Mudik Hemat Jakarta–Yogyakarta 2026: 10 Cara Dapat Tiket Murah Tanpa Ribet
Mudik Lebaran 2026 sudah mulai terasa gaungnya walau Ramadhan baru di pekan pergama. Tiket kereta dan bus pelan-pelan diburu, sementara harga bisa merangkak naik mendekati puncak arus mudik.
Tapi tenang, perjalanan Jakarta–Yogyakarta tetap bisa ditekan biayanya, bahkan di kisaran Rp 100–200 ribu, asal tahu celahnya. Rute ini termasuk favorit karena menghubungkan ibu kota dengan kota pelajar yang juga jadi kampung halaman banyak perantau.
Kuncinya sederhana: pesan lebih awal, pilih moda yang tepat, dan jangan terpaku pada satu stasiun atau satu jadwal saja. Berikut 10 cara hemat yang bisa jadi panduan untuk mudik Jakarta–Yogyakarta 2026.
1. Andalkan Kereta Ekonomi Subsidi (PSO)
Pilihan paling ramah kantong ada di kelas ekonomi PSO (Public Service Obligation). Kereta seperti Kereta Api Bengawan dan Kereta Api Progo melayani rute Pasar Senen–Lempuyangan dengan tarif yang murah.
Memang waktu tempuhnya lebih lama dibanding eksekutif, tapi untuk perjalanan hemat, selisih harga bisa sangat signifikan.
2. Pesan Tiket Minimal 3–4 Minggu Sebelum Berangkat
Harga terbaik hampir selalu didapat dari pemesanan lebih awal. Untuk kereta, manfaatkan aplikasi resmi Access by KAI. Begitu penjualan tiket dibuka, langsung pantau tanggal incaran.
Untuk bus, prinsipnya sama: makin dekat Lebaran, makin cepat harga naik.
3. Coba Skema Transit Kereta Lokal
Buat yang fleksibel dengan waktu, kombinasi KA lokal bisa jadi opsi paling murah. Rutenya bisa dirangkai dari Cikarang–Purwakarta–Bandung–Kutoarjo–Yogyakarta menggunakan beberapa kereta lokal seperti Walhar dan Cibatuan, lalu lanjut ke arah Jawa Tengah.
Perlu usaha ekstra dan cek jadwal detail, tapi total biaya bisa jauh lebih rendah dibanding satu kali perjalanan langsung.
4. Pilih Stasiun yang Lebih Ekonomis
Berangkat dari Stasiun Pasar Senen biasanya lebih murah dibanding Stasiun Gambir.
Begitu juga saat tiba di Yogyakarta. Turun di Stasiun Lempuyangan sering kali lebih hemat dibanding Stasiun Yogyakarta. Selisihnya mungkin tidak besar, tapi tetap berarti jika bepergian bersama keluarga.
5. Hindari Akhir Pekan dan Tanggal Merah
Tiket Jumat hingga Minggu hampir selalu lebih mahal. Jika memungkinkan, pilih keberangkatan Senin–Kamis. Selain harga lebih bersahabat, suasana perjalanan juga cenderung tidak terlalu padat.
Strategi ini sangat efektif untuk menekan biaya mudik Lebaran 2026 sebelum puncak arus balik.
6. Lirik Bus Ekonomi dan Shuttle
Selain kereta, bus tetap jadi alternatif realistis. Operator seperti Sinar Jaya dan Sumber Alam melayani rute Jakarta–Yogyakarta dengan tarif yang umumnya berada di kisaran Rp 170.000–Rp 250.000.
Waktu tempuh memang lebih panjang dan tergantung kondisi lalu lintas, tapi untuk pemburu harga hemat, ini opsi yang patut dipertimbangkan.
7. Bandingkan Harga di Aplikasi Pemesanan
Jangan terpaku pada satu platform. Cek dan bandingkan harga di aplikasi seperti Traveloka atau redBus. Kadang ada promo atau potongan harga tertentu yang tidak muncul di platform lain.
Luangkan waktu beberapa menit untuk membandingkan—selisihnya bisa cukup untuk tambahan uang makan di jalan.
8. Bawa Bekal Sendiri dari Rumah
Perjalanan darat Jakarta–Yogyakarta bisa memakan waktu 8–12 jam. Godaan jajan di rest area atau stasiun cukup besar. Membawa makanan dan minuman sendiri bisa memangkas pengeluaran tak terduga.
Selain hemat, juga lebih praktis dan tidak perlu antre.
9. Gunakan Transportasi Umum di Yogyakarta
Setibanya di kota tujuan, jangan langsung mengandalkan taksi online untuk semua mobilitas. Manfaatkan Trans Jogja atau sewa motor harian jika ingin lebih leluasa.
Biaya transportasi lokal yang terkontrol akan membuat total anggaran mudik tetap aman.
10. Berangkat Lebih Awal, Jangan Tunggu Puncak Arus Mudik
Mendekati Hari Raya Idul Fitri, harga dan permintaan melonjak. Jika memungkinkan, ambil jadwal keberangkatan di awal atau pertengahan Ramadhan. Selain tarif lebih stabil, risiko kehabisan tiket juga lebih kecil.
Strategi ini sering jadi pembeda antara perjalanan hemat dan pengeluaran membengkak.
Intinya, mudik hemat Jakarta–Yogyakarta bukan soal mencari tiket termurah semata, tapi soal strategi. Fleksibel dengan tanggal, tidak gengsi naik kelas ekonomi, serta rajin memantau aplikasi adalah kunci utama.
Dengan perencanaan matang sejak sekarang, perjalanan pulang kampung Lebaran 2026 tetap bisa nyaman tanpa membuat dompet menipis.
Tag: #mudik #hemat #jakartayogyakarta #2026 #cara #dapat #tiket #murah #tanpa #ribet