Lapor soal Jet Pribadi ke KPK, Menag Nasaruddin: Kalau Ada Konsekuensi, Siap Tanggung Jawab
Menteri Agama Nasaruddin Umar melaporkan penerimaan fasilitas pesawat jet pribadi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Senin (23/2/2026).(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI)
12:18
23 Februari 2026

Lapor soal Jet Pribadi ke KPK, Menag Nasaruddin: Kalau Ada Konsekuensi, Siap Tanggung Jawab

- Menteri Agama Nasaruddin Umar mengaku siap menghadapi konsekuensi setelah melaporkan penggunaan fasilitas pesawat jet pribadi yang diterimanya dari politikus Oesman Sapta Odang (OSO).

Nasaruddin ingin, pelaporan dugaan gratifikasi tersebut menjadi contoh yang baik bagi penyelenggara negara lainnya.

“Laporkan apapun yang mungkin syubhat buat kita, laporkan apa adanya. Jadi, kita jangan khawatir ya, kalau memang itu ada konsekuensinya ya kita harus siap bertanggung jawab,” kata Nasaruddin, usai melaporkan fasilitas jet pribadi itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung ACLC, Jakarta, Senin (23/2/2026).

“Mudah-mudahan hal ini adalah contoh yang baik untuk siapa pun juga yang sebagai penyelenggara negara,” sambung dia.

Baca juga: KPK Verifikasi Laporan Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag Nasaruddin Umar dari OSO

Nasaruddin mengatakan, penggunaan pesawat jet pribadi dari OSO diterima karena kondisi yang sudah malam di Makassar, Sulawesi Selatan, sehingga tak memungkinkan menggunakan pesawat komersial.

Terlebih lagi, ia harus bergegas kembali ke Jakarta untuk menghadiri Sidang Isbat.

Karenanya, Nasaruddin memutuskan untuk menerima fasilitas pesawat jet pribadi dari OSO tersebut.

“Karena jam 11 malam kan enggak mungkin ada pesawat lagi ke sana dan besok paginya balik lagi karena ada persiapan sidang isbat,” ujar dia.

Nasaruddin mengatakan, pelaporan fasilitas pesawat jet pribadi ke Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK berjalan lancar.

Dia mengatakan, sudah menyampaikan semua dugaan gratifikasi apa adanya.

“Ya kita sampaikan apa adanya, iya (pesawat jet pribadi) dan berkonsultasi banyak hal. Saya rajin konsultasi untuk hal-hal yang meragukan saya tanya ke KPK,” ujar dia.

Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Ungkap Alasan Terima Fasilitas Jet Pribadi dari OSO

Nasaruddin ingin pengalamannya tersebut menjadi pembelajaran bagi penyelenggara negara lainnya agar segera melaporkan dugaan gratifikasi ke KPK.

“Saya ingin menjadi contoh ya terhadap para bawahan kami nanti, staf kami di seluruh lapisan bawah kami kan sampai di tingkat KPK. Nah, kemudian juga mungkin para penyelenggara yang lain ya, mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran buat teman-teman yang lain ya,” ucap dia.

Sebelumnya, Penggunaan pesawat jet pribadi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar ramai menjadi perbincangan warganet di media sosial X pada 16 Februari 2026.

Sejumlah unggahan warganet memperlihatkan dokumentasi perjalanan Menteri Agama yang menggunakan fasilitas mewah tersebut.

Hal tersebut memicu perdebatan mengenai etika pejabat publik dan potensi benturan kepentingan.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan klarifikasi perihal Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menumpangi pesawat jet pribadi yang difasilitasi oleh politikus Oesman Sapta Odang (OSO) saat meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu, (15/2/2026).

"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat," kata Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: KPK Perpanjang Masa Larangan Eks Menag Yaqut dan Gus Alex ke Luar Negeri

Kemenag mengatakan, pesawat jet pribadi itu difasilitasi OSO untuk efisiensi waktu tempuh Menag ke lokasi.

“Seluruh moda transportasi perjalanan disiapkan oleh penyelenggara," sambungnya.

Thobib mengatakan, Gedung Balai Sarkiah yang berlokasi di Kelurahan Sabintang ini diproyeksikan menjadi episentrum baru bagi kegiatan keagamaan dan sosial di Sulawesi Selatan.

Menurut dia, Menag Nasaruddin Umar tetap bekerja melayani umat, meski di hari libur.

Tag:  #lapor #soal #pribadi #menag #nasaruddin #kalau #konsekuensi #siap #tanggung #jawab

KOMENTAR