Tips Menjaga Kebersihan Diri Saat Dilanda Banjir: Hindari Risiko Penyakit Mulai dari Diare Sampai Demam Berdarah
Ilustrasi banjir. (freepik)
07:14
3 Desember 2025

Tips Menjaga Kebersihan Diri Saat Dilanda Banjir: Hindari Risiko Penyakit Mulai dari Diare Sampai Demam Berdarah

Banjir merupakan salah satu bencana yang menimbulkan dampak besar dan menghambat mobilitas masyarakat.

Banjir bandang dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai bangunan dan juga rumah warga.

Banjir juga membawa ancaman bagi kesehatan karena air banjir yang bercampur dengan sampah, virus, kuman, bakteri, bahan kimia, serta berbagai sumber penyakit lainnya..  

Korban banjir juga menjadi kelompok yang paling rentan terinfeksi berbagai penyakit. 

Saat kondisi hidup sehari-hari tidak layak, dan banjir terus terjadi berulang, risiko penyebaran penyakit menular seperti diare, DBD, leptospirosis, dan tifus menjadi semakin meningkat.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas hidup dan kebersihan untuk korban banjir, agar mereka tidak mudah terkena penyakit menular. 

Berdasarkan informasi dari laman www.purnamalab.com dan rsud.bulelengkab.go.id, berikut tujuh hal yang perlu diperhatikan oleh korban  banjir untuk meminimalkan risiko penularan berbagai penyakit.

  1. Hindari kontak langsung dengan banjir

Saat banjir terjadi, sebaiknya anda menghindari melintas pada genangan air tanpa alas kaki. Gunakan sandal atau sepatu boot untuk melindungi kaki. Air banjir  biasanya bercampur dengan berbagai kotoran, sampah, zat kimia, penyakit, dan virus yang dapat menjadi sumber penyakit. 

  1. Cuci tangan pakai sabun secara rutin

Saat tangan dan kaki anda tidak sengaja terkontaminasi dengan banjir, sebaiknya segera mencuci tangan menggunakan sabun. Lakukan juga setelah kontak langsung dengan air banjir, setelah mandi, setelah buang air kecil, sesudah membersihkan rumah, serta sebelum menyiapkan makanan.

  1. Perhatikan kondisi pangan

Makanan adalah komponen yang paling penting dan harus dipenuhi saat bencana melanda. Namun, perlu untuk tetap dijaga. Jangan mengkonsumsi makanan yang terkena banjir atau yang kemasannya tidak tertutup rapat, masak makanan sampai matang, hindari konsumsi makanan dengan kemasan berkarat, dan selalu jaga kebersihan alat makan dengan mencuci peralatan dapur dengan sabun serta air mengalir.

  1. Lindungi luka dari banjir

Jaga agar luka selalu ada dalam keadaan tertutup. Banjir dapat memperparah infeksi luka. Luka yang terbuka dan terkena banjir dapat berpotensi menimbulkan penyakit tetanus dan bagi penderita diabetes, luka bisa semakin sulit sembuh. Jika luka terpapar banjir, segera bersihkan menggunakan cairan antiseptik..

  1. Sediakan obat dan perlengkapan kesehatan

Dalam kondisi yang sangat rentan, selain persediaan makanan yang harus terpenuhi obat-obatan untuk korban banjir menjadi sangat krusial untuk dipersiapkan. Persediaan obat-obatan dasar seperti paracetamol, perban, antiseptik, obat luka, obat asma, diabetes, P3K, minyak angin, minyak kayu putih, selimut, tisu basah sampai popok bayi juga perlu dilengkapi dan menjadi perhatian. Pastikan juga ketersediaan air bersih, karena sangat diperlukan untuk minum, memasak, mandi, mencuci, dan untuk menjaga kebersihan.

  1. Buang sampah dengan benar

Saat berada di area pengungsian, penting untuk tetap menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Buanglah sampah dengan benar di TPS yang sudah tersedia. Sampah yang dibiarkan menumpuk dapat menjadi sumber penyakit dan bisa memicu banjir susulan karena menyumbat saluran air.

  1. Jaga kebersihan

Selalu jaga lingkungan pengungsian agar tetap bersih. Saat air surut dan kondisi memungkinkan, bersihkan rumah dan lingkungan sekitar dari timbunan lumpur dan sisa kotoran banjir agar kondisi tetap bersih dan kembali sehat.

  1. Waspada potensi penyakit

Banjir membuat risiko tertular berbagai penyakit semakin tinggi. Genangan banjir, bisa menjadi sarang nyamuk berkembang dan berpotensi menularkan penyakit DBD. selain itu, korban banjir juga rentan terkena resiko penyakit diare, demam, tifus, infeksi kulit, sampai cacingan. Lingkungan yang kotor semakin memudahkan penyebaran penyakit.

  1. Pastikan air minum aman 

Air minum dan air bersih layak pakai sangat penting untuk korban banjir. Pasokan air bersih untuk minum dan memasak harus ada karena kondisi lingkungan yang rusak, membuat risiko terkontaminasi semakin besar. Air yang aman dikonsumsi bagi korban banjir mampu mencegah risiko terkena penyakit.

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #tips #menjaga #kebersihan #diri #saat #dilanda #banjir #hindari #risiko #penyakit #mulai #dari #diare #sampai #demam #berdarah

KOMENTAR