinha dan Lamine Yamal menjadi sosok vital yang tak tersentuh rotasi.
Selain ketujuh nama tersebut, Flick juga mengapresiasi kontribusi kejutan dari Gerard Martin dan Roony Bardghji yang mampu melapis posisi inti dengan baik.
Tag: #masa #depan #hansi #flick #barcelona #dicintai #pemain #tapi #bisa #hengkang #jika #joan #laporta #kalah