Inspirasi Busana Pria ala Bad Bunny, Pakai Tuxedo Berkorset di Grammy 2026
Bad Bunny mencuri perhatian di Grammy Awards 2026 setelah tampil mengenakan tuxedo berkorset rancangan Schiaparelli, sebuah pilihan busana yang langsung mencatat sejarah di karpet merah ajang musik bergengsi tersebut.
Musisi asal Puerto Rico itu hadir di Grammy ke-68 di Los Angeles dengan tuxedo beludru hitam custom, yang menjadi haute couture menswear pertama Schiaparelli untuk karpet merah Grammy.
Penampilan tersebut semakin bermakna karena Bad Bunny kemudian diumumkan sebagai pemenang Album of the Year lewat Debí Tirar Más Fotos, yang sekaligus mencetak sejarah sebagai album berbahasa Spanyol pertama yang meraih penghargaan tersebut.
Baca juga: Lady Gaga Tampil Gotik dengan Gaun Bulu Hitam di Grammy Awards 2026
Detail busana yang jadi pusat perhatian
Dari bagian depan, setelan Bad Bunny terlihat seperti tuxedo klasik hitam-putih, namun bagian belakangnya langsung mengubah persepsi.
Busana rancangan Daniel Roseberry, direktur kreatif Schiaparelli, itu menampilkan pinggang yang menyempit, bahu tegas, serta detail korset dengan tali silang di punggung, elemen yang hampir tidak pernah digunakan dalam busana formal pria.
Mengutip GQ, desain tersebut diadaptasi dari koleksi Schiaparelli Haute Couture Spring 2023, yang awalnya dibuat untuk busana perempuan, lalu disesuaikan secara khusus dengan tubuh Bad Bunny.
Motif pita ukur khas Schiaparelli menghiasi lapel, sementara perhiasan Cartier, jam tangan bergaya surealis, dan korsase putih kecil di dada melengkapi keseluruhan tampilan tanpa menghilangkan kesan elegan.
Baca juga: Di Balik Gaya HUNTR/X di Grammy 2026, Rayakan Identitas dan Akar Budaya
Permainan maskulin dan feminin
Tuxedo berkorset Bad Bunny di Grammy 2026 menjadi debut bersejarah Schiaparelli di busana pria
Roseberry menjelaskan bahwa tuxedo tersebut memang dirancang untuk bermain di batas maskulinitas dan feminitas, sebuah pendekatan yang menjadi ciri Schiaparelli.
Pendekatan itu sejalan dengan gaya Bad Bunny, yang selama bertahun-tahun dikenal konsisten menantang norma busana pria, baik melalui pilihan pakaian panggung maupun penampilan di karpet merah.
Dalam wawancara singkat dengan Vogue sebelum acara, Bad Bunny mengatakan bahwa dirinya di usia 16 tahun akan merasa sangat bangga melihat penampilannya malam itu.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pilihan busana ini bukan sekadar gaya sesaat, melainkan bagian dari perjalanan identitas dan ekspresi artistiknya.
Baca juga: Debut di Grammy 2026, KATSEYE Memukau dalam Balutan Gaun Serba Putih
Momen penting bagi dunia mode
Mengutip USA Today, penampilan Bad Bunny juga menjadi tonggak penting bagi Schiaparelli karena menandai debut besar label tersebut dalam busana pria di karpet merah ajang musik global.
Meski tampil dengan setelan yang relatif klasik dari depan, detail korset di bagian belakang memberi pesan kuat bahwa busana pria tidak harus terikat pada siluet konvensional.
Pilihan tersebut memperkuat posisi Bad Bunny sebagai figur yang tidak hanya berpengaruh di dunia musik, tetapi juga dalam percakapan global tentang mode dan identitas.
Baca juga: Gaya Miley Cyrus di Grammy Awards 2026, Rock Chic dengan Bros Raksasa
Lebih dari sekadar gaya karpet merah
Malam itu, Bad Bunny membuka pidato kemenangannya dengan menyebut “Puerto Rico”, lalu menyampaikan pesan dalam bahasa Spanyol kepada komunitas Latino di seluruh dunia.
Ia juga menyuarakan pesan kemanusiaan dan empati, termasuk ajakan untuk melawan kebencian dan memperkuat solidaritas.
Kombinasi antara busana yang menantang norma dan pesan sosial yang kuat membuat penampilan Bad Bunny di Grammy 2026 tidak hanya menjadi sorotan mode, tetapi juga pernyataan budaya.
Seperti dicatat GQ, Bad Bunny datang ke Grammy bukan sekadar untuk tampil rapi, melainkan untuk mendefinisikan ulang makna busana formal pria di panggung musik dunia.
Baca juga: Gaya Monokrom Rosé BLACKPINK di Grammy Awards 2026
Tag: #inspirasi #busana #pria #bunny #pakai #tuxedo #berkorset #grammy #2026