Ancelotti: Omong Kosong Pemain Real Madrid Tak Bisa Diatur
Carlo Ancelotti dan Kylian Mbappe usai menerima medali dalam partai final Piala Super Spanyol 2025 antara Real Madrid vs Barcelona. Real Madrid kalah 2-5 dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol 2025 yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, 12 Januari 2025. (Photo by Haitham AL-SHUKAIRI / AFP)(AFP/HAITHAM AL-SHUKAIRI)
16:55
14 Mei 2026

Ancelotti: Omong Kosong Pemain Real Madrid Tak Bisa Diatur

- Mantan pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, membantah kabar soal para pemain Madrid sulit diatur oleh pelatih.

Pelatih Timnas Brasil itu menilai isu mengenai ruang ganti Madrid sudah dibesar-besarkan.

Ancelotti menegaskan dirinya tidak pernah mengalami masalah kedisiplinan selama dua periode menangani Los Blancos.

“Yang saya baca sepertinya pemain-pemain Madrid bertindak sesuka hati. Itu tidak benar. Omong kosong. Benar-benar omong kosong,” kata Ancelotti, Rabu (13/5/2026), via The Athletic.

Ancelotti pernah jadi pelatih Real Madrid pada periode 2013-2015 dan kembali menangani klub tersebut pada 2021-2025. 

Selama berada di Santiago Bernabeu, ia dikenal dekat dengan para pemain.

Menurut pelatih asal Italia tersebut, hubungan baik dengan pemain justru membantu tim memahami strategi di lapangan.

Baca juga: Jawaban Florentino Perez soal Kans Real Madrid Rekrut Haaland

Komunikasi Jadi Kunci

Ancelotti menjelaskan dirinya selalu berdiskusi dengan pemain terkait taktik dan kebutuhan tim.

Ia merasa komunikasi penting untuk membangun pemahaman bersama di dalam skuad.

"Tidak benar. Di sana, ketika mempunyai ide dan saya selalu berdiskusi dengan para pemain. Saya melihat apakah mereka setuju atau tidak. Kami bahkan melakukan ini di final Liga Champions,” ujar Ancelotti.

Penyerang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, berbicara dengan pelatih Real Madrid asal Italia, Carlo Ancelotti, saat meninggalkan lapangan pada laga Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Deportivo Alaves di Santiago Bernabeu, Madrid, 24 September 2024.AFP/JAVIER SORIANO Penyerang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, berbicara dengan pelatih Real Madrid asal Italia, Carlo Ancelotti, saat meninggalkan lapangan pada laga Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Deportivo Alaves di Santiago Bernabeu, Madrid, 24 September 2024.

Baca juga: Demi Julian Alvarez, PSG Tawarkan Rp2 Triliun dan Dua Pemain ke Atletico Madrid

Ia juga menepis anggapan bahwa berdiskusi dengan pemain berarti pelatih kehilangan wibawa.

“Bicara dengan pemain itu bukan berarti lemah. Itu sangat penting karena saya harus bisa menjelaskan ide permainan saya kepada pemain.”

“Saya tidak ingin para pemain cuma menurut begitu saja. Saya ingin pemain tahu apa yang harus mereka lakukan," tutur Ancelotti.

Pernyataan itu muncul saat Madrid terus dikabarkan memiliki masalah internal sepanjang musim 2025-2026.

Madrid Dilanda Konflik Internal

Situasi ruang ganti Madrid mulai ramai dibicarakan sejak era pelatih Xabi Alonso. Hubungan Alonso dengan Vinicius Junior disebut memburuk usai laga El Clasico di Liga Spanyol pada Oktober 2025.

Masalah tersebut dikabarkan memengaruhi kondisi tim hingga Alonso akhirnya dipecat pada awal 2026.

Baca juga: Pengusaha Kaya Raya Tantang Florentino Perez di Pemilihan Presiden Real Madrid

Posisinya lalu digantikan Alvaro Arbeloa. Meski sempat membawa perubahan positif, Arbeloa juga disebut mengalami kesulitan menjaga kondisi ruang ganti.

Konflik terbaru terjadi setelah Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dikabarkan berselisih pekan lalu.

Situasi tersebut disebut ikut memengaruhi performa Madrid musim ini hingga gagal meraih gelar.

Nama Jose Mourinho kini mulai dikaitkan sebagai calon pelatih baru Real Madrid musim depan.

Tag:  #ancelotti #omong #kosong #pemain #real #madrid #bisa #diatur

KOMENTAR