Bulog Minta Tempat untuk Gudang di Kompleks Haji Indonesia
Direktur Utama PT Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
18:16
9 Februari 2026

Bulog Minta Tempat untuk Gudang di Kompleks Haji Indonesia

- Direktur Utama PT Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, meminta pemerintah memberikan tempat di Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi untuk dibangun gudang beras.

Permintaan itu disampaikan menyusul rencana ekspor beras premium bagi jemaah haji asal Indonesia.

Rizal mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umroh terkait kebutuhan ruang penyimpanan ini.

“Kami sudah koordinasi dengan Pak Menteri Haji, kami mohon diberikan space ruang, space ruang di Kampung Haji. Kalau nanti diizinkan kami minta ruang untuk bisa bangun gudang Bulog di sana,” kata Rizal saat ditemui Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Jika mendapatkan izin tersebut, Bulog akan membangun gudang dengan kapasitas 1.000 ton untuk memasok kebutuhan konsumsi jemaah haji.

Baca juga: Bulog Bakal Pakai Pabrik Wilmar untuk Produksi Beras Jemaah Haji

Selain gudang beras, Bulog juga berharap gudang itu bisa menjadi tempat penyimpanan komoditas lain seperti minyak, ikan, dan daging.

“Berarti kalau ada ikan dan daging harus ada cold storage,” ujar Rizal.

Meski demikian, saat ini Bulog masih melakukan survei untuk untuk menentukan titik-titik lain yang akan digunakan untuk pembangunan gudang.

Bulog juga akan meninjau lokasi dapur-dapur yang digunakan untuk memasak kebutuhan konsumsi jemaah haji.

“Kalau enggak salah sekitar ada 30 sampai 40 dapur itu ya yang akan melayani jemaah Indonesia, yang mana satu dapur itu melayani lebih kurang 2.500 sampai 3.000 orang,” jelas Rizal.

Pada musim haji tahun 1447 Hijriah ini, Bulog mendapatkan permintaan memasok 2.280 ton beras premium standar internasional.

Beras yang akan dikirim memiliki tingkat pecahan di bawah 5 persen dengan kadar air di bawah 14 persen.

Kualitas beras yang dikirim itu jauh di atas standar beras premium pasar domestik yang memiliki tingkat pecahan 15 persen.

“Ini beras-beras yang pulen. Sesuai perintah dari Pak Mentan (Menteri Pertanian) kemarin untuk disiapkan beras yang betul-betul fresh, yang mana gabah yang baru dipanen dari sawah,” tutur Rizal.

Tag:  #bulog #minta #tempat #untuk #gudang #kompleks #haji #indonesia

KOMENTAR