LMAN Pacu Pemanfaatan Empat Aset di Bali dan Buka Peluang Kerja Sama
Aset Kelolaan LMAN: Barang Milik Negara (BMN) eks Hotel Pancasari di Kabupaten Buleleng Bali. (Dok. LMAN)
10:36
10 Februari 2026

LMAN Pacu Pemanfaatan Empat Aset di Bali dan Buka Peluang Kerja Sama

- Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terus mempercepat optimalisasi empat aset negara yang berlokasi di Pulau Bali. Dengan optimalisasi itu, LMAN membuka peluang kerja sama pemanfaatan aset kepada masyarakat maupun investor.

Direktur Utama LMAN Kristijanindyati Puspitasari menuturkan, aset negara harus dikelola secara aktif agar memberikan manfaat nyata. “LMAN terus berupaya agar aset negara tidak hanya ‘tidur’, tetapi produktif dan memberikan manfaat bagi negara serta masyarakat,” ujarnya pada Selasa (10/2).

Keempat aset tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis di Bali, yaitu tanah dan bangunan eks Hotel Pancasari di Kabupaten Buleleng; sebidang tanah di Jalan Bali Cliff Kabupaten Badung; sebidang tanah di Jl. Tukad Balian Kota Denpasar; dan sebidang tanah di Jalan Pemuda Kota Denpasar.

Secara historis, aset-aset tersebut berasal dari eks Bank Dalam Likuidasi yang dikelola Kementerian Keuangan dan telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN). Pada akhir 2025, LMAN memperoleh mandat untuk mengelola aset tersebut agar dapat dioptimalkan pemanfaatannya.

Sebagai langkah awal, LMAN akan melakukan penertiban dan pengamanan aset, baik secara fisik, administratif, maupun legal. Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum aset dimanfaatkan lebih lanjut. “Berbagai langkah pengamanan aset terus diupayakan dalam rangka mempersiapkan aset yang aman dan nyaman untuk dikerjasamakan,” kata Kristijanindyati.

Aset Kelolaan LMAN: Barang Milik Negara (BMN) eks Hotel Pancasari di Kabupaten Buleleng Bali. (Dok. LMAN)

Penataan administrasi dan kepastian hukum tersebut juga memberikan kejelasan bagi calon mitra kerja sama. LMAN memastikan bahwa proses pemanfaatan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam skema pemanfaatannya, LMAN tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan aspek risiko, dampak sosial ekonomi, serta kepentingan publik secara menyeluruh. Melalui pengelolaan profesional dan terencana, aset negara diharapkan mampu menjadi ruang aktivitas ekonomi baru sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

LMAN berharap optimalisasi aset di Bali tidak hanya menjaga nilai aset negara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. LMAN membuka peluang kerja sama kepada masyarakat dan investor untuk mengoptimalkan aset-aset negara agar berdaya guna.

Editor: Ilham Safutra

Tag:  #lman #pacu #pemanfaatan #empat #aset #bali #buka #peluang #kerja #sama

KOMENTAR