Ahli Gizi IngatkanJangan Andalkan Kopi untuk Cegah Kantuk saat Sahur
Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, mengingatkan masyarakat untuk tidak mengandalkan kopi saat sahur sebagai cara utama mencegah kantuk selama berpuasa, terutama bagi pekerja yang harus berkendara pada pagi hari.
“Kopi berefek diuretik. Bikin sering kencing dan kekurangan cairan jika seharian tidak minum,” kata Tan Shot Yen saat dihubungi oleh ANTARA, Selasa.
Menurut ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu, kopi memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat, sementara selama puasa tidak ada asupan minum hingga waktu berbuka.
Ia menjelaskan, kekurangan cairan dapat memicu rasa lemas, sakit kepala, hingga penurunan konsentrasi. Karena itu, mengandalkan kafein tanpa memperhatikan kecukupan istirahat dan cairan bukan solusi yang tepat.
Tan menekankan bahwa rasa kantuk saat puasa sering kali berkaitan dengan kurang tidur. Perubahan jadwal makan dan ibadah pada malam hari membuat banyak orang memangkas waktu istirahat.
“Tidur kan bagian dari kebutuhan tubuh. Enam sampai tujuh jam buat dewasa,” ujarnya.
Ia menyarankan masyarakat tetap berupaya memenuhi kebutuhan tidur tersebut, baik dengan memajukan waktu tidur malam maupun membagi waktu istirahat setelah sahur.
Selain itu, tidur siang singkat dapat membantu memulihkan energi dan meningkatkan kewaspadaan.
“Paling aman istirahat, tidur 15 sampai 20 menit segar lagi. Ada yang 15 menit, ada yang 30 menit,” katanya.
Menurut Tan, menjaga pola tidur, membatasi konsumsi kopi saat sahur, serta memastikan kecukupan cairan saat malam hingga sahur menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mempertahankan fokus selama menjalankan ibadah puasa dan beraktivitas di jalan. (*)
Tag: #ahli #gizi #ingatkanjangan #andalkan #kopi #untuk #cegah #kantuk #saat #sahur