Pantai Sepanjang Gunungkidul Ditata Mirip Jimbaran, Pedagang Wajib Ikuti Aturan
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyebut kawasan Pantai Sepanjang diatur untuk pedagang tidak boleh mengapling payung dan tikar. Hal ini untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
Endah mengatakan jika sudah memerintahkan dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, dan Dinas Kelautan dan perikanan (DKP) Gunungkidul untuk memberikan aturan kepada seluruh pedagang di Kawasan Pantai Sepanjang.
"Tidak boleh ada pengkaplingan payung maupun tikar," kata Endah ditemui di Pantai Sepanjang, Rabu (6/1/2026).
Dibuat mirip Pantai Jimbaran Bali
Dia mengatakan pantai sepanjang selain dibangun pedestrian, juga akan dilengkapi lampu penerangan. Sehingga harapannya bisa membuka kawasan wisata pada malam dan siang hari. Kawasan ini akan dibuat mirip Pantai Jimbaran Bali.
"Buka siang malam, kalau malam pedagang boleh menggelar meja kursi. Namun saat jam 6 pagi dikembalikan ke kios," kata dia.
Dia mengatakan, pada triwulan pertama akan dibangun partisi dan talud, hingga tanaman keras oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten (DPUPRKP) Gunungkidul.
"pedestrian akan kami bicarakan karena membutuhkan anggaran Rp 3 miliar ini pedestariannya (lebar) 2,5 meter hingga (panjang) 550 meter," kata bupati.
Selain itu Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, akan menanam tanaman pandan di sekitar talud.
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, mengatakan akan segera menindaklanjuti penataan kawasan Pantai Sepanjang.
"Pantai sepanjang merupakan pantai percontohan kawasan yang lain," kata dia.
Sementara, Kepala DPUPRKP Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto menyebut akan segera membangun jalan, talud, drainase, hingga pedestrian dengan anggaran Rp3,5 miliar.
"Tahun 2026 akan dibangun," kata dia.
Tag: #pantai #sepanjang #gunungkidul #ditata #mirip #jimbaran #pedagang #wajib #ikuti #aturan