Parenting Menurut Nikita Willy, Setiap Ibu Punya Cara Berbeda
Ilustrasi ibu dan anak(freepik.com)
18:05
9 Februari 2026

Parenting Menurut Nikita Willy, Setiap Ibu Punya Cara Berbeda

– Pola pengasuhan anak kerap menjadi topik yang sensitif bagi banyak ibu. Di tengah derasnya informasi dan standar parenting di media sosial, tidak sedikit ibu yang merasa harus menjalani peran dengan cara tertentu agar dianggap “benar”.

Namun menurut Nikita Willy, tidak ada satu pola parenting yang bisa disamaratakan untuk semua keluarga.

Ia menegaskan, bahwa setiap ibu memiliki caranya masing-masing dalam membersamai anak.

“Mungkin cara parenting aku seperti ini, tapi parenting apa pun yang kalian lakukan ke anak-anak kalian itu adalah parenting yang terbaik. Setiap keluarga pasti punya caranya masing-masing,” ujar Nikita saat live podcast Expert Boost by Tentang Anak di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).

Baca juga: Nikita Willy Soroti Peran Ayah Sebagai Role Model Anak

Ia menilai, selama pengasuhan dilandasi kasih sayang, perbedaan cara seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling menghakimi.

Ibu Tidak Harus Sempurna

Nikita juga menyoroti tekanan yang sering dirasakan ibu untuk selalu tampil tenang, sabar, dan ideal. Menurutnya, menjadi ibu tidak berarti harus selalu sempurna.

Ia menegaskan, yang dibutuhkan anak justru sosok ibu yang bahagia, mau belajar, dan mampu mengambil keputusan dengan tenang.

“Jangan selalu berusaha untuk menjadi ibu yang sempurna. Karena anak kita pun tidak membutuhkan ibu yang sempurna. Anak hanya butuh ibu yang bahagia, ibu yang mau belajar, dan ibu yang tenang,” ujar Nikita.

Menurutnya, ibu juga manusia yang wajar jika merasa lelah, marah, atau kewalahan. 

Ia mengakui bahwa dirinya pun pernah marah kepada anak, terutama saat kondisi fisik dan emosional sedang tidak seimbang.

Baca juga: Nikita Willy Berbagi 6 Janji untuk Sesama Ibu, Penuh Empati dan Bikin Terharu

Pentingnya Mengenali dan Mengelola Emosi

Nikita mengatakan, ia belajar untuk mengenali emosinya sendiri. Saat mulai merasa marah, ia berusaha mengatur napas agar tidak bereaksi berlebihan.

“Marah pasti pernah karena saya juga manusia biasa. Tapi saya sudah tahu bagaimana cara meregulasi emosi, misalnya dengan ambil napas dan buang napas,” katanya.

Ia menyadari bahwa kelelahan emosional sering muncul ketika kebutuhan dirinya sendiri belum terpenuhi. Maka dari itu, ia menekankan pentingnya waktu untuk diri sendiri.

Baca juga: Cara Nikita Willy Me Time dengan Suami, Manfaatkan Waktu Setelah Anak Tidur

Ibu Juga Butuh Me Time

Nikita Willy setelah mengisi acara live podcast Expert Boost by Tentang Anak di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).KOMPAS.com/Aliyah Shifa Rifai Nikita Willy setelah mengisi acara live podcast Expert Boost by Tentang Anak di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).

Bagi Nikita, ibu membutuhkan keseimbangan antara me time, couple time, dan family time. Ketiganya sama-sama penting dan tidak seharusnya diabaikan.

“Kalau me time kita terpenuhi, tangki cinta kita itu penuh. Kita bisa lebih tenang dan lebih sabar menghadapi masalah di keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ibu tidak harus mengurus semuanya sendiri, termasuk terbebani oleh komentar di media sosial.

Baca juga: Tips Bonding dengan Anak untuk Orangtua yang Sibuk ala Nikita Willy

Minta Maaf kepada Anak Jika Ada Konflik

Salah satu hal yang disoroti Nikita dalam pola pengasuhannya adalah keputusan untuk meminta maaf kepada anak ketika ia merasa bersikap kurang tepat.

Nikita mengatakan bahwa dirinya tidak pernah membiarkan konflik berlarut hingga anak tidur tanpa penjelasan.

“Kalau aku marah, aku pasti memperbaiki itu malamnya. Aku minta maaf sama anakku ketika aku marah,” tuturnya.

Menurut Nikita, sikap tersebut penting agar anak belajar bahwa orangtua juga bisa melakukan kesalahan dan bertanggung jawab atas emosinya.

Dengan demikian, Nikita berharap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang penuh empati, saling memahami, dan tanpa tuntutan kesempurnaan.

Tag:  #parenting #menurut #nikita #willy #setiap #punya #cara #berbeda

KOMENTAR