Kantor Badan Umat Islam Bakal Dibangun di Eks Kedubes Inggris, Dekat Bundaran HI
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusron Wahid saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
20:38
7 Februari 2026

Kantor Badan Umat Islam Bakal Dibangun di Eks Kedubes Inggris, Dekat Bundaran HI

- Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusron Wahid mengungkapkan, pembangunan kantor badan umat Islam akan memanfaatkan gedung milik eks Kedutaan Besar Inggris. Lahan itu berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Hal ini disampaikannya setelah Presiden Prabowo Subianto menyatakan telah menyediakan lahan seluas 4.000 meter persegi untuk badan umat Islam di kawasan tersebut.

Baca juga: Prabowo Sediakan Lahan 4.000 Meter di Depan Bundaran HI untuk Badan Umat Islam

"Di samping Jalan Thamrin itu, di samping Hotel Grand Hyatt," tutur dia.

"Gedung yang mau difungsikan untuk gedung umat adalah gedung yang dulunya adalah Kedutaan Besar Inggris. Di samping Jalan Thamrin itu, di samping Hotel Grand Hyatt," kata Nusron usai acara doa bersama dan pengukuhan pengurus MUI 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).

Ia menyampaikan, desain gedung itu diserahkan kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Berdasarkan laporan Nasaruddin, gedung tersebut bakal dibangun 40 lantai.

Baca juga: Prabowo: Perdamaian Bisa Dicapai Jika Ulama dan Umara Bersatu

“Menurut informasi desain yang disusun oleh Pak Menteri Agama, itu adalah 40 lantai,” bebernya.

Adapun badan umat Islam itu meliputi Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Konsepnya bertujuan untuk mengonsolidasikan kekuatan umat dalam satu kawasan terpadu sehingga tidak terbebani dengan biaya tinggi.

"Nanti dibagi-bagi. Ada ormas, kemudian MUI, ada Baznas, ada Badan Wakaf Indonesia, ada BPKH, Dewan Masjid dan instansi-instansi keumatan lain. Semua ada di situ untuk mengkonsolidir terpadu kekuatan-kekuatan umat yang ada," jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo telah menyediakan lahan seluas 4.000 meter persegi di depan Bundaran HI.

Ia menyebut, gedung itu termasuk untuk organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang membutuhkan ruangan untuk beroperasi.

Baca juga: Zulhas soal Prabowo Dua Periode: 5 Tahun Tak Cukup Realisasi Program

Lebih lanjut mantan Menteri Pertahanan (Menhan) ini menyampaikan, lahan itu adalah permintaan Nasaruddin saat menemuinya beberapa waktu lalu.

Dalam permintaannya, Nasaruddin menyebut bahwa MUI tidak memiliki kantor yang pasti.

Prabowo bahkan juga mengaku tidak tahu di mana letak kantor MUI.

"Permintaan beliau juga sebagai Menteri Agama menyampaikan, Pak, kantor MUI sekarang tidak jelas di mana. Saya pun maaf, tidak tahu persis di mana kantor MUI," ungkap Prabowo.

Baca juga: Gedung Pusat Pengelolaan Dana Umat Didirikan di Lahan Eks Kedubes Inggris

Sebagai informasi, Nasaruddin sebelumnya juga menyebut bahwa gedung itu akan dimanfaatkan untuk Gedung Pusat Pengelolaan Dana Umat.

Menurutnya, lokasi di jantung ibu kota adalah lokasi yang ideal.

"Bekas gedung Kedutaan Besar Inggris yang kini dikelola Kementerian Luar Negeri disebut sebagai lokasi ideal," kata Nasaruddin dalam keterangannya di laman resmi, dikutip pada Selasa (19/8/2025).

Tag:  #kantor #badan #umat #islam #bakal #dibangun #kedubes #inggris #dekat #bundaran

KOMENTAR