Gabriella Chong Sukses Bangun Brand Styling Rambut Lokal Berkualitas Global
Pendiri merk styling rambut Bellayu, Gabriella Chong.(Dok pribadi)
19:35
9 Februari 2026

Gabriella Chong Sukses Bangun Brand Styling Rambut Lokal Berkualitas Global

Berawal dari pengalamannya bertahun-tahun di industri styling rambut, Gabriella Chong melihat langsung bagaimana kebutuhan akan alat styling berkualitas terus meningkat di Indonesia. 

Dari sana muncul satu pertanyaan sederhana: mengapa produk dengan performa tinggi harus selalu identik dengan harga mahal dan label impor? 

Berangkat dari gagasan tersebut, Gaby, panggilan akrab Gabriella, sejak dua tahun lalu mendirikan Bellayu, brand alat styling rambut lokal. Produknya terdiri dari pengering rambut (hair dryer) dan alat pelurus rambut (catokan).

"Sebenarnya sejak 7 tahun lalu aku ngerasa ada peluang di bisnis catokan, terutama produk yang harganya bukan yang tinggi banget tapi juga bukan yang murah banget sampai mengorbankan kualitas," ujar Gaby kepada Kompas Lifestyle (4/2/2026).

Dengan mengusung konsep kualitas setara produk global namun lebih terjangkau, Bellayu pun mendapat sambutan positif dan mulai membangun tempatnya sendiri di pasar kecantikan Tanah Air.

Baca juga: Bellayu Luncurkan Catokan Rambut Travel Friendly

Pelurus rambut Bellayu Petite Lovely Mocha Melt.
Dok Bellayu Pelurus rambut Bellayu Petite Lovely Mocha Melt.

Fitur yang penting dalam catokan

Gaby mengatakan, pengalamannya berjualan merek catokan asal Amerika selama hampir 10 tahun memberi bekal berharga tentang bisnis produk kecantikan di Indonesia.

Sebagai contoh, ia sangat paham bahwa fitur-fitur tertentu harus ada di produk catokan agar tidak merusak rambut.

Catokan saat ini memang menjadi andalan banyak perempuan dalam menata rambut. Dengan satu alat, kita bisa meluruskan, membentuk gelombang, hingga merapikan rambut yang susah diatur sebelum beraktivitas. 

Baca juga: Hindari Mencatok Rambut yang Basah, Ini Dampaknya

Meski begitu, suhu tinggi yang dihasilkan catokan lama kelamaan bisa membuat rambut mudah rusak.

"Aku jadi tahu bahwa catokan yang bagus harus terbuat dari nanoceramic, untuk ukuran beratnya kira-kira yang ideal seperti apa yang akan orang suka, dan sebagainya," tutur Gaby.

Ia melakukan riset selama 3 tahun sebelum akhirnya meluncurkan Bellayu. 

"Dari pengalamanku pegang produk sebelumnya, aku tahu apa saja fitur yang harus masuk ke Bellayu tapi dengan harga yang lebih terjangkau. Walau affordable, tapi aku maunya produknya lebih berkualitas," paparnya.

Selain penggunaan nano ceramic, produk Bellayu juga dilapisi oleh keratin infused plates, yang akan dilepaskan saat dipanaskan. 

"Teknologi ini sengaka kami input secara khusus dalam produk terbaru Bellayu agar menutrisi rambut dan konsumen yang punya concern masalah rambut kusut atau patah bisa mudah teratasi," tuturnya.

Baca juga: Mengeringkan Rambut dengan Hair Dryer, Pakai Suhu Panas atau Dingin?

Gabriella Chong bersama Miuccia Prada, pendiri Prada Group.Dok pribadi Gabriella Chong bersama Miuccia Prada, pendiri Prada Group.

Strategi penjualan offline

Perempuan yang mengidoakan Miuccia Prada, pendiri Prada Group ini, merasa bangga karena sambutan pasar terhadap Bellayu sangat baik.

"Beyond my expectation. Sekarang kami ada di 3 kota dan punya 5 toko karena kami memang fokusnya pada penjualan offline," tutur ibu dua anak ini.

Bukan tanpa alasan jika Gaby memilih cara penjualan offline. Ia berprinsip bahwa produk styling rambut harus dicoba agar konsumen benar-benar yakin dengan kualitas produknya.

Baca juga: 3 Panduan Memilih Hair Dryer dan Catokan yang Tepat

"You have to try untuk tahu kalau produknya beda dengan yang lain. Kalau kita lihat kan di Tiktok Shop gampang ya, tinggal klik, tapi aku memang nggak mau hard selling, harus langsung beli, tapi aku ingin customer mencoba dulu langsung di rambut mereka, ngobrol dulu tentang fiturnya," paparnya.

Strategi itu terbukti berhasil, menurut Gaby, banyak konsumen yang meski tidak langsung membeli setelah mencoba, tetapi saat butuh mereka akan memilih Bellayu.

"Kalau pun dia enggak beli hari ini, biasanya di akhir bulan, setelah gajian, akhirnya beli," katanya.

Yakin dengan kualitas produknya, Bellayu pun memberikan garansi seumur hidup untuk pelanggannya.

"So far angka return-nya kecil sekali, karena memang kualitasnya bagus," cetusnya.

Baca juga: Kisah Sukses Amol Kohli, Mantan Waiter yang Jadi Bos Restoran

Menjadi versi terbaik diri sendiri

Di tengah arus media sosial yang tak pernah berhenti menampilkan pencapaian, penampilan, dan kehidupan orang lain, godaan untuk terus membandingkan diri terasa semakin kuat. 

Tanpa disadari, ukuran “cukup” dan “berhasil” pun ikut bergeser mengikuti layar.

Karena itu, menjadi diri sendiri jadi hal yang semakin penting, bukan hanya untuk menjaga kesehatan mental, tetapi juga untuk merawat rasa percaya diri.

"Melalui Bellayu, sebuah frasa yang bisa dibaca sebagai 'Be All You', kami ingin mengajak para perempuan untuk menjadi versi terbaik diri sendiri," ujar Gaby.

Ia menyadari bahwa di era media sosial sekaran ini, semakin sulit untuk memiliki rasa bersyukur. 

"Kalau terus dibandingkan, kita tak akan pernah merasa cukup, haus terus. Makanya, be all you," katanya.

Baca juga: Mengapa Kita Bisa Terlalu Keras pada Diri Sendiri? Ini Kata Psikolog

Tag:  #gabriella #chong #sukses #bangun #brand #styling #rambut #lokal #berkualitas #global

KOMENTAR