Bukti Pemesanan Uang Baru dari PINTAR BI Hilang? Begini Solusinya
Menjelang periode penukaran uang baru, pertanyaan seputar layanan PINTAR BI kembali ramai diperbincangkan.
Apalagi setelah periode pemesanan tahap pertama resmi berakhir dan berlanjut ke tahap penukaran pada 18–27 Februari 2026.
Banyak masyarakat, yang akrab disapa #SobatRupiah oleh admin sosmed BI mulai bersiap menukarkan uang Rupiah melalui layanan PINTAR Bank Indonesia (BI).
Prosesnya harus dimulai dari pendaftaran terlebih dahulu. Akan tetapi, di tengah antusiasme tersebut, muncul satu pertanyaan klasik, bagaimana kalau bukti pemesanan uang baru PINTAR hilang?
Pertanyaan ini bahkan masuk dalam tiga besar pertanyaan yang paling sering diajukan ke akun resmi Bank Indonesia (BI).
Tak sedikit masyarakat yang panik ketika menyadari bukti pemesanan, baik dalam bentuk file unduhan maupun tangkapan layar, tidak lagi tersimpan di ponsel mereka.
Padahal, bukti tersebut menjadi salah satu syarat penting saat melakukan penukaran. Lalu, apa yang harus dilakukan?
Gimana kalau Bukti Pemesanan Uang Baru dari PINTAR BI Hilang?
PerbesarIlustrasi uang baru. (Freepik)Bank Indonesia melalui kanal resminya menghibur masyarakat dengan mengatakan tidak usah panik karena ada solusinya.
BI menjelaskan bahwa kehilangan bukti pemesanan bukan akhir dari segalanya. #SobatRupiah tetap bisa mencetak ulang bukti pemesanan melalui laman resmi PINTAR BI.
Caranya cukup mudah. Pemesan hanya perlu mengakses situs: pintar.bi.go.id/Order/CetakKK
Setelah itu, masukkan data yang digunakan saat melakukan pemesanan, seperti:
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP,
- Alamat email yang didaftarkan, atau
- Nomor telepon yang digunakan saat registrasi.
Jika data yang dimasukkan sesuai, sistem akan menampilkan kembali bukti pemesanan yang sebelumnya telah terdaftar. Bukti tersebut kemudian bisa diunduh dan dicetak ulang untuk dibawa saat jadwal penukaran tiba.
Jadi, tidak perlu panik atau melakukan pemesanan ulang. Selama data pemesanan masih tersimpan di sistem, bukti tetap dapat diakses kembali.
Simpan bukti dalam beberapa format sekaligus, misalnya di galeri ponsel dan email, untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Arti Penting Bukti Pemesanan
Dalam proses penukaran uang baru melalui layanan PINTAR BI, ada dua hal yang wajib dibawa saat datang ke lokasi penukaran, yaitu bukti pemesanan dan KTP asli.
Bukti pemesanan berfungsi sebagai verifikasi bahwa SobatRupiah telah melakukan reservasi sesuai kuota dan jadwal yang ditentukan.
Tanpa bukti tersebut, petugas tidak dapat memproses penukaran karena sistem antrean dan distribusi uang baru telah diatur berdasarkan data pemesanan sebelumnya.
Sementara itu, KTP asli diperlukan untuk mencocokkan identitas dengan data yang terdaftar dalam sistem. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan penukaran berjalan tertib.
Jangan Datang di Luar Jadwal
Selain memastikan bukti pemesanan tersedia, masyarakat juga diimbau untuk datang sesuai tanggal dan lokasi yang telah dipilih saat registrasi.
Sistem PINTAR dirancang berbasis kuota dan jadwal agar pelayanan lebih tertata dan tidak menimbulkan antrean panjang seperti tahun-tahun sebelumnya.
Jika datang di luar jadwal atau lokasi yang berbeda, kemungkinan besar penukaran tidak dapat dilayani. Karena itu, setelah berhasil mencetak ulang bukti pemesanan, pastikan kembali detail berikut:
- Tanggal penukaran
- Jam kedatangan
- Lokasi layanan kas keliling atau titik penukaran
Tips agar Bukti Tidak Hilang Lagi
Agar tidak kembali mengalami kepanikan menjelang hari H, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Simpan di lebih dari satu tempat
- Unduh bukti pemesanan dan simpan di galeri, Google Drive, atau kirim ke email pribadi.
- Cetak lebih awal. Jangan menunggu hari penukaran untuk mencetak. Lebih cepat lebih aman.
- Beri nama file yang mudah dikenali, misalnya: “Bukti_PINTAR_Feb2026_NamaLengkap.pdf” agar mudah dicari.
- Screenshot sebagai cadangan. Selain file PDF, ambil tangkapan layar sebagai backup cepat.
Sebagai pelengkap informasi, layanan PINTAR BI merupakan sistem digital yang memudahkan masyarakat dalam melakukan pemesanan penukaran uang Rupiah, terutama menjelang momen tertentu seperti Ramadan dan Idulfitri. Dengan sistem ini, masyarakat tidak lagi perlu antre panjang tanpa kepastian kuota.
Prosesnya dimulai dari pemesanan online, pemilihan lokasi dan tanggal, hingga konfirmasi melalui bukti pemesanan. Setelah itu, masyarakat tinggal datang sesuai jadwal dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan.
Pendekatan ini dinilai lebih efisien dan transparan, sekaligus membantu Bank Indonesia dalam mengatur distribusi uang baru secara merata.
Demikian itu penjelasan apa yang harus dilakukan kalau bukti pemesanan uang baru PINTAR BI hilang. #SobatRupiah tak perlu panik.
Cukup mencetak ulang melalui laman resmi PINTAR BI dengan memasukkan data yang sesuai. Pastikan membawa bukti tersebut bersama KTP asli saat hari penukaran.
Yang terpenting, jangan menunggu hingga menit terakhir untuk mengurusnya. Semakin cepat dicetak ulang, semakin tenang menyambut jadwal penukaran.
Jika masih memiliki pertanyaan lain seputar layanan PINTAR BI, masyarakat dapat memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi Bank Indonesia agar tidak terjebak informasi keliru.
Dengan persiapan yang tepat, proses penukaran uang baru bisa berjalan lancar tanpa drama kehilangan bukti lagi.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag: #bukti #pemesanan #uang #baru #dari #pintar #hilang #begini #solusinya