Stok Melimpah, Harga Cabai Ambon Stabil Jelang Ramadhan
Harga cabai dan bawang merah yang dijual pedagang di Pasar Mardika Kota Ambon, Maluku masih sangat stabil , Selasa (10/2/2026)(KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)
12:04
10 Februari 2026

Stok Melimpah, Harga Cabai Ambon Stabil Jelang Ramadhan

— Harga cabai dan bawang di Kota Ambon, Maluku, masih bertahan stabil menjelang Ramadhan 1447 Hijriyah tahun 2026. Kondisi ini terjadi di tengah peningkatan aktivitas belanja masyarakat, dengan pedagang menyebut ketersediaan pasokan masih melimpah sehingga belum memicu lonjakan harga.

“Ini harganya masih stabil, karena stok masih sangat melimpah,” kata Abubakar, salah satu pedagang di Pasar Batu Merah Ambon kepada Kompas.com, Selasa (10/2/2026).

Pantauan di Pasar Batu Merah dan Pasar Mardika Ambon menunjukkan cabai rawit dijual pada kisaran Rp 45.000 hingga Rp 50.000 per kilogram. Sementara cabai keriting dipatok sekitar Rp 35.000 per kilogram. Harga tersebut relatif tidak berubah dibandingkan beberapa waktu terakhir.

Untuk bawang merah, pedagang menjual dengan variasi harga mulai Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kilogram. Adapun bawang putih berada di kisaran Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per kilogram. Tomat menjadi salah satu komoditas dengan harga paling terjangkau, yakni sekitar Rp 15.000 per kilogram.

Baca juga: Bapanas Cek Harga Bahan Pokok di Malang, Harga Cabai Rawit Sentuh Rp 80.000

Pasokan cabai dari Seram dan Jawa

Abubakar menjelaskan, pasokan cabai yang beredar di pasar Ambon sebagian besar berasal dari sentra pertanian di Pulau Seram, sementara sebagian lainnya dipenuhi dari wilayah Taeno di Pulau Ambon. Jalur distribusi ini dinilai masih berjalan lancar sehingga stok tetap terjaga.

“Kalau cabai itu kebanyakan dari Pulau Seram tapi ada juga dari Taeno (Pulau Ambon), sedangkan bawang dari Jawa,” ujarnya.

Bawang merah dan bawang putih yang dijual pedagang didatangkan dari Pulau Jawa. Kombinasi pasokan lokal dan luar daerah tersebut membantu menjaga ketersediaan barang di pasar tradisional.

Pedagang lain mengakui bahwa lonjakan harga biasanya terjadi saat stok mulai menipis. Namun hingga kini kondisi tersebut belum terlihat, meski permintaan cenderung meningkat menjelang bulan puasa.

“Biasanya kalau sudah mau kosong, itu pasti harganya naik apalagi ini mau bulan puasa tapi saat ini stok masih banyak,” kata Sarah.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Rp 80.000 Per Kilogram, Wamendag: Faktor Cuaca

Harga Telur Mulai Merangkak Naik

Berbeda dengan cabai dan bawang yang relatif stabil, harga telur mulai menunjukkan kenaikan. Di Pasar Mardika Ambon, telur dijual dengan kisaran Rp 63.000 hingga Rp 70.000 per rak.

Untuk penjualan satuan, telur dipatok sekitar Rp 2.100 hingga Rp 2.300 per butir. Di tingkat warung dan pengecer, harga bisa mencapai Rp 2.500 per butir.

“Untuk telur naik sedikit, dan masih mungkin naik lagi,” kata Aisya kepada Kompas.com.

Kondisi harga pangan yang relatif stabil ini memunculkan harapan warga agar pengawasan pasar tetap dilakukan, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan biasanya meningkat.

“Ya harapannya pemerintah bisa tetap mengawasi dan untuk pedagang jangan memiankan harga untuk mencari keuntungan,” kata Wati.

Warga menilai kestabilan harga menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli, terutama saat kebutuhan rumah tangga cenderung bertambah selama Ramadhan. Hingga kini, aktivitas jual beli di pasar tradisional Ambon masih berlangsung normal dengan pasokan komoditas utama yang dinilai cukup.

Tag:  #stok #melimpah #harga #cabai #ambon #stabil #jelang #ramadhan

KOMENTAR