Konsumen AS Lebih Optimistis pada Februari, Meski Tekanan Harga Bertahan
Indeks Kepercayaan Konsumen Amerika Serikat yang dirilis The Conference Board naik pada Februari 2026. Indeks bertambah 2,2 poin menjadi 91,2 dengan basis tahun 1985 sama dengan 100. Angka Januari direvisi naik menjadi 89,0.
Kenaikan ditopang perbaikan ekspektasi konsumen terhadap kondisi enam bulan ke depan. Indeks Ekspektasi naik 4,8 poin menjadi 72,0. Indeks Situasi Saat Ini turun 1,8 poin menjadi 120,0.
“Kepercayaan meningkat pada bulan Februari setelah menurun pada bulan Januari, karena ekspektasi pesimistis konsumen terhadap masa depan sedikit mereda,” kata Kepala Ekonom The Conference Board, Dana M Peterson, dilansir dari laman resminya, Rabu (25/2/2026).
“Empat dari lima komponen Indeks menguat. Meskipun demikian, ukuran tersebut tetap jauh di bawah puncak empat tahun yang dicapai pada November 2024 (112,8),” tambahnya.
Baca juga: Pidato Kenegaraan, Trump Klaim Inflasi Turun dan Ekonomi Menguat
Penilaian terhadap kondisi bisnis saat ini melemah. Selisih bersih pandangan tentang kondisi bisnis turun menjadi plus 0,7 persen. Persepsi pasar tenaga kerja membaik tipis. Selisih antara responden yang menilai pekerjaan berlimpah dan sulit didapatkan naik 0,6 poin persentase menjadi plus 7,4 persen.
Ekspektasi enam bulan ke depan menunjukkan perbaikan terbatas. Konsumen yang memperkirakan kondisi bisnis membaik naik menjadi 17,6 persen dari 16,5 persen. Responden yang memperkirakan kondisi memburuk turun menjadi 21,0 persen dari 23,7 persen.
Dari sisi lapangan kerja, 15,7 persen responden memperkirakan pekerjaan akan bertambah, naik dari 14,8 persen. Sebanyak 26,1 persen memperkirakan pekerjaan berkurang, turun dari 28,7 persen.
Harapan terhadap pendapatan membaik tipis. Sebanyak 17,3 persen memperkirakan pendapatan meningkat, dari 17,2 persen pada Januari. Responden yang memperkirakan pendapatan turun berkurang menjadi 12,3 persen dari 12,7 persen.
Berdasarkan demografi, konsumen berusia di bawah 35 tahun masih paling optimistis. Kepercayaan kelompok usia 35 tahun ke atas menurun. Berdasarkan generasi, optimisme meningkat pada Generasi Z, sementara generasi lain melemah.
Rata-rata kepercayaan enam bulan terus menurun pada sebagian besar kelompok pendapatan. Berdasarkan afiliasi politik, kepercayaan pemilih Partai Republik dan independen pulih setelah turun pada Januari. Pemilih Partai Demokrat tercatat kurang optimistis.
Baca juga: Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Desember 2025 Turun Tipis Jadi 51,90
Peterson menyebut sentimen negatif masih mendominasi komentar responden.
“Komentar tentang harga, inflasi, dan biaya barang tetap menjadi perhatian utama konsumen. Penyebutan perdagangan dan politik juga meningkat pada bulan Februari. Penyebutan pasar tenaga kerja sedikit menurun pada bulan Februari, sementara pengamatan tentang imigrasi sedikit meningkat,” sebutnya.
Ekspektasi inflasi untuk 12 bulan ke depan relatif tidak berubah dan tetap tinggi. Konsumen menilai suku bunga akan bertahan pada level tinggi dalam setahun mendatang. Mayoritas masih memperkirakan harga saham lebih tinggi dalam 12 bulan, meski persentasenya menurun tipis.
Penilaian terhadap kondisi keuangan keluarga saat ini melemah setelah melonjak pada Januari. Ekspektasi kondisi keuangan keluarga ke depan juga kurang optimistis. Responden yang menilai resesi sangat mungkin terjadi dalam 12 bulan turun. Responden yang menilai tidak mungkin meningkat. Penilaian ini tidak masuk dalam perhitungan indeks utama.
Rencana pembelian barang mahal dalam enam bulan ke depan meningkat. Responden yang menjawab ya dan mungkin bertambah. Jawaban tidak berkurang. Mobil bekas, furnitur, televisi, dan ponsel pintar menjadi barang paling diminati.
Rencana pembelian mobil naik dalam rata-rata enam bulan terakhir. Konsumen lebih memilih mobil bekas. Minat membeli mobil baru tidak berubah. Rencana pembelian rumah stagnan pada Februari, tetapi tren enam bulan masih menurun. Angka tersebut tetap lebih tinggi dibanding setahun lalu.
Minat membeli furnitur, televisi, mesin pencuci piring, dan kompor naik tipis. Minat membeli lemari es dan mesin cuci menurun. Tren pembelian ponsel pintar terus meningkat dalam rata-rata enam bulan.
Pengeluaran untuk jasa dalam enam bulan ke depan melemah tipis, tetapi masih kuat. Konsumen mengalokasikan dana untuk kebutuhan rutin dan hiburan berbiaya rendah. Aktivitas mahal dan bersifat opsional mulai dihindari.
Kategori restoran, bar, dan makanan siap saji tetap menjadi pengeluaran utama dan naik 0,1 persen pada Februari. Niat belanja untuk layanan streaming, internet dan seluler, kecantikan, serta hotel atau motel untuk perjalanan pribadi menurun. Rencana liburan enam bulan ke depan turun, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional.
Survei Kepercayaan Konsumen dilakukan setiap bulan oleh The Conference Board melalui perusahaan riset Toluna. Batas akhir pengumpulan data untuk edisi Februari jatuh pada 17 Februari 2026.
Tag: #konsumen #lebih #optimistis #pada #februari #meski #tekanan #harga #bertahan