Israel Bebaskan Warga Palestina dalam Kondisi Miris, Kaki dan Tangan Patah hingga Kesulitan Bernapas
Rentetan serangan Israel menghantam gedung pusat pelatihan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), di Khan Yunis, Gaza, Rabu (24/1/2024). [Dok.Antara]
12:32
5 Februari 2024

Israel Bebaskan Warga Palestina dalam Kondisi Miris, Kaki dan Tangan Patah hingga Kesulitan Bernapas

Sebanyak 114 warga Palestina, termasuk 4 orang wanita, dibebaskan oleh Otoritas Israel pada Kamis (1/2/2024). Mereka ditahan oleh militer Israel selama serangan terbaru di Jalur Gaza.

Dari jumlah tersebut, 10 orang termasuk seorang wanita, dibawa ke rumah sakit di kota Rafah karena kondisi kesehatan dan fisik memburuk hingga membutuhkan perawatan medis.

Menurut sebuah sumber medis kepada Anadolu, para tahanan tersebut mengalami patah tulang, terutama di bagian tangan dan kaki mereka. Hal itu terjadi akibat dari siksaan selama ditahan pasukan Israel.

Pada leher dan kepala beberapa tahanan didapati gumpalan darah, sementara yang lain mengalami kesulitan bernapas, luka dan cakaran, serta bengkak di tangan, kata wartawan Anadolu di lokasi kejadian saat mereka tiba di rumah sakit.

Seorang pejabat Palestina di otoritas perlintasan Gaza mengatakan kepada wartawan Anadolu bahwa para tahanan dibebaskan lewat perlintasan komersial Karm Abu Salem atau Kerem Shalom di Jalur Gaza.

Militer Israel menahan ratusan warga Palestina selama serangan darat di Gaza pada 27 Oktober. Namun, otoritas Israel terus menolak memberikan informasi mengenai keberadaan atau kondisi mereka yang ditahan di Gaza.

Israel melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza pada 7 Oktober, menewaskan sedikitnya 27.019 warga Palestina dan melukai 66.139 orang. Hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas.

Serangan Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB. (Antara)

Editor: Riki Chandra

Tag:  #israel #bebaskan #warga #palestina #dalam #kondisi #miris #kaki #tangan #patah #hingga #kesulitan #bernapas

KOMENTAR