7 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Kurang Disukai di Kantor
– Bekerja dengan baik tidak selalu cukup untuk membuat seseorang disukai di lingkungan kerja.
Tanpa disadari, ada sejumlah kebiasaan kecil yang justru dapat membuat rekan kerja merasa tidak nyaman.
Pakar etika Rosalinda Randall mengatakan, kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi bagaimana seseorang dipersepsikan di tempat kerja.
“Menyadari kebiasaan kita bisa menjelaskan mengapa rekan kerja enggan duduk dekat atau mengajak kita bergabung,” jelas Randall, dikutip dari Yahoo Life, Senin (23/2/2026).
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja agar Tetap Produktif
Maka dari itu, penting untuk menyadari perilaku yang mungkin berdampak pada hubungan kerja.
Berikut beberapa kebiasaan yang dapat membuat seseorang kurang disukai di kantor.
Kebiasaan yang Membuat Seseorang Kurang Disukai
1. Tidak menyapa atau minim interaksi
Tidak menyapa, mengucapkan salam, atau sekadar tersenyum dapat membuat seseorang terlihat tidak ramah di lingkungan kerja.
Pakar etika Kristi Spencer menjelaskan, kebiasaan ini bisa membuat rekan kerja merasa diabaikan atau bertanya-tanya apakah ada masalah.
Selain itu, kurangnya respons sederhana seperti senyuman juga dapat membuat seseorang terkesan tertutup.
“Tanpa respons kecil seperti sapaan atau senyuman, orang lain bisa menganggap Anda tertutup,” tambah pakar etika dan boundaries expert Jenny Dreizen.
Baca juga: Belajar dari Fenomena Manusia Tikus di Gen Z, Saatnya Kantor Prioritaskan Kesehatan Mental
Ilustrasi stres. Mengelola stres dengan baik bisa membantu mencegah berbagai masalah kesehatan termasuk fisik. Temukan berbagai kaitan stres dengan kondisi fisik.
2. Tetap bekerja saat diajak bicara
Fokus pada pekerjaan memang penting, tetapi tetap bekerja saat orang lain berbicara dapat terkesan tidak menghargai.
Spencer mengatakan, kebiasaan ini membuat komunikasi menjadi kurang efektif.
“Saat bersama seseorang, fokuslah pada mereka,” ujar Spencer.
Ia menambahkan bahwa mencoba melakukan banyak hal sekaligus justru dapat memperlambat pekerjaan sehingga ia merekomendasikan untuk kontak mata saat diajak berinteraksi oleh lawan bicara.
Baca juga: Belajar dari Andy Byron, Ini Cara Hindari Selingkuh dengan Rekan Kerja
3. Terlalu sering mengeluh
Kebiasaan mengeluh dapat membawa suasana kerja menjadi negatif.
Menurut Spencer, orang yang terus-menerus fokus pada hal negatif dapat menurunkan semangat tim dan memengaruhi lingkungan kerja secara keseluruhan. Sebagai gantinya, ia menyarankan untuk mulai fokus pada solusi, bukan hanya masalah.
Selain itu, penting juga memperhatikan lingkungan pergaulan di tempat kerja. Jika sebagian besar percakapan diisi dengan keluhan atau hal negatif, hal ini dapat memperkuat kebiasaan tersebut.
Maka dari itu, memilih lingkungan yang lebih positif juga dapat membantu mengurangi kebiasaan mengeluh.
Baca juga: 3 Tips Atur Pola Makan Sehat untuk Pekerja Kantor
4. Berbicara terlalu keras
Berbicara dengan suara keras, terutama di ruang kerja bersama, dapat mengganggu konsentrasi orang lain.
Randall mengatakan, hal ini memaksa orang lain mendengar percakapan yang sebenarnya tidak ingin mereka dengar. Jika memungkinkan, percakapan pribadi sebaiknya dilakukan di ruang yang lebih privat.
5. Kurang menjaga kebersihan diri
Kebersihan diri yang buruk seperti bau napas atau membersihkan gigi di tempat umum dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Randall menegaskan bahwa kebersihan diri seharusnya dilakukan di tempat yang privat.
“Segala bentuk kebersihan pribadi harus tetap bersifat pribadi,” tuturnya.
Baca juga: Studi Ungkap Biang Keladi Drama Toksik Kantor
6. Terlalu cepat mengkritik
Langsung mengkritik atau menolak ide orang lain dapat membuat suasana kerja menjadi tidak nyaman.
Dreizen mengatakan, kebiasaan ini bisa membuat orang lain merasa tidak didengarkan.
“Rasanya seperti ide-ide mereka akan ditolak sebelum didengar,” ujar Dreizen.
Oleh sebab itu, penting untuk memberi ruang bagi orang lain menyampaikan ide terlebih dahulu sebelum memberikan tanggapan.
7. Terlalu mendominasi dalam rapat
Mendominasi pembicaraan atau selalu mengarahkan topik pada diri sendiri dapat membuat rekan kerja merasa tidak dihargai.
Dreizen menjelaskan, hal ini dapat membuat orang lain merasa terpinggirkan dalam diskusi.
“Menjadikan setiap topik sebagai cerita pribadi membuat rekan kerja merasa terjebak,” katanya.
Dalam kerja tim, penting untuk memberi kesempatan kepada semua orang untuk berkontribusi.
Baca juga: Tips Recharge Energi di Kantor Tanpa Tidur Siang, Coba Teknik Ini
Langkah Awal yang Bisa Dilakukan
Sebagai langkah awal, para ahli menyarankan untuk mulai lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan orang-orang di tempat kerja, misalnya dengan memberi perhatian sederhana seperti menyapa atau menghargai kontribusi rekan kerja.
Selain itu, penting juga untuk meluangkan waktu sejenak sebelum berbicara atau merespons sesuatu agar tidak terkesan negatif.
Di sisi lain, membangun kebiasaan yang konsisten, seperti mengatur pekerjaan dengan baik dan dapat diandalkan, juga dapat membantu meningkatkan kesan positif di lingkungan kerja.
Dengan langkah sederhana ini, seseorang dapat menjadi lebih disukai sekaligus menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman.
Baca juga: 5 Outfit Kantor Wanita yang Cocok untuk Bukber Tanpa Ganti Baju
Tag: #kebiasaan #yang #membuat #seseorang #kurang #disukai #kantor