Banjir di Bali Capai 1 Meter, Turis Dievakuasi Pakai Kano dan Boat
Proses penanganan banjir oleh tim BPBD Bali, Selasa (24/2/2026).(DOKUMENTASI BPBD BALI)
12:42
25 Februari 2026

Banjir di Bali Capai 1 Meter, Turis Dievakuasi Pakai Kano dan Boat

Banjir di kawasan Sanur, Bali mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter pada Selasa (24/2/2026) siang.

Akibatnya, puluhan turis asing dievakuasi menggunakan kano dan boat ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.

"25 wisatawan yang dievakuasi dari SAR Polda. Ada yang diminta dievakuasi ke sampingnya, ada yang pindah hotel," kata Koordinator SAR Samapta Polda Bali, Aiptu Gede Sutrawan di lokasi, Selasa, dikutip dari Kompas.com.

Untuk diketahui, banjir telah merendam sejumlah kawasan di Bali akibat hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (22/2/2026).

Aiptu Gede melanjutkan, pihaknya menerjunkan empat kano dan satu unit rubber boat untuk mengevakuasi turis asing dari vila yang terdampak.

Dia mengatakan, para turis asing ini minta dievakuasi karena vila tempatnya menginap terendam banjir kurang lebih sekitar 1,5 meter. 

"Jadi sebagian tadi responsnya tamu (wisatawan sudah maklum karena cuaca)," ujar Sutrawan.

Turis asing pilih bertahan di Bali

Meskipun sejumlah kawasan di Bali direndam banjir, sejumlah turis asing memilih untuk bertahan di villa dan hotel tempatnya menginap.

Salah satu di antarannya, Mick (65), warga negara asing asal Australia. Ia mengaku memilih tetap bertahan di tempatnya menginap karena sudah mulai terbiasa dengan banjir di Bali.

"Saya sudah beberapa kali ke sini sebelumnya, beberapa tahun lalu, dan saat itu juga hujan. Di Seminyak sana, ada banjir dan segalanya juga. Memang sudah begini adanya," kata dia di lokasi, seperti diberitakan Kompas.com (24/2/2026).

Kendati demikian, turis pria ini tetap merasa prihatin dengan kondisi Sanur saat ini yang merupakan destinasi favorit para wisatawan asing berusia lanjut.

Ia hanya berharap hujan cepat reda dan genangan air surut sehingga aktivitas wisata setempat kembali berjalan.

"Kasihan Sanur yang sudah tua ini, semuanya terendam air. Ini bukan waktu yang baik," kata Mick, dikutip dari Kompas.com (24/2/2026).

Secara terpisah, Marijke, WNA asal Belanda, juga mengaku tetap bertahan di hotelnya meski terdampak banjir.

Bagi turis perempuan ini, bencana banjir merupakan pengalaman baru selama dua kali datang berwisata ke Bali dalam 10 tahun terakhir.

"Ini pengalaman, jadi saya tidak bisa melakukan apa-apa tentang ini. Saya harus membuat foto dan video (untuk mengenang)," kata dia.

Tag:  #banjir #bali #capai #meter #turis #dievakuasi #pakai #kano #boat

KOMENTAR