QRIS Tap Belum Bisa di iPhone, BI Ungkap Alasannya
Penumpang sedang menggunakan fitur QRIS Tap di bus JR Connexion. Inovasi ini merupakan hasil kerja sama antara DAMRI dan Bank Indonesia.(Dok. DAMRI)
12:24
23 Februari 2026

QRIS Tap Belum Bisa di iPhone, BI Ungkap Alasannya

– Fitur pembayaran terbaru Bank Indonesia (BI), QRIS Tap, belum bisa digunakan oleh pengguna iPhone. BI menjelaskan, keterbatasan tersebut terjadi karena Apple belum membuka akses teknologi near field communication (NFC) untuk pihak ketiga.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta meminta pengguna iPhone bersabar karena saat ini akses NFC di perangkat Apple hanya tersedia untuk layanan Apple Pay.

“Pengguna QRIS mohon bersabar untuk iPhone ya. Karena saat ini memang Apple itu belum membuka NFC fiturnya. Dia hanya membuka untuk Apple Pay,” ujar Filianingsih dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI Februari 2026, dikutip KOMPAS.com.

BI dan Apple sudah berkomunikasi

Filianingsih mengatakan, Apple Indonesia maupun kantor pusat Apple telah berdiskusi dengan BI terkait kemungkinan pembukaan akses NFC untuk mendukung QRIS Tap.

Baca juga: Masih Jadi Perdebatan, Bagaimana Cara Membaca QRIS yang Benar?

“Apple Indonesia maupun headquarter-nya sudah datang dan mereka akan mendalami fitur QRIS Tap untuk melihat kemungkinan membuka fitur NFC-nya seperti yang sudah mereka lakukan di Uni Eropa,” kata Filianingsih.

Namun hingga kini, belum ada kepastian kapan QRIS Tap dapat digunakan di perangkat iPhone.

QRIS Tap merupakan pengembangan dari sistem pembayaran QRIS yang sebelumnya mengandalkan pemindaian kode QR.

Berbeda dengan QRIS konvensional, QRIS Tap memanfaatkan teknologi NFC sehingga transaksi dilakukan dengan cara mendekatkan ponsel ke mesin pembaca.

Pengguna cukup membuka aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS, memilih metode QRIS Tap, lalu menempelkan ponsel ke terminal NFC. Transaksi diproses secara real time tanpa perlu memindai kode QR secara visual.

Saat ini, QRIS Tap baru bisa digunakan pada ponsel Android yang memiliki fitur NFC aktif dan aplikasi pembayaran yang telah mendukung layanan tersebut.

Apple mendemonstrasikan Apple Pay pada peluncuran iPhone 6, iPhone 6 Plus dan Apple Watch di California, Selasa (9/9/2014) waktu setempat.TheVerge Apple mendemonstrasikan Apple Pay pada peluncuran iPhone 6, iPhone 6 Plus dan Apple Watch di California, Selasa (9/9/2014) waktu setempat.

Transaksi terus naik

Meski belum tersedia di iPhone, BI mencatat penggunaan QRIS Tap terus meningkat, terutama di sektor transportasi serta hotel dan restoran.

Baca juga: 15 Bank dan E-Wallet yang Bisa Pakai QRIS Tap, Bayar Cukup Tempel HP

Filianingsih menyebut, QRIS Tap telah memproses lebih dari 475.000 transaksi, dengan pertumbuhan sekitar 7,9 persen secara bulanan (month to month/mtm).

Dari sisi nominal, nilai transaksi tercatat mencapai sekitar Rp 4,6 miliar, tumbuh 6,4 persen secara bulanan.

“Nah, nominal juga meningkat tumbuh 6,4 persen month to month atau sekitar Rp 4,6 miliar,” ujarnya.

QRIS Tap dikembangkan sebagai bagian dari strategi digitalisasi sistem pembayaran nasional. Fitur ini ditujukan untuk mempercepat dan mempermudah transaksi, khususnya di sektor dengan frekuensi tinggi seperti transportasi publik, ritel modern, perhotelan, dan restoran.

Meski adopsinya terus tumbuh, perluasan penggunaan QRIS Tap di ekosistem iPhone masih bergantung pada kebijakan Apple terkait pembukaan akses NFC bagi pengembang pihak ketiga.

BI menyatakan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memperluas interoperabilitas sistem pembayaran digital nasional, termasuk mendorong dukungan perangkat terhadap QRIS Tap.

Tag:  #qris #belum #bisa #iphone #ungkap #alasannya

KOMENTAR