IHSG Ditutup Menguat 1,22 Persen ke 8.031, Mayoritas Saham Naik
– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini, Senin (9/2/2026). IHSG menguat 96,61 poin atau 1,22 persen ke level 8.031,87.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka di level 7.970,02, lebih tinggi dari posisi penutupan sebelumnya di 7.935,26. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 7.863,01 hingga 8.031,87.
Total volume transaksi tercatat mencapai 37,88 miliar saham dengan nilai Rp 17,17 triliun dan frekuensi 2,208 juta kali. Kapitalisasi pasar meningkat menjadi Rp 14.538 triliun.
Penguatan indeks ditopang mayoritas saham yang berada di zona hijau. Sebanyak 454 saham naik, 267 saham turun, dan 237 saham stagnan.
Baca juga: MSCI dan Indeks Bursa Jadi Senjata Global
Indeks Syariah dan LQ45 Kompak Menguat
Sejumlah indeks utama turut mencatat kenaikan. Indeks LQ45 naik 0,66 persen ke 820,94, JII menguat 2,62 persen ke 545,88, dan KOMPAS100 bertambah 1,34 persen ke 1.131,85.
ISSI naik 2,08 persen ke 283,71 dan JII70 menguat 2,19 persen ke 202,50. Sementara itu, IDX30 naik tipis 0,09 persen ke 426,64.
Kinerja ini mencerminkan sentimen positif yang cukup merata, terutama pada saham-saham berbasis syariah dan lapis kedua.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini, Senin (9/2/2026). IHSG menguat 96,61 poin atau 1,22 persen ke level 8.031,87.
Sektor Bahan Baku dan Energi Pimpin Penguatan
Secara sektoral, mayoritas indeks mencatat kenaikan. Sektor bahan baku memimpin penguatan setelah melonjak 4,41 persen ke 2.203,31.
Sektor energi naik 2,92 persen ke 3.864,52 dan sektor barang konsumen siklikal menguat 2,06 persen ke 1.084,85. Sektor infrastruktur bertambah 1,23 persen ke 2.182,45, sementara sektor barang konsumen non-siklikal naik 1,53 persen ke 798,94.
Baca juga: Saham NZIA dan ELPI Disuspensi BEI Usai Melonjak Tajam
Sektor properti dan real estat menguat 0,58 persen ke 1.073,47 dan sektor transportasi naik 0,40 persen ke 2.002,68. Sektor teknologi bertambah 0,81 persen ke 8.594,96 dan sektor perindustrian naik 0,19 persen ke 1.822,27.
Adapun sektor keuangan terkoreksi tipis 0,19 persen ke 1.459,87 dan sektor kesehatan melemah 0,23 persen ke 1.962,41.
Saham Tambang dan Komoditas Bersinar
Dari jajaran saham unggulan, penguatan terlihat pada emiten tambang dan komoditas. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak 6,19 persen ke Rp 240 per saham.
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 6,67 persen ke Rp 3.040 dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menguat 6,50 persen ke Rp 655. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 4,85 persen ke Rp 3.890.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 2,87 persen ke Rp 6.275 dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 2,41 persen ke Rp 7.425. PT United Tractors Tbk (UNTR) bertambah 2,27 persen ke Rp 27.000.
Sementara itu, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) naik 2,40 persen ke Rp 2.130 dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 3,16 persen ke Rp 1.795.
Baca juga: Ketika Pasar Saham Bergejolak, Apa Artinya bagi Ekonomi Masyarakat?
Perbankan Melemah, Konsumer Variatif
Di sektor perbankan, sejumlah saham bank besar terkoreksi. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 2,28 persen ke Rp 7.500, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 0,99 persen ke Rp 5.000, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 0,26 persen ke Rp 3.770.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 0,22 persen ke Rp 4.520 dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melemah 1,95 persen ke Rp 1.255. PT Bank Permata Tbk (BNLI) juga turun 0,98 persen ke Rp 4.060.
Di sektor konsumer, pergerakan cenderung variatif. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) ditutup stagnan masing-masing di Rp 8.075 dan Rp 2.300.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun 0,36 persen ke Rp 6.825, sementara PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 0,89 persen ke Rp 4.530 dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menguat 2,00 persen ke Rp 2.550.
Baca juga: Sanurhasta Mitra (MINA) Bantah Terlibat Kasus Dugaan Saham Gorengan
Properti dan Teknologi Ikut Menguat
Di sektor properti, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melonjak 10,36 persen ke Rp 9.850. Sementara itu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 1,95 persen ke Rp 1.045.
Pada sektor teknologi dan telekomunikasi, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 3,59 persen ke Rp 226.400 dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) menguat 5,86 persen ke Rp 5.875. PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 1,38 persen ke Rp 2.930.
Namun, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 0,89 persen ke Rp 3.350 dan PT Indosat Tbk (ISAT) melemah 1,86 persen ke Rp 2.110.
Tag: #ihsg #ditutup #menguat #persen #8031 #mayoritas #saham #naik