Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
Perkembangan teknologi televisi dalam beberapa tahun terakhir berjalan sangat cepat. Jika dulu TV hanya berfungsi sebagai penerima siaran, kini televisi telah berevolusi menjadi pusat hiburan rumah yang serba pintar.
Di tengah banyaknya pilihan, dua jenis TV yang paling sering bikin bingung adalah TV digital dan Smart TV. Keduanya terlihat mirip dari luar, tetapi kemampuan dan teknologinya jauh berbeda.
Sebelum memutuskan membeli, penting untuk memahami perbedaan mendasar antara TV digital dan Smart TV. Salah pilih bukan hanya soal fitur yang tidak terpakai, tetapi juga berpengaruh pada konsumsi daya dan anggaran belanja.
Perbedaan TV Digital dan Smart TV
Dari sisi sinyal siaran, TV digital hanya menerima siaran berbasis digital terrestrial. Keunggulannya ada pada kualitas gambar yang lebih jernih dibanding TV analog, serta jumlah channel yang lebih banyak dalam satu frekuensi. Namun, TV digital tidak bisa terhubung ke internet tanpa perangkat tambahan seperti set-top box.
Sebaliknya, Smart TV tidak hanya menerima siaran digital, tetapi juga terkoneksi langsung ke internet melalui Wi-Fi atau kabel LAN. Inilah yang membuat Smart TV bisa mengakses layanan streaming seperti YouTube, Netflix, dan Disney+ tanpa alat tambahan.
Dari segi fungsi dan fitur, TV digital umumnya fokus pada fungsi utama menonton siaran televisi. Beberapa model sudah dilengkapi EPG (Electronic Program Guide) dan fitur perekaman via USB, tetapi tetap terbatas. Smart TV jauh lebih fleksibel karena memiliki sistem operasi seperti Android TV, webOS, atau Tizen. Pengguna bisa mengunduh aplikasi, browsing internet, bahkan menghubungkan TV dengan perangkat pintar lain di rumah.
Untuk konektivitas, TV digital biasanya hanya menyediakan port dasar seperti HDMI, USB, dan AV. Smart TV lebih unggul karena sudah mendukung Wi-Fi, Bluetooth, serta integrasi asisten suara. Dari sisi harga, TV digital jelas lebih ramah di kantong dengan banderol mulai Rp1 jutaan, sementara Smart TV umumnya dimulai dari Rp2 jutaan tergantung ukuran dan fitur.
Lalu, mana yang lebih mending? Jawabannya kembali ke kebutuhan. Jika hanya ingin menonton siaran TV dengan konsumsi daya rendah, TV digital sudah cukup. Namun, bila ingin hiburan lengkap tanpa ribet, Smart TV jelas lebih worth it.
5 Rekomendasi TV Murah dan Hemat Listrik
Berikut rekomendasi smart TV hemat daya dan harga terjangkau. Bisa jadi sebuah referensi buat Anda yang mencari hiburan melalui televisi.
1. Samsung 43 Inci AU8000 Crystal UHD 4K Smart TV
PerbesarSamsung 43 Inci AU8000 Crystal UHD 4K Smart TV (datascripmall.id)Samsung AU8000 menawarkan kualitas visual yang solid di kelas menengah. Teknologi Crystal UHD 4K membuat warna terlihat tajam dan detail, cocok untuk streaming film resolusi tinggi. Prosesor Crystal 4K bekerja efisien dalam mengolah gambar sekaligus menjaga konsumsi daya tetap stabil.
Desain Air Slim yang tipis membuatnya tampak modern tanpa memakan banyak ruang. Dari sisi harga, TV ini dibanderol mulai Rp4.500.000. Konsumsi daya tergolong efisien untuk ukuran 43 inci beresolusi 4K, menjadikannya pilihan seimbang antara performa dan efisiensi energi.
2. Realme Smart TV
PerbesarRealme Smart TV (realme.com)Realme Smart TV menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin Smart TV murah tapi tetap bertenaga. Dibekali Chroma Boost Picture Engine, warna terlihat cerah dan kontras tanpa terasa berlebihan. Prosesor quad-core membuat navigasi Android TV terasa cukup responsif untuk penggunaan harian.
Speaker 24 watt dengan Dolby Audio memberikan suara lantang tanpa perlu tambahan soundbar. Konsumsi dayanya relatif hemat untuk ukuran layar yang ditawarkan. Dengan harga mulai Rp2.000.000, Realme Smart TV termasuk salah satu opsi Smart TV paling ekonomis di kelasnya.
3. Xiaomi TV A2 32 Inch Smart HD Android TV
PerbesarXiaomi TV A2 32 Inch Smart HD Android TV (mi.co.id)Xiaomi TV A2 32 inci cocok untuk ruang kecil atau kamar tidur. Resolusi HD dipadukan dengan teknologi MEMC membuat gerakan terlihat halus, terutama saat menonton olahraga atau film aksi. Sistem Android TV 11 memberikan akses luas ke aplikasi tanpa membebani performa.
Dari sisi daya, TV ini terkenal cukup irit, cocok untuk pemakaian jangka panjang. Dengan harga mulai Rp2.500.000, Xiaomi TV A2 menawarkan keseimbangan antara fitur pintar, kualitas visual, dan efisiensi listrik.
4. LG OLED C4
PerbesarLG OLED C4 (tokopedia.com)LG OLED C4 berada di kelas premium, tetapi layak dibahas sebagai pembanding kualitas. Panel OLED menghasilkan warna hitam sempurna dan kontras tinggi, membuat konsumsi daya lebih adaptif karena piksel bisa mati total saat menampilkan warna gelap.
Prosesor AI Alpha 9 Gen7 mampu mengoptimalkan gambar dan suara secara real time. Meski harganya mulai Rp12.000.000, efisiensi daya OLED dan kualitas sinematiknya membuat TV ini ideal untuk pengguna yang mengutamakan performa maksimal.
5. TCL 32S62
PerbesarTCL 32S62 (tokopedia.com)TCL 32S62 adalah Smart TV entry-level dengan sistem operasi Linux yang ringan. Layarnya sudah mendukung HDR untuk detail gambar yang lebih tajam. Konsumsi daya tergolong rendah karena spesifikasi yang tidak berlebihan.
Desain frameless memberi kesan modern, sementara harga mulai Rp1.700.000 membuatnya sangat kompetitif. TV ini cocok untuk pengguna yang ingin Smart TV sederhana, stabil, dan hemat listrik untuk penggunaan sehari-hari.
Demikian itu perbedaan TV Digital dan Smart TV. Memilih antara TV digital dan Smart TV sangat bergantung pada kebutuhan dan anggaran. Jika ingin hemat daya dan murah untuk fungsi dasar, TV digital sudah memadai.
Namun, untuk hiburan lengkap tanpa perangkat tambahan, Smart TV tetap jadi pilihan paling praktis. Dengan rekomendasi di atas, kamu bisa menyesuaikan pilihan TV sesuai kebutuhan tanpa harus boros listrik maupun biaya.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag: #mending #digital #atau #smart #pilihan #murah #hemat #listrik