TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
Trofi FIFA World Cup 2026 diperlihatkan kepada media saat Trophy Tour di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/agr]
23:36
24 Februari 2026

TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026

Baca 10 detik
  • TVRI memodernisasi sistem penyiaran mereka untuk menjamin kualitas siaran Piala Dunia 2026 sampai pelosok.
  • Peningkatan teknologi mencakup sistem distribusi berlapis dengan jalur cadangan untuk menjaga siaran tetap mengudara.
  • TVRI mengirim tim teknis ke lokasi acara yang dilengkapi peralatan canggih untuk mendukung liputan langsung.

Televisi Republik Indonesia (TVRI) melakukan modernisasi sistem penyiaran guna memastikan tayangan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Langkah ini diambil untuk menjamin kualitas siaran berskala global tetap optimal, baik dari sisi gambar, suara, maupun stabilitas jaringan distribusi.

Direktur Teknik TVRI, Bernardus Satriyo Dharmanto, menegaskan kesiapan teknologi menjadi prioritas utama dalam menghadirkan ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.

“Kami memastikan seluruh rantai penyiaran, mulai dari penerimaan feed internasional, proses distribusi, hingga transmisi ke pemancar daerah berjalan dengan sistem redundansi berlapis. Jika terjadi gangguan pada satu jalur, sistem otomatis akan beralih ke jalur cadangan sehingga siaran tetap mengudara tanpa terputus,” ujar Satriyo di Jakarta.

Modernisasi yang dilakukan TVRI tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gambar jernih dan audio stabil, tetapi juga pada penguatan keandalan sistem serta konvergensi jaringan.

TVRI turut menyiapkan infrastruktur Over the Top (OTT) untuk menjangkau generasi muda yang semakin akrab dengan platform digital.

Dalam distribusi siaran, TVRI memanfaatkan jalur berbasis satelit dan IP transmission sebagai sistem utama sekaligus cadangan. Skema ini dirancang agar siaran tetap tangguh dalam berbagai kondisi teknis.

Tak hanya itu, TVRI juga mengirimkan tim teknis ke negara tuan rumah Piala Dunia. Mereka dibekali kamera resolusi tinggi (HD/4K), perangkat live transmission berbasis satelit dan bonded cellular, portable editing suite, serta perangkat audio profesional.

Peralatan tersebut memungkinkan siaran langsung dilakukan secara fleksibel dari berbagai lokasi.

“Dengan dukungan encoder IP dan sistem pengiriman berbasis jaringan berkecepatan tinggi, materi liputan dapat dikirim ke Jakarta dalam hitungan detik untuk segera ditayangkan,” jelas Satriyo.

Melalui kombinasi modernisasi infrastruktur dalam negeri dan kesiapan teknis di lokasi acara, TVRI menegaskan komitmennya sebagai lembaga penyiaran publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton Piala Dunia 2026 yang merata, berkualitas, dan membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

(Antara)

Editor: Irwan Febri

Tag:  #tvri #modernisasi #sistem #penyiaran #sambut #piala #dunia #2026

KOMENTAR