Punya Pengendali Baru, Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) Bidik Proyek Bandara hingga Logistik Nasional
()
12:16
10 Februari 2026

Punya Pengendali Baru, Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) Bidik Proyek Bandara hingga Logistik Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com – Emiten konstruksi PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) membidik sejumlah proyek pengembangan konstruksi berskala nasional, mulai dari revitalisasi bandara hingga kerja sama strategis dengan BUMN Karya, dengan potensi nilai proyek mencapai triliunan rupiah.

Inisiatif ini menjadi fokus utama perseroan seiring masuknya PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM) sebagai pemegang saham pengendali baru.

Direktur PT Asri Karya Lestari Tbk, Yudra Saputra, mengatakan, masuknya WKM dipercaya membawa penguatan fundamental bisnis perseroan melalui perencanaan yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan berorientasi pada proyek-proyek strategis nasional.

Perseroan optimistis langkah ini akan memperluas portofolio proyek sekaligus meningkatkan daya saing ASLI di industri konstruksi nasional.

“Saat ini perseroan bersama dengan WKM mulai menyusun dan mengimplementasikan business plan yang terukur bagi ASLI, dengan fokus pada penguatan kompetensi inti di sektor konstruksi infrastruktur strategis seperti jalan, jembatan, bandara, dan fasilitas logistik nasional,” ujar dia dalam keterangan resmi, Selasa (10/2/2026).

Adapun, salah satu rencana perseroan ke depan adalah pengembangan konstruksi jalan dan jembatan.WKM akan memfokuskan perseroan pada strategi proyek infrastruktur transportasi strategis nasional, khususnya bandara, jalan dan jembatan.

Dalam jangka pendek periode 2025–2026, ASLI akan mengikuti tender revitalisasi runway dan taxiway Bandara Sentani serta Bandara Ngurah Rai (sisi udara) dengan nilai proyek sekitar Rp 300 miliar. Saat ini proses tender masih berjalan dan proyek ini dan diharapkan akan bersifat recurring sekaligus meningkatkan portofolio perseroan.

Selanjutnya, Yudra menyampaikan, dalam jangka menengah 2026–2028, WKM mendorong ekspansi perseroan ke proyek logistik nasional. Perseroan akan memanfaatkan SBU milik perseroan yang saat ini sedang dalam penjajakan dan persiapan untuk terlibat dalam pembangunan gudang skala nasional senilai sekitar Rp 5 triliun melalui skema kerja sama operasi (KSO) dengan BUMN Karya.

Sementara itu, untuk jangka panjang mulai 2027 dan seterusnya, ASLI berfokus pada keberlanjutan usaha dengan menjaga kesinambungan pipeline proyek dan pengelolaan risiko. Strategi dilakukan melalui diversifikasi portofolio proyek serta optimalisasi kerja sama operasi (KSO), dengan sumber pendanaan berasal dari kombinasi arus kas internal dan pinjaman.

Dalam menghadapi rencana ke depan, ia menyebut, perseroan juga menyiapkan penambahan aset dan peralatan utama untuk mendukung proyek-proyek yang akan dijalankan seperti pengadaan Asphalt Mixing Plant (AMP), Asphalt Finisher, dan Batching Plant merek SANY dengan nilai sekitar Rp 330 miliar pada periode 2025–2027 dimana Pendanaan akan berasal dari kas internal dan pinjaman investasi perbankan.

"Seluruh rencana strategi dan business plan tersebut dinilai feasible karena didukung oleh pipeline proyek pemerintah dan BUMN yang berkelanjutan, penerapan skema pendanaan berbasis proyek (project-based financing), serta investasi pada aset dan peralatan yang bersifat produktif dan dapat dimanfaatkan lintas proyek," jelas dia.

Sebagai informasi, menilik website WKM sebagai pengendali baru juga memiliki rekam jejak dan hubungan bisnis yang solid dengan pelaku industri nasional. Sebagai contoh, WKM memiliki hubungan bisnis dengan PT Jhonlin Baratama dalam bentuk kontrak pekerjaan konstruksi.

PT Jhonlin Baratama sendiri merupakan perusahaan tambang batubara swasta di bawah naungan Jhonlin Group.

Sejumlah proyek konstruksi yang pernah dikerjakan bersama antara WKM dan PT Jhonlin Baratama antara lain pembangunan Workshop & Office Plant PT Jhonlin Baratama di Kalimantan Selatan, pembangunan Tangki CPKO PT Kodeco Agrojaya Mandiri, serta pembangunan mess dan perumahan karyawan PT Jhonlin Baratama.

Tag:  #punya #pengendali #baru #asri #karya #lestari #asli #bidik #proyek #bandara #hingga #logistik #nasional

KOMENTAR